Diseminasi Teknologi Pertanian

PENAMFAATAN URIN SAPI SEBAGAI PUPUK CAIR ORGANIK

Sumber Gambar: Dokumentasi BPTP Lampung

Apa yang dimaksud dengan Pupuk Organik Cair ?
Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia yang mengandung unsur haranya lebih cari satu unsure (Afghanaus, 2011). Pupuk Cair Organik adalah zat penyubur tanaman yang berasal dari bahan-bahan organik dan berwujud cair (Rizal, 2012).
Bahan baku pupuk cair yang sangat bagus yaitu bahan organik basah atau bahan organik yang mempunyai kandungan air tinggi seperti sisa buah-buah dan sisa sayuran (wortel, labu, sawi,selada, kulit jeruk, pisang, durian, kol) (Rizal, 2012). Semakin besar kandungan selulosa dari bahan organic (C/N ratio) maka proses penguraian oleh bakteri akan semakin lama. Selain mudah terdekomposisi, bahan ini kaya nutrisi yang dibutuhkan tanaman
Kandungan unsur dalam urin sapi
Kandungan dalam urin sapi Kandungan unsur hara pada urin sebelum di olah adalah Nitrogen 1%, Phospor 0,5%, Kalium 1,5%, Carbon 1,1 %, Air 92%, dan fito hormon Auksin yaitu zat perangsang tubuh yang bisa digunakan sebagai zat pengatur tumbuh. Setelah pupuk cair urine diolah unsur-unsur hara tersebut meningkat. Nitrogen menjadi 2,7%, Phospor menjadi 2,4%, Kalium menjadi 3,8% dan karbon menjadi 3,8%. Warna yang semula kuning berubah menjadi kehitam-hitaman, dan bau yang semula menyengat jauh berkurang.
Manfaat Urine Sapi itu
Urine sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan ramuan pestisida hewani, 2013).yang berkhasiat, untuk pemberantasan penyakit virus dan cendawan dan urin sapi juga dapat digunakan sebgai Pupuk organik, mempunyai efek jangka panjang yang baik bagi tanah, yaitu dapat memperbaiki struktur kandungan organik tanah dan selain itu juga menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan, sehingga pupuk organik ini dapat digunakan untuk pupuk yang ramah lingkungan (Warasfarm, 2013). Zat perangsang tumbuhan akar tanaman pada benih/bibit, Sebagai Pupuk Daun Organik, Dengan dicampur Pestisida Organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan .
Keunggulan Pupuk Organik Cair Urine
volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat ,aplikasinya lebih mudah dengan penyemprotan atau penyiraman, serta dengan proses akan dapat ditingkatkan kandungan haranya dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara tidak bermasalah dalam pencucian hara dan mampu menyediakan hara secara cepat tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mengkin Mudah untuk membuatnya, Murah harganya, Bisa juga dimanfaatkan untuk mengendalikan hama pada daun (bio-control), seperti ulat pada tanaman sayuran, dan Aman karena tidak meninggalkan residu, pestisida organik juga tidak mencemari lingkungan (Rizal, 2012).
Cara pembuatan Pupuk Organik Cair Urin Sapi
Alat dan bahan Ember/Drum,Plastik,Karet/Pengikat, Urine Sapi (Kencing Sapi) 20 liter,Jahe 1/2 kg,Lengkuas 1/2 kg,Kunyit 1/2 kg Temu ireng 1/2 kg,Temulawak 1/2 kg,Kencur 1/2 kg,Gula Merah 1 kg,Urea 1 sendok makan, EM4 100 ml, Bahan – bahan jahe, lengkuas, kunyit, temu ireng, temulawak dan kencur (empon-empon) berfungsi untuk menghilangkan bau urine sapi dan memberi rasa yang tidak disukai hama tanaman. Gula berguna dalam proses fermentasi dan memenyuburkan mikroorhanisme yang ada didalam tanah, Urea dan rendaman kedelai berfungsi untuk memperkaya unsur hara yang terdapat dalam pupuk cair serta menyuburkan mikroorganisme. Serta EM 4 sebagai starternya.
Cara membuatnya :
Semua bahan jahe,kunyit,temu lawa,temu ireng,lengkuas dan kencur di haluskan kemudian di masak sampai mendidih, Setelah dingin dicampur dengan semua bahan yang lain didalam ember atau drum plastik jangan sampe penuh ,Lalu ditutup rapat dan didiamkan selama 3 minggu Setiap hari, 2 kali atau tiap pagi dan sore tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan atau boleh menggunakan aerator untuk mempercepat proses penguapan gas.
Dosis dan aplikasi
• Dosis Pupuk cair yang telah jadi, dapat langsung digunakan yaitu : 1 liter pupuk cair urine sapi dicampur 10 liter air lalu disemprotkan ke tanaman.
• Dapat di simpan selama 12 hari dan harus tertutup rapat agar kadar nitrogen dan urine tidak banPada tanaman padi penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 hst, 25-30 hst dan pada fase primordia (45 hst) saat sudah ada satu tanaman yang mengeluarkan bungayak keluar.
• Pada tanaman hortikultura penyemprotan dilakukan pada umur 14-21 HST (terdapat 3-4 helai daun) dan pada saat pembentukan bunga.
• Untuk benih/ biji direndam selama semalam sedangkan untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit.
Sumber :
Affandi. 2008. Pemanfatan Urine Sapi yang Difermentasi sebagai Nutrisis Makanan. http://affandi21.xanga.com/644038359/pemanfaatan-urine-sapi-yang-difermentasi-sebagai-nutrisi-tanaman/. Diakses tanggal 6 April 2013.

Maspary. 2010. Cara Mudah Fermentasi Urine Sapi.
http://www.gerbangpertanian.com/2010/04/cara-mudah-fermentasi-urine-sapi-untuk.html. Diakses tanggal 6 April 2013.

Rizal, Ahmad Syamsu. 2012. Pupuk Organik Cair. http://cerita-dari-itb.blogspot.com/2012/09/pupuk-organik-cair.html. Diakses tanggal 6 April 2013.

Warasfarm. 2013. Potensi Urine Sebagai Pupuk Organik Cair. http://warasfarm.wordpress.com/2013/01/22/potensi-urine-sapi-sebagai-pupuk-organik-cair-poc/. Diakses tanggal 6 April 2013.
Penulis: Suryani

 

 

Tanggal Artikel : 31-05-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Peluang Peningkatan Produktivitas Padi Di Lahan Tadah Hujan Dengan Varietas Unggul Baru Inpari 39.
  2. Mudahnya Menanam Bawang Merah Dalam Polybag/pot
  3. Kecundang (tacca Leontopetaloides), Tanaman Pesisir Yang Kaya Manfaat
  4. Nata De Soya "si Limbah” Yang Nikmat