Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah >> Jeruk Keprok / Siam

Manfaat Unsur Hara Makro pada Tanaman Jeruk

Sumber Gambar: www.google.com

Tanaman jeruk yang kekurangan atau kelebihan unsur hara makro, perkembangannya akan terganggu dan menunjukkan gejala menguning (greening) yang kadang-kadang identifikasi gejala mirip/tumpang tindih dengan gejala yang disebabkan oleh penyakit. Unsur hara makro merupakan unsur utama tanaman, sangat banyak dibutuhkan agar dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal. Gejala kekurangan dan kelebihan unsur hara makro terhadap tanaman jeruk, adalah:

Nitrogen (N)
- Sumbernya yaitu Urea, Kalium Nitrat, Natrium Nitrat, Kalsium Nitrat, Amonium Nitrat, Amonium Sulfat (ZA), NPK.
- Peranannya yaitu untuk penyusunan protein, zat hijau daun (chlorofil) dan persenyawaan penting lainnya.
- Gejala kekurangan:
(1) Pertumbuhan vegetatif, pembentukan bunga dan buah berhenti;
(2) Daun-daun tua menjadi hijau pucat kekuningan; dan
(3) Pucuk ranting mati dan pertumbuhannya tidak simetris/seimbang.

- Gejala kelebihan:
(1) Daun berwarna hijau tua, lebar (tidak normal), kasar dan tebal; dan
(2) Pembentukan bunga dan buah terlambat.

Fosfor (P)
- Sumbernya yaitu TSP, DAP, Rock Phosphate, NPK.
- Peranannya yaitu untuk pertumbuhan akar dan mempercepat pemasakan buah.
- Gejala kekurangan:
(1) Daun berwarna hijau, lebar kebiru-biruan, dan kusam;
(2) Tanaman kerdil; dan
(3) Pembentukan dan pemasakan buah terhambat.

- Gejala kelebihan, kulit buah keriput.

Kalium (K)
- Sumbernya yaitu Kalium Sulfat (ZK), KCl, Kalium Nitrat, Magnesium Sulfat, NPK.
- Peranannya yaitu dalam sistim penghisapan dan penyimpanan air pada seluruh bagian tanaman dan memperbaiki kualitas buah.
- Gejala kekurangan:
(1) Daun berpilin, berkerut, dan gugur sebelum berbunga;
(2) Tunas muda dan ranting mati;
(3) Terdapat bercak kuning cekung pada kulit batang atau ranting, dan
(4) Buah kecil, berkeriput, warna pucat, kulit tipis, dan kadang-kadang buah retak

- Gejala kelebihan, (1) kualitas buah jelek dan kasar, dan (2) pemasakan buah lama dan buah menjadi lebih asam.


Kaslium (Ca)
- Sumbernya yaitu Dolomit, Gypsum, Kalsium Karbonat, Kalsium Nitrat.
- Peranannya yaitu memperbaiki sifat kimia tanah dan sistim perakaran tanaman.
- Gejala kekurangan:
(1) Daun kerdil dan kuntum bunga mati;
(2) Tepi daun mengalami klorosis (menguning); dan
(3) Ujung ranting mati;

- Gejala kelebihan, daun menguning secara keseluruhan.

Magnesium (Mg)
- Sumbernya yaitu Magnesium Sulfat (Kieserit), Kalium Magnesium Sulfat.
- Peranannya yaitu turut aktif dalam pembentukan klorofil, peningkatan kadar gula, kadar vitamin C dan aroma buah.
- Gejala kekurangan, pangkal daun berwarna hijau gelap berbentuk huruf V, dan bagian lainnya berwarna kuning. Pada keadaan kekurangan berat, daun-daun mengalami klorosis (menguning) dan gugur.

- Gejala kelebihan, terdapat bercak-bercak kuning pada daun.
Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat)
Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian

Tanggal Artikel : 17-10-2014

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Manfaat Unsur Mikro Pada Tanaman Jeruk
  2. Pemangkasan Tanaman Jeruk
  3. Pengairan Dan Pengeringan Tanaman Jeruk
  4. Peremajaan Tanaman Jeruk Dengan “top Working”