Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah >> Jeruk Keprok / Siam

Pemupukan Tanaman Jeruk

Sumber Gambar: www.google.com

Pemupukan perlu dilakukan untuk mengembalikan unsur hara yang telah digunakan oleh tanaman selama pertumbuhan sampai panen. Tanaman jeruk membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang cukup banyak. Pupuk yang diperlukan adalah pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik diperlukan untuk memperbaiki struktur tanah dan memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kadar humus di dalam tanah sehingga dapat memperbaiki kesuburan tanah serta menjaga kelembaban tanah. Sedangkan pupuk anorganik diperlukan untuk menambah unsur hara yang diperlukan oleh tanaman.

Tanaman jeruk yang kekurangan atau kelebihan unsur hara, perkembangannya akan terganggu dan menunjukkan gejala menguning yang kadang-kadang identifikasi gejalanya mirip atau tumpang tindih dengan gejala yang disebabkan oleh penyakit.

Jenis dan Dosis Pupuk
Jenis dan dosis pupuk bervariasi, tergantung dari umur tanaman, varietas, dan jenis tanah. Untuk menentukan jenis dan dosis pupuk seharusnya dilakukan analisis tanah sebelum penanaman untuk mengetahui kandungan unsur hara, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Dengan demikian, dapat diberikan rekomendasi jenis dan dosis pupuk sesuai dengan yang dibutuhkan.
Selain itu, untuk meningkatkan rasa buah yang manis perlu diberikan 3-4 sendok garam dapur setiap pohon dengan cara ditugal. Pemberian garam dapur ini sebaiknya dilakukan pada saat buah mulai terbentuk.

Jenis pupuk yang dibutuhkan tanaman jeruk adalah
1. Pupuk Organik, biasanya diberikan pada saat awal tanaman dan dua kali dalam satu tahun yaitu sebelum musim kemarau dan sebelum musim penghujan;
2. Pupuk Makro, yaitu N, P, K, S dalam bentuk pupuk NPK, TSP, SP36, KCl;

3. Pupuk Mikro, biasanya diberikan berdasarkan gejala yang terlihat pada daun akibat kelebihan dan kekurangan unsur mikro. Unsur mikro yang diberikan adalah Cu, Zn, Fe, B, Mn dalam bentuk pupuk Atonik, Bayfolan, Greenvita, dan Hiponex.

Perkiraan dosis pupuk untuk setiap pohon:
- Jika umur tanaman 1-3 tahun, pupuk organik (20 kg/pohon), pupuk NPK (0,5-0,8 kg/pohon), dan pupuk mikro (3 cc/liter air untuk 10 pohon);
- Jika umur tanaman 4-6 tahun, pupuk organik (40-60 kg/pohon), pupuk NPK (0,8-1,0 kg/pohon), dan pupuk mikro (3 cc/liter air untuk 5-10 pohon);
- Jika umur tanaman 7-10 tahun, pupuk organik (150-200 kg/pohon), pupuk NPK (1,5-2,0 kg/pohon), dan pupuk mikro (3 cc/liter air untuk 3-5 pohon);
- Jika umur tanaman >10 tahun, pupuk organik (200 kg/pohon), pupuk NPK (2,0-3,0 kg/pohon), dan pupuk mikro (3 cc/liter air untuk 2-3 pohon).
Cara Pemberian Pupuk
Kemampuan tanaman jeruk menyerap unsur hara yang diberikan, sesuai dengan perkembangan sistim perakarannya. Semakin bertambah umur tanaman, semakin besar pula kemampuan penyerapannya. Beberapa cara pemupukan:
- Dibuat alur melingkar tanaman selebar tajuk;
- Dibuat alur di sebelah kanan dan kiri tanaman (selebar tajuk) dan tanah di sekitar tanaman digemburkan terlebih dahulu.

Waktu Pemberian Pupuk
Pupuk diberikan pada dua fase, yaitu:
- Fase vegetatif (belum berproduksi), dengan pupuk anorganik (2 x 1 tahun, masing-masing ½ dosis anjuran) dan pupuk organik (1 x 1 tahun);
- Fase generatif/berproduksi, dengan pupuk anorganik (3 x 1 tahun), diberikan pada saat (1) inisiasi bunga pembentukan kuncup, dengan dosis 2/5 bagian; (2) pemasakan buah (8 bulan sejak inisiasi bunga), dengan dosis 1/5 bagian; dan (3) setelah panen (1-2 bulan setelah panen), dengan dosis sisanya. Sedangkan pupuk organik (1 x 1 tahun) diberikan pada awal musim hujan.
Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat)
Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian

Tanggal Artikel : 17-10-2014

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Manfaat Unsur Hara Makro Pada Tanaman Jeruk
  2. Manfaat Unsur Mikro Pada Tanaman Jeruk
  3. Pemangkasan Tanaman Jeruk
  4. Pengairan Dan Pengeringan Tanaman Jeruk