Profil Kita

PROVINSI MALUKU UTARA NAHROWI PENYULUH PERTANIAN SWADAYA TELADAN KABUPATEN HALMAHERA TIMUR

Sumber Gambar:

Motivasi Dan Semangat Berkarya Untuk Menuju Masa Depan Yang Labih Baik dan Berhasilguna
Adalah H. Nahrowi, bapak yang berpostur tegak ini pertanda beliau seorang pekerja keras memiliki seorang isteri yang bernama Haulah Nahrowi dan 4 (empat) orang anak yaitu : M. Hairul Anwar (25 tahun), M Hairul Mustain (23 tahun), Biyatulayina (20 tahun) dan Ali Gufran (7 tahun). Dari keempat putra dan putri tersebut satu diantaranya sudah menikah (M Hairul Anwar) sementara M Hairul Mustain dan Layina mengikuti pendidikan di pergurun tinggi di Yogyakarta. Bersama orang tuanya dari Banyuwangi, Jawa Timur H. Nahrowi mengikuti program transmigrasi ke provinsi Maluku yang saat ini disebut menjadi Maluku Utara tepatnya di kabupaten Halmaera Timur kecamatan Wasile Timur Desa Dakaino.
H. Nahrowi mulai berkarier di bidang pertanian sebagai petani pada tahun 1983 di lokasi transmigrasi dengan segala keterbatasan yang ada yaitu mulai dari sulitnya memperoleh sarana prasarana produksi, sanara komunikasi, transportasi dan akses pasar. Dalam kurang lebih 5 (lima) tahun berusahatani dan berkelompok Bapak 4 (empat) orang anak ini ternyata mampu mengembangkan kegiatan usahatani padinya dengan baik sehingga akhirnya H. Nahrowi pada tahun 1988 dipilih anggota kelompoktani Sidodadi sebagai ketua. Selama memimpin kelompoktani Sidodadi Bapak H. Nahrowi ternyata mampu menguatkan keberadaan kelompoktaninya mulai dari ketepatan penyiapan sarana prasarana produksi dan akses informasi teknologi usahatani sehingga dapat memberiakn dampak terhadap kinerja kelompoktani yang dipimpinnya. Dengan keberhasilannya dalam memimpin kelompoktani ternyata pada tahun 2000 kembali terpilih sebagai ketua UBJA (Usaha Mandiri) dan pada tahun 2007 terpilih sebagai ketua Gapoktan Margo Rukun dan menjabat samapai sekarang. Selain beraktifvitas di bidang pertanian H. Nahrowi juga aktif berogranisasai dalam bidang sosial budaya diantaranya sebagai ketua RW, Ketua LKMD, Kaur Pembangunan, ketua KUD, serta Imam Masdjid.
Sebagai ketua Gapoktan Margo Rukun pada tahun 2010 bekerja sama dengan penyuluh pertanian PNS untuk membina kelompoktani sebanyak enam belas 16 kelompoktani, yang bergerak di bidang tanaman pangan (padi sawah) dan bidang peternakan. Untuk memberikan contoh teladan kepada petani lainnya, H. Nahrowi tidak ragu melakukan pendampingan dan pembinaan dengan tanpa bayaran kepada para petani sekitarnya sehingga kelompoktani lainnya juga maju. Adapun cara beliau melakukan pembinaan keterampilan kepada anggota kelompoknya dan kelompoktani lainnya dilakukan dengan memberikan contoh dan mengajak beberapa petani lainnya belajar di lahannya sendiri yaitu padi sawah seluas 2 (dua) hektar, kebun kelapa dan coklat seluas 30 hektar, kebun jati seluas 20 Hektar, dan ternak sapi sebanyak 30 ekor.
Dalam rangka memberikan dukungan terhadap ketepatan ketersediaan sarana prasarana produksi pertanian beliau juga berusaha dibidang jasa dengan mendirikan UD Sri Lestari yang menyediakan antara lain : penjualan hand traktor, power treaser, Mini combain, handsprayer dan suku cadangnya. Sementara untuk sarana produksi pertanian menyediakan berbagai pupuk an organik seperi NPK ponska, pupuk urea, pupuk ZA, SP-36 dan pupuk organik.
Sistem pembinaan kelompoktani yang beliau ajarkan adalah mulai dari mengidentifikasi dan kebutuhan kelompok diantaranya : identifikasi potensi wilayah, programa dan RKT, penyusunan RDK/RDKK pertemua rutin tingkat poktan dan gapoktan, melakukan demonstrasi, penangkaran benih padi, laboratorium lapangan, dan pola tanam SRI yang melibatkan komponen kelompoktani. Keberhasilan H. Nahrowi sebagai seorang penyuluh swadaya berprestasi tidak terlepas dari peningkatan kapasitasnya melalui berbagai cara diantaranya Study Banding di bidang pertanian ke Bangkok serta mengikuti berbagai kegiatan seperti : 1) Study banding pertanian di cianjur; 2) Penas (sulut, kaltim dan Jatim); 3) Munas PPNSI di Bogor; 4) Jambore SL-PTT di Boyolali; 5) Magang perbenihan padi di Sukamadi; 6) dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai Gapoktan Berprestasi tahun 2009.
Demikian profil singkat Bapak H. Nahrowi yang saat ini menjadi Penyuluh Pertanian Swadaya Berprestasi pada Tingkat Nasional Tahun 2014, semoga beliau menjadi lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuannya dalam membina kelompoktani dan masyarakat di sekitarnya.

Tanggal Artikel : 24-02-2016

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Provinsi Papua Umar Rmagia Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Kabupaten Merauke
  2. Provinsi Papua Barat Herman Sefle Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Kabupaten Soron
  3. Azis Tone Petani Berprestasi, Kabupaten Bolaang Mongodow Th. 2016
  4. Misran Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Kabupaten Pasaman