Cyber Extension - Pusbangluh Deptan http://cybex.pertanian.go.id/rss id Lebih Dari 25.000 Eksemplar Informasi Dan Materi Penyuluhan Dibagikan Di Penas Xv 2017 http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9061/lebih-dari-25000-eksemplar-informasi-dan-materi-penyuluhan-dibagikan-di-penas-xv-2017 Pengunjung membludak menjelang penutupan Penas XV 2017. Antusias warga yang ingin mengunjungi stand pameran, area gelar teknologi dan aneka permainan di lokasi Stadion Harapan Bangsa sangat tinggi. Mulai dari radius 1 km menuju stadion Harapan Bangsa mulai macet, warga berbondong-bondong ke even petani nelayan tersebut.Salah seorang pengunjung, Fadhil mengaku kewalahan untuk masuk menuju stand pameran di Hall A1. "Padat sekali, mulai siang tadi ramenya, untuk jalan aja susah," katanya. Menurutnya, ini sebagai bentuk antusias masyarakat dalam memeriahkan acara nasional 3-4 tahunan itu. Gerbang Daerah 2017-05-22 11:46:01 admin http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9061/lebih-dari-25000-eksemplar-informasi-dan-materi-penyuluhan-dibagikan-di-penas-xv-2017 Gelar Teknologi “show Window” Penas Xv 2017 http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9060/gelar-teknologi-show-window-penas-xv-2017 Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan yang diselenggarakan setiap 3-4 tahun sekali selalu dimeriahkan oleh kegiatan gelar teknologi yang menyajikan area lahan pertanian dengan berbagai komoditas seperti komoditas tanaman pangan, hortikultura,peternakan, perkebunan dan didukung oleh teknologi-teknologi terbaru. Seperti halnya pelaksanaan Penas XV 2017 yang dilaksanakan di Provinsi Aceh pun menyajikan area Gelar Teknologi yang terbagi menjadi delapan kluster teknologi yang ditampilkan, yaitu Tanaman Pangan; Peternakan; Hortikultura; Perkebunan; Agroforestry; Sarana Produksi; Bioteknologi; serta Kelautan dan Perikanan. Melihat kondisi lahan yang ada, untuk mengolahnya menjadi lahan yang ideal bagi pertanaman menjadi sebuah pekerjaan besar. Tanahnya tergolong suboptimal, terutama karena keterbatasan sumber air. Sebelumnya, tempat tersebut merupakan lahan terlantar yang ditanami belukar dan beberapa tanaman tahunan. Namun hal ini dapat diatasi dengan kerjasama seluruh pihak yang terlibat. Dimulai dari penataan infrastruktur berupa jalan, saluran air, embung dikerjakan sebelum penataan tanaman. Setelah petak-petak bisa ditanami, pekerjaan penanaman dilakukan.Penataan kawasan gelar teknologi tidak hanya pada tanaman saja, tetapi juga fasilitas penunjang lain seperti papan informasi, papan nama komoditas serta saung yang dibangun untuk kenyamanan pengunjung. Padi unggulan, jagung, kedelai dan kacang hijau tampak subur di kluster Tanaman Pangan. Beragam sayuran dan buah ditampilkan di kluster Hortikultura. Kluster Perkebunan menampilkan tebu, kopi, kakao dan tanaman lain. Sedangkan di lokasi lain menampilkan komoditas sesuai klusternya masing-masing. Bahkan untuk menarik minat pengunjung di kluster kelautan dan perikanan diadakan lomba menangkap belut dan lele. Diungkapkan oleh Gubernur Aceh Zaini, "saya sudah cukup puas dengan persiapan yang telah kita lakukan untuk acara akbar ini, setiap hari selalu ada perkembangan yang mengejutkan". Gubernur Aceh Zaini Abdullah menetapkan area Gelar Teknologi di Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XV 2017 sebagai arena agrowisata Aceh. Di lokasi ini terdapat aneka kluster pertanian dan perikanan. "Untuk itu saya minta kepada seluruh SKPA terkait dengan pembangunan pertanian, perikanan dan pariwisata, segera lakukan penataan