Kamis, 15 Agu 2019

PENGENDALIAN HAMA KEONG MAS PADA TANAMAN PADI

PENGENDALIAN HAMA KEONG MAS PADA TANAMAN PADI PPL BPP Peukan Bada ; Mira Handayani S.ST

Keong mas Pomacea canaliculata (Lamarck), berkembang biak pada kolam, rawa, dan lahan yang selalu tergenang termasuk sawah, awalnya mereka sebagai biologi kontrol agen untuk gulma. Hama keong mas di WKPP Gurah I Kecamatan Peukan Bada perlu diwaspadai dan diantisipasi karena berkembang biak dengan cepat dan menyerang tanaman yang masih muda dan menjadi hama utama pada tanaman padi terutama pada daerah yang mempunyai pola tanam padi terus menerus. Keberhasilan Pengendalian keong mas pada tanaman padi dilakukan secara dini, berkala, masal dan terus menerus.

 Adapun beberapa teknik pengendalian keong mas diantaranya ;

1.Pengendalian Secara Mekanis: Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran, dapat mengurangi populasi keong mas.Perbaikan saluran irigasi diikuti oleh sanitasi gulma. Memasang saringan pada saluran masuk dan keluar air diperlukan untuk mencegah keong masuk ke petak sawah. penyaring seperti layar jaring kawat didirikan di titik-titik saluran masuknya air untuk mencegah penyebaran melalui aliran air. Untuk mempermudah pengambilan keong mas yang lolos dari jarring kawat, pada petakan sawah yang memiliki pengairan terkendali dapat dibuat caren. Keong mas akan menuju caren dan berkumpul di dalamnya, sehingga mudah diambil, terutama pada saat tanaman masih muda atau pada saat aplikasi pestisida. Pengambilan keong mas dilakukan pada pagi hari.

2.Tanaman Atraktan : Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas, dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.

3.Pengendalian Secara Biologi :Penelitian skala laboratorium di Jepang menunjukkan bahwa predator keong mas yang potensial adalah beberapa spesies kepiting, penyu, dan tikus (Yusa, 2007). Musuh alami keong mas adalah semut merah Solenopsis geminata dan belalang Conocephalous longipennis yang memakan telur keong.

4.Penggembalaan bebek : Bebek juga merupakan predator keong mas sebagai pakannya, terutama untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalsium. Menggembalakan 200 ekor bebek/ha lahan sawah dua hari sebelum tanam selama 8 jam/hari dapat mengurangi populasi keong mas.

5.Pengendalian dengan Pestisida nabati  : Beberapa jenis tanaman dapat bertindak sebagai moluskisida nabati untuk mengendalikan keong mas. Pinang, tembakau, dan daun sembung juga efektif mengendalikan keong (Anonim, 2006b). Biji teh merupakan bahan yang paling toksik terhadap keong mas. Limbah teh juga dapat dipakai untuk mengendalikan keong mas dan siput lokal, namun dibutuhkan dalam jumlah banyak, yaitu 10 g/l air. Gadung basah juga dapat digunakan untuk mengendalikan keong mas.Efektivitas pestisida nabati bergantung pada ukuran keong mas. Insektisida dan bahan nabati tidak bersifat ovisidal dan tidak berpengaruh terhadap daya tetas telur keong mas. Namun aplikasi insektisida kartap, bahan nabati biji teh, dan rerak pada telur berumur 4 dan 7 hari mengurangi daya hidup keong muda (juvenil) yang menetas dari telur yang diaplikasi tersebut.

Penulis; Mira Handayani S.ST (PPL Kec. Peukan Bada WKPP Gurah I)

Tanggal Artikel 15 Agustus 2019

 

TERBARU
PROGRAM DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARAN PERTANIAN DIMASIFKAN PADA AGENDA NGOBRAS

program direktorat jenderal prasarana dan saran pertanian dimasifkan pada agenda ngobras

KEMENTAN MASIFKAN PROGRAM BADAN KARANTINA PERTANIAN TAHUN 2023 MELALUI PROGRAM MSPP

kementan masifkan program badan karantina pertanian tahun 2023 melalui program mspp

KEMENTAN MASIFKAN PROGRAM GENTA ORGANIK MELALUI TALKSHOW MSPP

kementan masifkan program genta organik melalui talkshow mspp

Kementan Masifkan Gerakan Genta Organik Melalui Rapat Koordinasi Penyuluhan Nasional Tahun 2023

kementan masifkan gerakan genta organik melalui rapat koordinasi penyuluhan nasional tahun 2023

DUKUNG PROGRAM GENTA ORGANIK, PENYULUH PERTANIAN KEMBANGKAN BERAS ORGANIK

dukung program genta organik, penyuluh pertanian kembangkan beras organik