Profil Kita

PROVINSI NTB KOPERASI SERBA USAHA (KSU) USAHA BERSAMA (KEP) BERPRESTASI KABUPATEN LOMBOK BARAT

Sumber Gambar: profil penghargaan 2018

Koperasi Serba Usaha (KSU) "Usaha Bersama" merupakan Kelembagaan Ekonomi Petani yang terletak di daerah terpencil dan dibawah perbukitan, tepatnya di Dusun Apit Aik, Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat-NTB. Sebagian besar masyarakat di daerah ini berprofesi sebagai Pedagang Bakulan, Petani/ Pekebun dan Peternak. Batas wilayah Desa Guntur Macan : Sebelah Timur dengan Desa Dopang; Sebelah Utara dengan Hutan Negara; Sebelah Selatan dengan Desa Dopang; Sebelah Barat dengan Desa Taman Sari dan Medas.

SEJARAH TUMBUHNYA KOPERASI
Tahun 2003 merupakan titik semai bermulanya perjalanan Koperasi Usaha Bersama. Mulanya, Kelembagaan petani yang tumbuh pada masa itu adalah sebuah Kelompok Tani (KT) yang diberi nama Bina Usaha yang sebelumnya juga tergabung dalam KT Guntur Macan. Seiring perjalanan waktu, KT Bina Usaha dengan inisiasi tokoh penggagasnya H. Rifa'i (selaku Ketua Kelompok Bina Usha), H.Sanusi Khalil (Tokoh Masyarakat), Hudori (Sekdes Guntur Macan), M. Tohri (Tokoh Masyarakat), Safri (Tokoh Petani), Mujahidin (Tokoh Petani) dan motivasi dari Penyuluh Pertanian Lapangan (Ir. Moh Saefudin Zohri), merasa perlu menumbuhkan suatu lembaga ekonomi yang membantu perjalanan usahatani di Desa Guntur Macan. Dengan jaringan yang ada di masa itu, Ust. H. Sanusi Khalil mencoba mengajak Ust. H. Zahrul dimana pada saat itu menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Kabupaten Lombok Barat memulai membangun komunikasi dan menindak lanjuti keinginan besar tersebut. Ust. H. Zahrul kemudian siap ikut tergabung dalam keanggotaan Koperasi dan dihubungkanlah para tokoh penggagas dengan Pak Amrullah (Ketua Koperasi Yayasan Ponpes Addinul Qayyim). Perjalanan usaha pendirian Koperasi tidak berhenti di situ, para penggagas kemudian mendapat rekomendasi dari Pak Amrullah untuk menghubungi Pak Saepol yang merupakan Petugas di Dinas Koperasi Lombok Barat. Dengan semangat yang tinggi pengurus akhirnya terhubung dengan Pak Saepol dan dari situlah mulai direalisasikan untuk mempersiapkan penumbuhan Koperasi. Para penggagas dan jaringan mulai melakukan pertemuan secara intensif dan berusaha mempercepat proses penumbuhan, mulai dari mengumpulkan anggota, menghimpun dana simpanan pokok, tak luput juga untuk mempelajari bagaimana mengelola koperasi setelah tumbuh nanti.
Seringnya kegiatan pertemuan dan upaya mempercepat tumbuhnya Koperasi Usaha Bersama akhirnya membuahkan hasil. Pada tanggal 14 Desember 2005 dimulai penumbuhan Koperasi Serba Usaha dan persiapan berkas pengajuan sehingga pada tanggal 29 Desember 2005 resmilah Koperasi Usaha Bersama berdiri dengan Badan Hukum No. 527/BH/KDK.23.1/XII/2005 dengan susunan pengurus yaitu, H. Sanusi Khalil (Ketua), H. Rifa'i (Bendahara) dan Safri (sekretaris). Hudori, M. Tohri dan Mujaidin sebagai Pengawas dengan anggota sebanyak 20 orang dengan keterlibatan 2 KT yaitu KT Bina Usaha dan KT Guntur Macan.

