Materi Penyuluhan >> Tanaman Pangan >> Padi

Padi Hibrida Varietas Hipa 11

Sumber Gambar: Ibrahim Saragih di Lapangan
Varietas padi hibrida dari hasil persilangan yang dilakukan para ahli peneliti di pusat penelitian tanaman padi telah banyak dilepas, salah satunya adalah varietas padi Hibrida varietas Hipa 11 yang berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2559/ kpts/SR.120/ 7/2010 dilpeas sebagai varietas unggul dengan nama Hipa 11.

 

Keunggulan padi Hibrida varietas Hipa 11 seperti varietas lainnya juga, yang secara bertahap mengalami perbaikan dan keunggulan dari yang sebelumnya. Keunggulan tersebut dalam hal ; produksi tinggi, kerontokan sedang, dan tahan rebah. Secara rinci dekripsipadi padi Hibrida varietas HIPA 11 akan diuraikan di bawah ;

 

Deskripsi Padi Hibrida Varietas Hipa 11

Asal : H64
Golongan : Cere
Umur Tanaman : ± 114 Hari
Bentuk Tanaman : Tegak
Tinggi Produktif : ± 97,5 cm
Anakan Produktif : ± 20 Batang
Warna kaki : Hijau
Warna telinga daun : Putih
Warna lidah daun : Hijau
Warna daun : Hijau
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun : Tegak
Posisi daun bendera : Tegak
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan
Kerontokan : Sedang
Bentuk gabah : Ramping
Warna gabah : Kuning emas
Jumlah gabah per malai : ± 147 butir
Rata - rata hasil : 8,4 ton / ha GKG
Potensi hasil : 10,6 ton / ha GKG
Berat 1000 butir : ± 25,9 gram
Tekstur nasi : Pulen
Kadar amilosa : ± 20,1 %
Ketahanan terhadap hama : Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3.
Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipeVIII, serta rentan terhadap virus tungro
Pemulia : Satoto; Murdhani Direja ; Sudibyo T.W Utomo ;
Yuni Widyastuti; Indrastuti AR;
Peneliti : Triny S. Kadir ; Agus Setyono; Prihadi Wibowo ;Baehaki.
Teknisi : Samardi ; Munada Mistadinata; Cecep Suparman ; Aa Abdul Somad; Wasidi ;Prima ; Endang S
Pengusul : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dengan PT. Petrokimia.

 

Dari deskripsi padi Hibrida varietas Hipa 11 tersebut di atas terlihat bahwa umur sampai dapat dipanen lebih kurang ± 114 hari, artinya varietas hipa 11 dapat dipanen bisa lebih cepat atau lebih lambat dari ± 114 hari tergantung dari kondisi iklim, kesuburan tanah di lapangan dan teknik budidaya yang dilakukan. Produktivitas hasil dapat mencapai 10,6 ton/ha GKG dan rata - rata hasil sebesar 8,4 ton/ha GKG, artinya jika budidaya tanaman padi Hibrida varietas hipa 11 dikelola dengan baik maka dapat menghasilkan produksi padi sampai sebesar 10,6 ton/ha GKG. Memiliki isi gabah banyak dengan berat 1000 butir butir adalah 25,9 gram, dan mempunyai ukuran malai panjang serata mempunyai tekstur nasil yang pulen.

 

Varietas ini Hipa 11 agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipeVIII, serta rentan terhadap virus tungro dan wereng coklat, disarankan kepada para petani di lapangan yang menanam padi Hipa 11 supaya mengantisipasi serangan tungro dan wereng coklat sedini mungkin dengan jalan menggunakan pestisida organik atau pestisida alami. Dapat juga dilakukan dengan jalan melakukan pergiliran tanaman antara tanaman padi dengan tanaman palawija, untuk memutus rantai hama penyakit tanaman padi di lapangan.

Oleh ; Dr. H. Ibrahim Saragih / Penyuluh pertanian
Sumber : SK Menteri Pertanian No 2559 kpts/ SR.120/7/2010

Tanggal Artikel : 08-11-2011

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Padi Rawa Varietas Inpara 5
  2. Perangkat Uji Tanah Sawah (puts)
  3. Ramuan Pestisida Organik Untuk Serangga
  4. Mencegah Hama / Penyakit Padi Dengan Pestisida Nabati