Materi Penyuluhan >> Tanaman Pangan >> Serealia >> Jagung >> Budidaya

Pemupukan Jagung Komposit di lahan kering

Sumber Gambar: www.google.com
Pemupukan jagung merupakan upaya untuk menyediakan unsur hara yang akan dimanfaatkan oleh tanaman jagung agar dapat berproduksi maksimal.

Pupuk utama yang diperlukan atau dibutuhkan selama proses pertumbuhan sampai proses produksi adalah yang mengandung unsur Nitrogen (N), Phospat (P) dan Kalium (K) baik yang berasal dari pupuk organik maupun pupuk an-organik dari pabrikan.

Sebelum melakukan pemupukan dan untuk mengetahui kebutuhan pupuk, maka kita dapat melakukan analisis tanah sehingga dapat menentukan berapa jumlah atau dosis pupuk yang diperlukan.

Pada lahan kering, umumnya tanaman jagung dapat dipupuk dengan pupuk organik maupun an-organik dengan dosis, waktu dan cara aplikasinya sebagai berikut :
1) Pupuk organik/kotoran ayam, yang diaplikasikan pada saat tanam sebanyak segenggam atau sekitar 25-50 gram per lubang. Penempatannya sebagai penutup benih. Kebutuhan pupuk organik per hektarnya dengan cara pemberian tersebut setara dengan 1.5 ton.
2) Pupuk an-organik semuanya bersumber dari pupuk tunggal yaitu Urea, SP-36 dan KCl. Dosis yang ditambahkan untuk Urea adalah 300-350 kg/ha; SP-36 sebanyak 100-150 kg/ha dan KCl sebanyak 100-200 kg/ha.
3) Waktu aplikasinya adalah sebagai berikut :
• Urea pada umur 7-10 hari setelah tanam (hst) sebanyak 100 kg/ha; SP-36 sebanyak 100-150 kg/ha dan KCl sebanyak 50-100 kg/ha.
• Pada umur 25-30 hst diberikan Urea sebanyak 100-150 kg/ha dan KCl sebanyak 50-100 kg/ha.
• Pada saat tanaman berumur 40-45 hst diberikan urea sebanyak 100 kg/ha.
4) Cara aplikasinya adalah sebagai berikut :
• Pada saat tanaman berumur 7-10 hst, Urea + SP-36 + KCl dicampur secara merata dan segera diaplikasikan dengan cara ditugal di samping tanaman dengan jarak sekitar 7.5-10 cm dengan kedalaman 5-7.5 cm kemudian ditutup tanah.
• Pada saat tanaman berumur 25-30 hst, Urea + KCl dicampur merata dan diaplikasikan dengan cara ditugal di samping tanaman dengan jarak sekitar 10-15 cm dengan kedalaman 5-7.5 cm kemudian ditutup tanah.
• Pada saat tanaman berumur 40-45 hst, pupuk Urea diaplikasikan dengan cara ditugal di samping tanaman dengan jarak sekitar 15-20 cm dengan kedalaman 5-7.5 cm kemudian ditutup tanah.
Dengan pemberian pupuk yang sesuai kebutuhan tanaman dalam arti tepat jenis dan tepat jumlah serta waktu pemberiannya yang tepat pula, maka diharapkan tanaman jagung akan dapat berproduksi maksimal sehingga dapat memberikan hasil produksi yang tinggi di dukung dengan harga yang baik, maka pendapatan petanipun akan meningkat.

Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Madya, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.com

Sumber:
1) http://balitsereal.litbang.deptan.go.id
2) http://www.google.co.id
3) http://4.bp.blogspot.com

Tanggal Artikel : 12-06-2013

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Pengembangan Jagung Komposit Di Lahan Kering
  2. Antisipasi Masalah Dalam Penerapan Ip 400 Tanaman Jagung
  3. Budidaya Jagung Ip 400
  4. Menangani Budidaya Tanaman Pangan Secara Besar-besaran