PERMODALAN DAN KEMITRAAN USAHA
Modal awal usaha yang dijalankan oleh KSU Usaha Bersama terdiri dari simpanan pokok sebesar Rp 4.000.000,- dan simpanan wajib sebesar Rp 200.000,-. Simpanan ini telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Besarnya simpanan pokok adalah Rp 200.000, sedangkan simpanan wajib Rp 10.000 / bulan. Perkembangan modal KSU Usaha Bersama terus meningkat. Sampai saat ini, tercatat per Desember 2017 KSU Usaha Bersama telah memiliki modal sendiri berupa : Simpanan Pokok Rp.8.200.000,-; Simpanan Wajib Rp.13.337.460,-; Donasi Rp.105.000.000; Cadangan Rp.2.764.350,- dan modal penyertaan dari Gapoktan Rp.35.000.000,-.
Kegiatan Usaha pada awal berdirinya terdiri dari : Pertanian, Simpan Pinjam, dan Waserda. Pendapatan awal kegiatan usaha KSU Usaha Bersama sebesar Rp.11.382.465,-. Hal ini sejalan dengan modal awal yang tersedia kala itu hanya Rp.4.200.000,-. Seiring perkembangan usaha dan pertambahan modal, tercatat per Desember 2017, total pendapatan KSU Usaha Bersama sebesar Rp.92.081.500,- dengan total aset sebesar Rp.174.287.854,-. Hingga saat ini, KSU Usaha Bersama memiliki 3 bidang usaha yaitu; Bidang Agribisnis, Simpan Pinjam dan Waserda. Khusus bidang angribisnis terdiri dari 4 unit usaha, Penyediaan Saprodi (pupuk dan obat-obatan), Produksi ( Nira, gabah), Pengolahan Hasil Pertanian (gula briket, gula semut, serbat, VCO ) dan UPJA.
Jangkauan pelayanan KSU Usaha Bersama mencapai 3 Desa dengan 8 Kelembagaan Petani terlibat di dalamnya yaitu KT Bina Usaha, Guntur Macan, Gapoktan Bersatu, KT Ladungan, Lestari, Macan Aren, Hijau Makmur, KT Ranjok Selatan dan Gapoktan RADOP. Saat ini, jumlah anggota per 31 Desember 2017 sebanyak 41 orang. Adapun Kemitraan usaha yang sudah ada dan berjalan sampai saat ini adalah : 1) Pemasaran beras dengan UD Syarif; 2) Penggilingan gabah, jual beli beras, jual beli gabah dengan UD Selundupkan Jari; 3) Penyaluran pupuk dengan PUSKOPTAN GEGUTU. Kelembagaan petani yang terlibat dalam Kemitraan Usaha adalah : 1). Gapoktan Bersatu berupa penyertaan modal senilai Rp.35 juta, 2). Poktan Bina Usaha, Guntur macan, Gapoktan Radop, dalam hal penyerapan gabah petani dan pelayanan sarana produksi, 3). Poktan Hijau Makmur, Lestari, ladungan, Macan Aren dalam hal produksi dan pemasaran gula semut, briket, serbat dan VCO.
MANAJEMEN ORGANISASI
Dalam rangka memenuhi kewajiban dan menjaga stabilitas kerja dan kegiatan usaha, KSU Usaha Bersama selalu melaksanakan rapat secara rutin baik sesama pengurus maupun dengan anggota secara tepat waktu. Sepanjang tahun buku 2017 misalnya, telah dilaksanakan antara lain : 1) Rapat anggota 1 kali setahun dan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus tahun berjalan; 2) Rapat Pengurus setiap bulan sekaligus evaluasi kerja bulanan; 3) Rapat Pengurus dan Pengawas setiap bulan dan evaluasi kerja; 4) Rapat dengan karyawan sekaligus monitoring usaha sebanyak 2 kali/bulan.
Demikian juga halnya dalam penggantian pengurus, KSU Usaha Bersama juga melakukannya dengan tujuan untuk penyegaran dan tentu saja atas kesepakatan anggota. Untuk periode masa bakti 2018-2020 kepengurusan terpilih yaitu Ketua H.Sanusi Khalil, Sanhadi Hidayatullah S. Sy (Sekretaris) dan Aprianto, SP (Bendahara). Sedangkan pengawas, Mujahidin sebagai Ketua, M. Tohri dan Hudori sebagai Anggota.
PENGHARGAAN DAN PRESTASI
Kerja keras, kejujuran dan usaha yang dijalankan dengan semangat kebersamaan tidaklah akan berbuah sia-sia. Hal ini terbukti dengan berhasilnya KSU Usaha Bersama membangun gedung kantor sendiri dengan 3 ruang kegiatan yaitu : ruang tengah sebagai kantor dan pelayanan usaha Simpan Pinjam; Ruang sebelah Selatan sebagai usaha Agribisnis Unit Saprodi; dan ruang sebelah Utara sebagai Toko Waserda (unit pemasaran). Selain itu, KSU Usaha bersama telah mendapat penghargaan dan prestasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Beberapa diantaranya adalah: 1) Juara II Lomba Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi tingkat Kabupaten Lombok Barat tahun 2016; 2) Juara II Lomba Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi tingkat Kabupaten Lombok Barat tahun 2017; 3) Juara I Lomba Kelembagaan EkonomiPetani Berprestasi tingkat Kabupaten Lombok Barat tahun 2018; 4) Juara I Lomba Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi tingkat Propinsi NTB tahun 2018. Semoga dengan prestasi KSU Usaha Bersama tersebut menjadikan inspirasi bagi KSU-KSU yang lain baik lokal maupun nasional untuk juga mengikuti jejaknya. (Inang Sariati)

Tanggal Artikel : 21-08-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Provinsi Nusa Tenggara Timur (ksu) Mada Rebu (kep) Berprestasi Kabupaten Sikka
  2. Provinsi Sulawesi Selatan Koperasi Tani Harapan Jaya (kep) Berprestasi Kabupaten Maros
  3. Provinsi Sulawesi Utara (ksu) Mokapog Ollot (kep) Berprestasi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  4. Misran Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Kabupaten Pasaman