Materi Penyuluhan >> Tanaman Pangan >> Padi

Padi Hibrida Varietas Hipa 10

Sumber Gambar: Ibrahim Saragih di Lapangan
Varietas padi hibrida yang sudah banyak dilepas dari hasil persilangan yang dilakukan para ahli peneliti di pusat penelitian tanaman padi, salah satunya adalah padi hibrida varietas Hipa 10. Karena keunggulan dari berbagai komponen maka berdasarkan Keputusan Meteri Pertanian Nomor 2558 / kpts/ SR. 120/ 7/2010 padi hibrida H47 dilepas sebagai varietas unggul dengan nama Hipa 10.

 

Keunggulan padi Hibrida varietas HIPA 10 seperti varietas lainnya juga, yang secara bertahap mengalami perbaikan dan keunggulan dari yang sebelumnya. Keunggulan tersebut dalam hal ; produksi tinggi, tahan rebah dan kerontokan sedang. Secara rinci dekripsipadi Padi Hibrida Varietas HIPA 10 akan diuraikan di bawah ;

 

Deskripsi Padi Hibrida Varietas Hipa 10

Asal : H47
Golongan : Cere
Umur Tanaman : ± 114 Hari
Bentuk Tanaman : Tegak
Tinggi Produktif : ± 97 cm
Anakan Produktif : ± 20Batang
Warna kaki : Hijau
Warna telinga daun : Putih
Warna lidah daun : Hijau
Warna daun : Hijau
Permukaan daun : Kasar
Posisi daun : Tegak
Posisi daun bendera : Tegak
Warna batang : Hijau
Kerebahan : Tahan
Kerontokan : Sedang
Bentuk gabah : Ramping
Warna gabah : Kuning emas
Jumlah gabah per malai : ± 145 butir
Rata - rata hasil : 8,1 ton / ha GKG
Potensi hasil : 9,4 ton / ha GKG
Berat 1000 butir : ± 26,1 gram
Tekstur nasi : Pulen
Kadar amilosa : ± 19,7 %
Ketahanan terhadap hama : Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3.
Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipeVIII, serta rentan terhadap virus tungro
Pemulia : Satoto; Murdhani Direja ; Sudibyo T.W Utomo ;
Yuni Widyastuti; Indrastuti AR; Yudhistira Nugraha
Peneliti : Triny S. Kadir ; Agus Setyono; Prihadi Wibowo ;Baehaki SE;
Teknisi : Samardi ; Munada Mistadinata; Cecep Suparman ; Aa Abdul Somad; Wasidi ;Prima ; Endang S
Pengusul : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dengan PT. Petrokimia.

 

Dari deskripsi Padi Hibrida Varietas Hipa 10 tersebut di atas terlihat bahwa umur sampai dapat dipanen lebih kurang ± 114 hari, artinya varietas hipa 10 dapat dipanen bisa lebih cepat atau lebih lambat dari ± 114 hari tergantung dari kondisi iklim, kesuburan tanah di lapangan dan teknik budidaya yang dilakukan. Produktivitas hasil dapat mencapai 9,4 ton/ha GKG dan rata - rata hasil sebesar 8,1 ton/ha GKG, artinya jika budidaya tanaman padi Hibrida varietas Hipa 10 dikelola dengan baik maka dapat menghasilkan produksi padi sampai sebesar 9,4 ton/ha GKG. Memiliki isi gabah banyak dengan berat 1000 butir butir adalah 26,1 gram, dan mempunyai ukuran malai panjang serata mempunyai tekstur nasil yang pulen.

 

Varietas ini agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III, tetapi rentan terhadap wereng coklat dan virus tungro, disarankan kepada para petani dilapanga bila menanam padi hibrida Hipa 10 harus lebih dini mengantisipasi serangan wereng coklat dan tungro dengan jalan menggunakan pestisida hewani atau pestisida organik, bisa juga dengan jalan melakukan pergiliran tanaman padi dengan palawija sehingga memutus siklus hama penyakit padi di lapangan.

 

Oleh ; Dr. H. Ibrahim Saragih / Penyuluh pertanian
Sumber : SK Menteri Pertanian No 2558 kpts/ SR.120/7/2010

Tanggal Artikel : 08-11-2011

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Padi Hibrida Varietas Hipa 11
  2. Padi Rawa Varietas Inpara 5
  3. Perangkat Uji Tanah Sawah (puts)
  4. Ramuan Pestisida Organik Untuk Serangga