Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah >> Pisang

Teknologi Pengolahan Tepung Pisang

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Teknologi pengolahan tepung pisang dirancang untuk memberikan alternatif pengganti tepung terigu untuk diversifikasi produk olahan. Jenis pisang nangka dapat diolah menjadi tepung pisang dengan spesifikasi produk (kadar air 9,2%; kadar

gula 3,81%; kadar karbohidrat 81,51%; kasar serat 1,79 dan kalori 345,14 kkal/100gram), nilai rendemen diatas 25% (27,48%) dengan nilai tambah tepung sebesar 236,33%; Pemanfaatan tepung pisang sebagai bahan baku pembuatan produk olahan makanan seperti roti, biskuit, cookies, snack, cake, makanan bayi dan kue lainnya. Penggunaan tepung pisang dengan substitusi hingga 40% menghasilkan makanan bayi (MP-ASI) dengan nilai kalori sebesar 385 kkal/100g, protein 9,94%, karbohidrat 67,41%, lemak 8,5% dan serta 0,5%.

Tepung pisang dapat mensubstitusi pembuatan biskuit sebesar 42,5% dengan nilai energi sebesar 515,8%; kadar protein 7,70%, lemak 29,92% dan karbohidrat 53,93%. Formula snack memerlukan tambahan tepung pisang 25-70% dengan nilai energi 385,84-560,27 kkal/100g dan tepung pisang dapat mensubstitusi pada pembuatan roti sebesar 15%, dengan nilai energi berkisar antara 261,29 – 375,81% dan kadar protein 8,05-11,02%. Tepung pisang dapat tahan disimpan selama 8,3 bulan dalam kemasan plastik PE pada kondisi suhu penyimpanan T = 30°C dan RH 75% dan apabila disimpan pada suhu dan RH lebih rendah akan lebih panjang lagi umur simpannya.


Sumber : Dian Histifarina, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat, 100 inovasi pertanian spesifik lokasi

Tanggal Artikel : 09-01-2012

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Teknologi Pengelolaan Lahan Alang-alang Untuk Kebun Pisang
  2. Peran Penyuluh Dalam Peningkatan Pendapatan Petani Pisang Mas Melalui Teknologi Dan Informasi Pertanian
  3. Manfaat Tanaman Pisang
  4. Penyiapan Bibit Pisang Anakan Dan Bonggol