kawasan tersebut," hal ini ditekankan oleh Zaini pada sambutannya pada penutupun Penas KTNA. Menurut Zaini, kawasan tersebut harus ditata lebih baik lagi sehingga menjadi tempat rekreasi keluarga dan objek wisata yang berbasiskan pengetahun di bidang pertanian dan perikanan.Selama pelaksanaan Penas XV, antusias pengunjung di area Gelar Teknologi sangatlah besar. Banyak pengunjung yang mengungkapkan kekagumannya melihat banyaknya tomat, cabai, sorgum bahkan pohon kurma dapat ditanam di daerah tempat tinggalnya. "Ini merupakan sarana edukasi bagi masyarakat Aceh yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai budidaya pertanian, perikanan dan peternakan", ungkap Fitria, salah satu info guide pada kluster hortikultura. Selain itu Fitria yang merupakan Mahasiswi Universitas Syah Kuala mengungkapkan bahwa ia dapat menerapkan pengetahuan secara langsung yang ia dapatkan di bangku kuliah kepada masyarakat umum. Ia menambahkan semoga pelaksanaan event seperti Penas dapat dilaksanakan lagi di Provinsi Aceh. (Nurlaily). Gerbang Daerah 2017-05-16 11:32:17 admin http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9060/gelar-teknologi-show-window-penas-xv-2017 Penas Xv 2017, Ajang Pertukaran Informasi Dan Teknologi http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9059/penas-xv-2017-ajang-pertukaran-informasi-dan-teknologi Ajang Pekan Nasional (Penas) XV di Provinsi Aceh yang berlangsung selama 6 (enam) hari berjalan sukses dan secara resmi ditutup oleh Gubernur Provinsi Aceh Zaini Abdullah pada 11 Mei 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Hadir pada acara penutupan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Hari Priyono, Ketua Umum KTNA Nasional Winarto Tohir, Wakil Gubernur Sumatera Barat serta peserta Penas dari seluruh Indonesia. Gerbang Daerah 2017-05-16 11:29:11 admin http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9059/penas-xv-2017-ajang-pertukaran-informasi-dan-teknologi Hadirkan Mahasiswa Sttp, Stand Bppsdmp Kebanjiran Pengunjung http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9058/hadirkan-mahasiswa-sttp-stand-bppsdmp-kebanjiran-pengunjung Pameran/promosi yang selalu menjadi agenda tetap dari kegiatan promosi dalam negeri bertujuan untuk mengajak para investor maupun pengusaha besar untuk dapat melakukan kemitraan dengan petani untuk dapat menanamkan modalnya di sektor pertanian. Dengan seringnya dilakukan promosi, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk mengkonsumsi produk pertanian dan olahannya, selanjutnya para pelaku usaha, baik produsen, pedagang perantara maupun institusi yang terlibat akan semakin bergairah untuk lebih meningkatkan kualitas produk pertanian yang dihasilkan.Selain untuk mendukung dan mengembangkan keberhasilan di sektor pertanian baik dari sisi hulu maupun hilir untuk mensejahterakan petani, pameran dapat lebih memperkenalkan secara langsung kepada masyarakat bahwa produksi pangan nasional baik segar maupun olahan tidak kalah kualitas dan kuantitasnya bahkan lebih baik dibandingkan dengan produk impor. Dengan terpenuhinya kebutuhan akan pangan rakyat Indonesia oleh hasil produksi dalam negeri maka akan membuktikan bahwa Indonesia tidak rawan pangan, Ketahanan Pangan kita stabil bahkan Kedaulatan Pangan pun akan tercapai.Pada Penas XV 2017, ribuan orang mengunjungi area pameran yang dilaksanakan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) pun turut berpartisipasi dalam stand Kementerian Pertanian. Sejalan dengan Misi BPPSDMP untuk mencetak SDM Pertanian yang handal dan berdaya saing, maka