Diseminasi Teknologi Pertanian

Manfaat Keong sawah untuk pupuk asam amino

Sumber Gambar:

Keong mas atau keong sawah sudah tidak asing di kalangan masyarakt Indonesia apa lagi akhir akhir ini ada himbauan dari menteri pertanian Andi Amran Sulaiam untuk mengomsumsi keong sawah sebagai pengganti daging yang mempunyai nilai gizi yang cukup tinngi, bagi petani kita keong sawah ini dikenal dengan hewan perusak atau disebut juga hama bagi tanaman padi yang masih muda atau kurang dari satu bulan setelah tanam.
Keong sawah ini memiliki nilai gizi yang cukup tinggi sehingga dapat di manfaatkan sebgai pupuk asam amino cair bagi tanaman, Fungsi asam amino untuk tanaman:

 

 


a. Meningkatkan imunitas akibat stress ( pasca serangan hama, suhu ekstrim, pemindahan/pengirimanbibit (b) Membantu meningkatkan jumlah klorofil dan proses photosinthesis (c). Mengautkan daun muda dan membantu pembukaan stomata (mulut daun)
(d)Sumber utama untuk mengikat unsurmikro (e) Mempercepat pertumbuhan hormon;
(f.) Membantu polinasi dan fruit set , meningkatkan kualitas buah (isi, aroma, dan ketahanan)
(g)Membantu mikroba tanah untuk mengubah unsur2 mentah menjadi unsure yg diserap tanaman.(h) Meningkatkan produktifitas tanaman dan tanah.
Cara pembuatan Asam amino dari keong sawah adalah:
1. 10 kg bekicot/siput sawah
2. Hancurkan bahan yang mengandung protein (ikan, bekicot, cacing, kedele), dengan perbandingan dnegan air 1:1.
3. Panaskan dengan suhu 60 derajat Celcius selama 2 menit
4. Dinginkan dan atur pH mencapai 5.
5. Potong2 kecil 2 ons daun/batang/papaya muda, atau nenas, dan haluskan dengan blender.
6. Campurkan dengan bahan yg mengandung protein dalam media plastik
7. Tuangkan larutan IM4 yg sudah di kultur sebanyak 1000 cc.
8. Simpan di media tertutup. buka-tutup wadah setiap hari untuk menghilangkan gas.
9. Seminggu kemudian sudah bisa digunakan.
10. Note: Cara membuat kultur bakteri dengan EM 4 1 liter EM 4 dicampur dengan 20 liter larutan air gula, dan biarkan selama 2 minggu di media plastic yg terlindung dari panas matahari. ( air gula tergiri dari 20 liter air dg 2 kg gula) Keong mas atau keong sawah sudah tidak asing di kalangan masyarakt Indonesia apa lagi akhir akhir ini ada himbauan dari menteri pertanian Andi Amran Sulaiam untuk mengomsumsi keong sawah sebagai pengganti daging yang mempunyai nilai gizi yang cukup tinngi, bagi petani kita keong sawah ini dikenal dengan hewan perusak atau disebut juga hama bagi tanaman padi yang masih muda atau kurang dari satu bulan setelah tanam.
Keong sawah ini memiliki nilai gizi yang cukup tinggi sehingga dapat di manfaatkan sebgai pupuk asam amino cair bagi tanaman, Fungsi asam amino untuk tanaman:
a. Meningkatkan imunitas akibat stress ( pasca serangan hama, suhu ekstrim, pemindahan/pengirimanbibit (b) Membantu meningkatkan jumlah klorofil dan proses photosinthesis (c). Mengautkan daun muda dan membantu pembukaan stomata (mulut daun)
(d)Sumber utama untuk mengikat unsurmikro (e) Mempercepat pertumbuhan hormon;
(f.) Membantu polinasi dan fruit set , meningkatkan kualitas buah (isi, aroma, dan ketahanan)
(g)Membantu mikroba tanah untuk mengubah unsur2 mentah menjadi unsure yg diserap tanaman.(h) Meningkatkan produktifitas tanaman dan tanah.
Cara pembuatan Asam amino dari keong sawah adalah:
1. 10 kg bekicot/siput sawah
2. Hancurkan bahan yang mengandung protein (ikan, bekicot, cacing, kedele), dengan perbandingan dnegan air 1:1.
3. Panaskan dengan suhu 60 derajat Celcius selama 2 menit
4. Dinginkan dan atur pH mencapai 5.
5. Potong2 kecil 2 ons daun/batang/papaya muda, atau nenas, dan haluskan dengan blender.
6. Campurkan dengan bahan yg mengandung protein dalam media plastik
7. Tuangkan larutan IM4 yg sudah di kultur sebanyak 1000 cc.
8. Simpan di media tertutup. buka-tutup wadah setiap hari untuk menghilangkan gas.
9. Seminggu kemudian sudah bisa digunakan.
10. Note: Cara membuat kultur bakteri dengan EM 4 1 liter EM 4 dicampur dengan 20 liter larutan air gula, dan biarkan selama 2 minggu di media plastic yg terlindung dari panas matahari. ( air gula tergiri dari 20 liter air dg 2 kg gula) 1. Aplikasi Asam amino pada tanaman:
a. Untuk tanaman muda dibawah usia 1 tahun: 4 cc asam amino buatan dilarutkan dengan 5 liter air. Setiap penambahan usia tanaman per 1 tahun, tambahkan 4 cc asam amnino; kemudian di corkan ke seluruh area akar tanaman.
b. Untuk aplikasi semprot: 4 cc untuk setiap 1 liter air.
c. Aplikasikan setiap 2 minggu 1x atau sesuai kebutuhan (saat pemindahan bibit, pasca serangan hama)
d. Asam Amino buatan bisa diaplikasikan pada saat menanam bibit di polibag atau pot. Dicampur air dan disiramkan pada media tanam, 4 cc untuk polibag sebesar 30cm.
e. Asam amino buatan ini juga bisa berfungsi sebagai decomposer pada proses pembuatan pupuk organik
https://komunitaspertanianjember.wordpress.com/2016/10/02/membuat-asam-amino-dari-hama-keong/
https://www.sicibi.com/manfaat-asam-amino-bagi-tanaman/ Trubus oleh heru sidik 2014
Penulis : Suryani, ely.N

Tanggal Artikel : 22-05-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Teknologi Budidaya Padi (beras) Merah Di Lahan Tadah Hujan Perbatasan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
  2. Pola Tanam Ganda Jagung – Ubikayu Untuk Mengantisipasi Dampak Kekeringan
  3. Tumpangsari Jagung- Kedele Di Perbatasan Kalbar-malaysia
  4. Strategi Mengendalikan Penyakit Hawar Daun Bakteri