Kamis, 03 Okt 2019

budidaya tanaman kencur

budidaya tanaman kencur

 

budidaya tanaman kencur

 tak jarang di setiap rumah-rumah masyarakat daerah pedesaan sebagian tanahnya ditanami kencur, yang cara menanamnya pun sangat mudah sekali. budidaya kencur sangatlah mudah dan tidak perlu menggunakan teknik budidaya yang secara khusus. agar tanaman kencur bisa tumbuh dengan subur, perlu diperhatikan tanah yang akan digunakan. tanah yang cocok untuk kencur yakni tanah berwarna hitam dan berpasir. kencur ini memiliki daun yang cukup banyak yang memiliki bentuk bulat dan melebar dengan bagian ujungnya agak mengecil. selain itu, warna daun tersebut hijau gelap yang tampak segar yang pada permukaannya agak tebal dan mulus.

klasifikasi ilmiah kencur
kerajaan          : plantae
divisi               : magnoliophyta
kelas               : liliopsida
ordo                : zingiberales
famili              : zingiberaceae
upafamili        : zingiberoideae
genus              : kaempferia
spesies            : kaempferia galanga

karena khasiat yang begitu banyak kencur biasa dibuat jamu atau yang lainnya, terkadang kencur juga dimakan langsung agar lebih terasa khasiatnya.

cara-cara tepat menanam kencur yang baik dan benar

  1. pembenihan

benih kencur biasanya diperoleh dari rimpang kencur yang sudah tua, tetapi masih terlihat segar. untuk menanam tanaman kencur skala kebun, alangkah baiknya rimpang tersebut disimpan di tempat yang tidak terlalu terang dan agak gelap, hingga rimpang tersebut mengeluarkan tunas. hal tersebut dilakukan agar saat ditanam di lahan kencur dapat tumbuh dengan gampang. waktu yang tepat untuk menanam sebaiknya pada saat awal musim penghujan, karena air hujan tersebut akan bermanfaat dalam proses tumbuhnya tunas tersebut.

bibit kencur diambil dari rimpangnya yang sudah cukup tua. rimpang tersebut disimpan pada tempat gelap hingga mengeluarkan tunas baru.

tanaman kencur dapat ditanam di beberapa tempat, seperti di dalam pot ataupun lahan yang memiliki sinar matahari yang cukup, dan tempat yang tidak terlalu basah maupun tempat terbuka. dalam hal bibit, sebaiknya pilihlah rimpang yang terdapat di paling ujung. rimpang yang bagus adalah rimpang dari tanaman yang cukup tua, dan hindari rimpang dari tanaman yang muda. dari tanaman kencur tersebut diharapkan selama 1-2 minggu rimpang tersebut sudah bertunas dan dapat tumbuh. pertumbuhan rimpang saat awal membutuhkan kelembaban udara dengan tingkat yang cukup tinggi.

 

  1. persiapan tempat

tanah yang akan digunakan untuk menanam kencur perlu dipersiapkan dengan menggemburkan tanah tersebut. tanah dicangkul sedalam 20-30 cm dan dalam drainase dilakukan dengan baik agar tidak terdapat genangan air di lahan. agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan parit-parit untuk pemisah petak. petak dibuat secara teratur selebar 2-3 meter, dan panjang petak dapat disesuaikan dengan keadaan di lahan tersebut.

  1. jarak tanaman yang diperlukan

dalam menanam kencur, agar tanaman dapat tertanam rapi dan teratur maka dapat dilakukan dengan memberi jarak tanam sekitar 80 cm x 40 cm untuk kencur yang akan dipanen tua. kemudian bibit tersebut ditanam dengan kedalaman 5-7 cm dan tunas dihadapkan ke atas. dalam menempatkan tunas tersebut janganlah terbalik, karena hal tersebut akan berakibat memperlambat pertumbuhannya.