BPPSDMP melakukan terobosan dengan menampilkan siswa/siswi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian baik dari STPP Bogor, Malang, Magelang dan Medan sebagai info guide pada stand pameran. Menjadi daya tarik tersendiri ketika mahasiswa dan mahasiswi STTP ini menyambut dan memberikan penjelasan kepada pengunjung mengenai apa yang disajikan di stand BPPSDMP. Selain promosi terkait dengan STTPnya, stand BPPSDMP pun diisi dengan informasi mengenai kebijakan dan program kerja dari UPT lingkup BPPSDMP.Kebanyakan pengunjung sangat antusias mencari informasi yang berkaitan dengan program pembangunan pertanian seperti Upsus PaJaLe, Siwab dan Informasi perkembangan benih baik Tanaman Pangan, Ternak, Hortikultura, Alsin dan Perkebunan. Khusus untuk stand BPPSDMP pengunjung sangat tertarik dengan olahan tanaman obat dan rempah hasil produksi dari Balai Besar pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Pengunjung sangat penasaran dengan produk olahan serta leaflet yang dibagikan kepada pengunjung. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Widi Hardjono pada kunjungannya memberi masukan, agar produk yang dipamerkan adalah hasil dari peserta pelatihan yang telah dilatih di BBPP Ketindan sehingga meningkatkan ketertarikan para pengunjung untuk bisa mendapatkan pelatihan di BBPP Ketindan. Selain BBPP Ketindan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara pun turut memeriahkan stand BPPSDMP, olahan susu kambing dan susu sapi serta pertanyaan mengenai SIWAB dan seputar kesehatan hewan pun menjadi bahan pertanyaan pengunjung. Sesuai tema Penas, "Melalui Penas Petani Nelayan XV 2017 Kita Mantapkan Kelembagaan Tani Nelayan dan Petani Hutan Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Dalam Rangka Kemandirian, Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Menuju Kesejahteraan Petani Nelayan Indonesia", poster mengenai Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) pun menjadi informasi yang banyak dicari oleh pengunjung khususnya penyuluh serta kelompok tani. Untuk memperkaya informasi dan pengetahuan penyuluh, petani maupun masyarakat umum mengenai pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian juga membagikan majalah ekstensia, Brosur mengenai Bawang, Panduan Penggunaan Cyber Extension dan Permentan 67 Tahun 2016.(Nurlaily). Gerbang Daerah 2017-05-16 11:25:52 admin http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9058/hadirkan-mahasiswa-sttp-stand-bppsdmp-kebanjiran-pengunjung Tingkatkan Kemampuan Sdm Melalui Pelatihan Teknologi Praktis Tepat Guna http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9057/tingkatkan-kemampuan-sdm-melalui-pelatihan-teknologi-praktis-tepat-guna Untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani, maka diperlukan sumberdaya manusia pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing. Berbagai peluang dan tantangan yang besar adalah ketersediaan lahan, SDM yang mumpuni, kelembagaan petani, permodalan, penyediaan benih, teknologi budidaya, serangan OPT, perubahan iklim, pasokan produk dan daya saing produk.Kunci utama penumbuhan usaha agribisnis adalah penguasaan target pasar yang jelas dan kemampuan daya saing. Berkaitan dengan hal tersebut sebagai rangkaian kegiatan Penas XV Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menyelenggarakan Pelatihan Teknologi Praktis Tepat Guna yang diisi oleh Balai Pelatihan lingkup BPPSDMP. Gerbang Daerah 2017-05-16 11:21:44 admin http://cybex.pertanian.go.id/gerbangnasional/detail/9057/tingkatkan-kemampuan-sdm-melalui-pelatihan-teknologi-praktis-tepat-guna