Minggu, 27 Okt 2019

MENGENAL JENIS PUPUK DAN FUNGSINYA

MENGENAL JENIS PUPUK DAN FUNGSINYA Google

         Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menopang tumbuh dan berkembangnya tanaman.

         Secara umum pupuk berfungsi sebagai sumber zat hara untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman dan memperbaiki struktur tanah. Pemberian pupuk pada media tanam dapat meningkatkan kadar hara dan kesuburan. Aktifitas pertanian yang secara terus menerus dilakukan mengakibatkan tanah kehilangan unsur hara. Oleh sebab itu untuk mengembalikan ketersediaan hara pada media tanam diperlukan pemberian pupuk.

Kita telah berhasil mencapai swasembada beras sejak Tahun 1984. Keberhasilan tersebut berkat kerja keras bapak tani beserta keluarganya yang mau menerapkan teknologi baru, sehingga dapat meningkatkan produksi.

          Swasembada beras harus kita pertahankan, berarti produksi harus ditingkatkan terus pada setiap tahunnya karena jumlah penduduk setiap tahun makin bertambah.

          Berdasarkan hasil penelitian para ahli produksi padi, masih bisa ditingkatkan asalkan petani mau menerapkan dengan benar, teknologi yang dianjurkan oleh pemerintah yang disampaikan melalui PPL.

Salah  satu teknologi yang perlu diterapkan yaitu Pemupukan Berimbang, artinya pemberian pupuk secara berimbang sesuai anjuran dengan persyaratan LIMA TEPAT yaitu :

  • Tepat Waktu
  • Tepat Jenis
  • Tepat Dosis
  • Tepat Cara dan
  • Tepat Lokasi

Apabila lima persyaratan tersebut dapat diikuti sudah pasti produksi akan meningkat, yang mana tentunya harus diikuti pula dengan penerapan unsur-unsur teknologi yang lain seperti pengaturan air, pengendalian hama, penggunaan varietas unggul dan lainnya

 PENGENALAN PUPUK

  • Macam-macam Pupuk

      Berdasarkan asalnya pupuk dibagi dalam dua macam yaitu:

  1. Pupuk Organik (Pupuk Alam)
  2. Pupuk An-organik (Pupuk Buatan)

          Berdasarkan cara penggunaannya dibagi dalam dua macam pupuk yaitu :

  1. Pupuk yang diberikan melalui akar
  2. Pupuk yang diberikan melalui daun

    Berdasarkan bentuknya, pupuk dapat digolongkan menjadi dua macam yaitu :

  1. Pupuk Cair
  2. Pupuk Padat

Secara singkat dapat dijelaskan sebaai berikut :

  1. Pupuk Organik

    Pupuk Organik disebut pula pupuk alam, adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa tanaman, hewan dan manusia, contohnya :

  1. Pupuk Kandang
  2. Pupuk Hijau
  3. Pupuk Kompos
  4. Pupuk An-Organik

      Pupuk an-organik disebut pula pupuk buatan, karena pupuk ini dibuat dari bahan-bahan kimia yang diproses melalui pabrik.

Pupuk buatan terdiri dari :

  1. Pupuk tunggal
  2. Pupuk Majemuk
  3. Pupuk Lengkap
  4. Pupuk Akar

          Adalah  pupuk yang diberikan kepada tanaman melalui akar. Jenis pupuk tersebut, paling sering digunakan oleh petani, dan pada umumnya berbentuk padat yaitu :

  • Pupuk Alam
  • Urea
  • TSP
  • KCL
  • Dll
  1. Pupuk Daun

    Adalah pupuk yang diberikan melalui daun dengan cara disemprotkan, misalnya:

  • Bayfolan
  • Gandasil
  • Wuxal
  1. Pupuk Cair

   Adalah pupuk yang dibuat dalam bentuk cairan dan pada umumnya tergolong kedalam pupuk daun pupuk ini diberikan melalui daun dengan jalan disemprotkan. Contoh :

  • Hydrasil
  • Cytozim
  1. Pupuk Padat

   Adalah pupuk yang dibuat dalam bentuk padat dan biasanya berbentuk butiran.

contohnya :

  • Urea/Urea Briket
  • TSP/TSP Plus Zn
  • KCL
  1. Manfaat Unsur Hara yang dikandung Oleh Pupuk
  2. Pupuk An-Organik (Pupuk Buatan)
  3. Manfaat NITROGEN (N)
  • Daun menjadi hijau dan segar
  • Tanaman menjadi subur

  Tanda-tanda kekurangan unsur N

  • Daun menjadi kuning
  • Bagian-bagian tanaman yang lainnya menjadi kering
  • Tanaman kerdil
  • Buah/biji tidak baik
  1. Manfaat Phosphor (P)
  • Akar menjadi baik dan banyak
  • Tanaman tahan terhadap serangan hama penyakit
  • Membentuk tunas
  • Mempercepat tumbuhnya bunga dan buah
  • Meingkatkan hasil/jumlah buah

Tanda-tanda kekurangan unsur P

  • Daun berwarna hijau tua atau ungu
  • Batang menjadi kerdil
  • Pada pucuk tanaman buah-buahan terdapat warna ungu
  • Pembentukan biji terlambat.

 C, Manfaat Kalium (K)

  • Memperkuat batang
  • Meningkatkan mutu hasil (rasa lebih enak)
  • Menambah daya tahan terhadap serangan hama penyakit.

  Tanda-tanda kekurangan unsur K

  • Daun menjadi mengkerut dan mengkilat
  • Daun berwarna kuning, jingga atau coklat
  • Tanaman mudah rebah
  • Buah mudah rontok
  • Tidak tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Penulis : Rahminawaty, SP

Penyuluh Pertanian Muda

WIBI : Desa Lalang Bata Kec. Buki

TERBARU
Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan KEP diKabupaten Sumba Tengah

pemberdayaan kelembagaan petani dan kep dikabupaten sumba tengah

Implementasi Peran Kostratani di BPP Pray Au

implementasi peran kostratani di bpp pray au

GENTA ORGANIK SOLUSI PUPUK MAHAL

genta organik solusi pupuk mahal

OPTIMALKAN DIGITALISASI PENYULUHAN PERTANIAN

optimalkan digitalisasi penyuluhan pertanian

Indonesia Jadi Eksportir Besar Tanaman Hias

indonesia jadi eksportir besar tanaman hias