  1. pemberian pupuk

untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dalam menanam kencur perlu memberinya pupuk. hal tersebut dapat membantu lahan yang ditanami kencur dapat gembur dan subur. pupuk yang dapat digunakan seperti pupuk kandang, yang dapat membantu dalam memberikan hara organik dan dapat memperbaiki struktur tanah tersebut. pemberian pupuk kandang ataupun pupuk organik tersebut dapat dilakukan saat tanah dicangkul maupun pada saat pengolahan.

caranya yakni dengan mencampur pupuk dengan tanah hingga rata agar pupuk dapat meresap dan dapat memberikan hara yang dibutuhkan tanah selain digunakan untuk menjadikan struktur tanah agar lebih baik. selain pupuk kandang maupun organik di atas, anda juga dapat memberinya pupuk buatan seperti pupuk urea, pupuk tsp maupun pupuk kcl. pupuk urea dan pupuk kcl dapat anda berikan dua kali, dan setengah bagian lagi dapat digunakan saat ditanam, dan sisanya digunakan saat tanaman kencur berumur 45 hari. dalam memberikan pupuk, takaran untuk pupuk tsp digunakan saat penanaman. tanah yang subur, takaran dalam memberikan pupuk dapat dikurangi.

  1. pemeliharaan  dan perawatan tanaman

pemeliharaan dan perawatan  yang perlu dilakukan antara lain: mulching, penyiangan, pemupukan, dan penggemburan tanah.

  1. mulching
    mulching atau penutupan tanah dengan jerami atau menggunakan ampas tebu juga perlu dilakukan.
  2. penyiangan
    penyiangan dilakukan pada saat tanaman sudah memasuki minggu ke 2 hingga 4 setelah masa tanam atau tergantung dengan ke adaan lahan tanam.
  3. pemupukan
    pemupukan i dilakukan ketika tanaman telah memiliki daun sempurna atau sekitar minggu ke 4 dengan dosis pupuk urea 75 kilogram, kcl 100 kilogram, dan tsp 200 kilogram. lalu pada usia tanaman sekitar 3 bulan lakukan pemupukan ii, tanaman hanya diberi urea dengan dosis 75 kilogram.
  4. penggemburan
    penggemburan dilakukan kembali bersamaan dengan pemupukan ke ii yaitu pada tanaman berumur sekitar 3 bulan.

 

  1. mengendalikan organisme yang dapat mengganggu tanaman

menanam tanaman pasti akan mengundang hama, yang akan mengganggu tanaman tersebut. hama yang sering datang pada tanaman kencur yaitu ulat pemakan daun ulat ini biasanya bernama ulat karana diocles dan udas pesfolus yang menyerang kencur dengan cara menggerogoti daunnya. hal yang dapat dilakukan apabila ulat yang menyerang masih dalam jumlah sedikit, yaitu anda dapat membasminya dengan menggunakan cara yang manual yakni menangkap ulat tersebut dan membunuhnya. tetapi apabila ulat yang menyerang sudah terbilang berat, anda dapat membasminya dengan menggunakan insektisida, seperti jenis nogos 50 ec. dalam menggunakan insektisida tersebut haruslah sesuai dengan petunjuk dan takaran yang telah dituliskan dikemasannya.

panen

panen dapat dilakukan setelah tanaman berusia 8 – 12 bulan. caranya dengan menarik tanaman kencur sampai keluar akar rimpangnya. bisa menariknya langsung dengan tangan ataupun menggunakan alat bantu seperti sekop kecil atau sabit.  mendapatkan hasil dari jerih payah yang telah dilakukan merupakan hal yang sangat memuaskan. tanaman kencur dapat dipanen setelah tanaman tersebut berusia sekitar 8-12 bulan, atau saat musim kemarau datang. saat kemarau datang, tanaman kencur akan mati, dan saat musim penghujan akan hidup kembali. saat tanaman kencur mati, maka waktu itu kencur sudah dapat dipanen. cara memanennya yakni dengan membongkar semua tanaman dan rimpang kencur yang sudah dipanen tersebut dibersihkan dari tanah yang melekat. dan rimpang kencur siap untuk digunakan.

 penulis : endro ariyatin s.pt (bpp nalumsari, jepara)

TERBARU
Pada MSPP Diperkenalkan Alat Bantu Memprediksi Erosi

pada mspp diperkenalkan alat bantu memprediksi erosi

Kementan Dorong Peningkatan Produktivitas melalui Program Better Life Farming

kementan dorong peningkatan produktivitas melalui program better life farming

KUR, Salahsatu Sumber Permodalan Dalam Mengembangkan Usahatani

kur, salahsatu sumber permodalan dalam mengembangkan usahatani

Inovasi Pertanian Modern Melalui Smart Green House

inovasi pertanian modern melalui smart green house

KEAMANAN PANGAN DIMULAI DARI SISTEM PERTANIAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

keamanan pangan dimulai dari sistem pertanian yang ramah lingkungan