Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah

Pemeliharaan Tanaman Sirsak

Sumber Gambar: http://3.bp.blogspot.com
Pemeliharaan tanaman merupakan faktor terpenting dan lebih sulit dibandingkan dengan penanaman. Keberhasilan suatu pertanaman sangat dipengaruhi oleh pemeliharaan yang dilakukan mulai dari pemilihan benih hingga panen. Adapun salah satu pemeliharaan dengan penyiraman tanaman sirsak adalah sebagai berikut :

Tanaman memerlukan banyak air selama pertumbuhannya, temtama pada masa berbunga dan berbuah. Penyiraman dilakukan pada musim kemarau sejak tanaman masih kecil. Bibit masih dalam masa tumbuh diusahakan menghasilkan bentuk yang normal dan baik. Penyiraman akan meningkatkan kelembapan udara dan tanah di sekitar tanaman. Hal ini sangat penting selama musim panas setelah penanaman.
Tanaman besar di lapangan sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, karena sistem perakarannya mampu melakukan penetrasi ke dalam tanah guna mendapatkan air. Penyiraman cukup dilakukan selama 3-4 hari sekali guna merangsang tumbuhnya bunga dan buah. Kematangan buah juga sangat respon terhadap keadaan air. Umumnya, kebutuhan air tergantung pada jenis tanah, struktur tanah, dan umur tanaman.
Penggemburan tanah di sekeliling batang tanaman sangat penting jika tanahnya mengeras. Hal ini akan memudahkan pertukaran udara dan mempercepat peresapan air. Penggemburan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran.

Penyiangan dan Penggemburan
Penyiangan rumput-rumput liar dilakukan untuk menghilangkan inang hama dan penyakit dalam tanah dan perusak daun. Beberapa penyakit berinang pada gulma, maka sebaiknya penyiangan dilakukan secara rutin. Untuk mengurangi penyiangan pada perkebunan yang luas, sebaiknya di antara tanaman sirsak ditanami tanaman penutup tanah atau tanaman semusim yang ditanam secara tumpang sari.
Pembungkusan Buah
Buah sirsak sangat mudah diserang hama dan penyakit. Hama seperti ulat, semut hitam, atau kutu putih yang menutupi selumh permukaan kulit buah menyebabkan buah menjadi busuk dan rontok. Untuk menghindari serangan hama atau penyakit, maka perlu dilakukan penyemprotan insektisida pada bunga atau buah. Namun, bila buah telah besar jangan sekali-kali dilakukan penyemprotan, sebab akan menimbulkan residu pada buah. Sebaiknya, buah sirsak dibungkus dengan plastik, daun pisang, daunjati, kertas, atau bahan lainnya sejak buah masih kecil. Dengan pembungkusan diharapkan buah yang dihasilkan keadaannya sehat, bersih, dan berkualitas baik.
Pemangkasan
Pemangkasan sebenarnya merupakan seni membentuk tanaman agar didapat tanaman yang indah, memudahkan pemeliharaan, dan memudahkan pemanenan. Pemangkasan pada tanaman sirsak tidak mempakan suatu keharusan. Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang atau ranting tua dan mengering yang memsak pandangan atau mengganggu tumbuhnya cabang lain. Pada musim kemarau, tanaman akan banyak menggugurkan daun. Pada musim penghujan daun dari cabang barn akan tumbuh kembali. Cabang lama yang tidak dapat menumbuhkan daun dan cabang dapat dipangkas.
Sumber : Ir. Juhaeni Radi, Sirsak Budidaya dan Pemanfaatannya, Bandung, 1996

Tanggal Artikel : 13-02-2012

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Pemupukan Padatanaman Sirsak
  2. Perbaikan Kualitas Buah Sirsak
  3. Perbanyakan Tanaman Sirsak Secara Generatif
  4. Perbanyakan Tanaman Sirsak Secara Vegetatif