Materi Penyuluhan >> Tanaman Pangan >> Padi >> Padi Gogo >> Budidaya

Persyaratan Tumbuh Padi Gogo

Sumber Gambar:
Curah hujan
Ketersediaan air untuk padi gogo tidak dapat ditentukan sebagaimana halnya padi sawah irigasi. Sumber pengairan tanaman padi gogo bergantung sepenuhnya pada hujan, baik jumlah maupun distribusinya. Rendahnya curah hujan pada saat pertumbuhan tanaman menyebabkan produksi rendah.
Di beberapa negara, padi gogo tumbuh baik di daerah dengan curah hujan 875-1.000 mm per 3,5-4 bulan. Di Indonesia, curah dan periode hujan bervariasi, tidak hanya antar daerah tetapi juga di daerah itu sendiri. Curah hujan tahunan sebesar 1.000 mm atau 200 mm/bulan selama pertumbuhan cukup memadai bagi tanaman padi gogo untuk berproduksi. Bila curah hujan kurang dari 200 mm/bulan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Adakalanya curah hujan harian menjadi lebih penting dibanding curah hujan bulanan atau tahunan. Curah hujan harian 200 mm menyebabkan tanaman mengalami stres karena kondisi lahan yang terlalu lembab (moisture stress), dan tanaman menderita kekeringan bila tidak ada hujan
selama 20 hari.

Radiasi Surya
Tanaman padi gogo yang tumbuh pada musim berawan dan suhu 24-260C umumnya memberikan hasil yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan, makin tinggi radiasi surya pada saat tanaman dalam fase reproduktif sampai fase pemasakan gabah, makin baik hasil padi gogo. Di lain pihak, radiasi surya yang diharapkan mencapai 16,5 kcal/cm2 pada fase pengisian sampai fase pemasakan gabah jarang terjadi.

JenisTanah
Karakteristik lahan pada daerah pertanaman padi gogo cukup beragam sebagaimana halnya kondisi ikiim. Tekstur tanah bervariasi mulai dari pasir sampai liat, pH (kemasaman tanah) 3-10, kandungan bahan organik 1-50, kandungan garam 0-1, dan ketersediaan nutrisi bervariasi dari defisiensi akut sampai berlimpah.
Tekstur tanah mempengaruhi nilai kelembaban tanah melebihi sifat lainnya, kecuali topografi. Tekstur tanah merupakan hal yang penting di areal pengembangan padi gogo yang tidak punya pengikat untuk menahan kelembaban. Profil tekstur tidak saja di lapisan atas, tetapi juga di lapisan bawah. Jika bagian bawah tanah mempunyai cukup liat, maka fungsi tekstur lapisan atas menjadi berkurang.

Tanah Grumosol dan Andosol sangat peka erosi, sementara tanah Mediteran merah-kuning dan Regosol peka erosi. Litosol yang mempunyai solum dangkal dan biasanya berasosiasi dengan Regosol, Mediteran, dan Grumosol dapat dikatagorikan sebagai jenis tanah yang telah tererosi. Tanah Alluvial berada di bagian lembah dan tidak terancam erosi. Tanah Planosol pada dataran rendah yang berombak mempunyai kesuburan rendah dan berpeluang tererosi. Di antara jenis tanah tersebut hanya Latosol yang tahan erosi.

Profil Lahan Padi Gogo
Padi gogo dapat ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 800 m dari permukaan laut. Sebaran lahan padi gogo secara vertikal perlu diketahui karena menyangkut teknologi konservasi tanah dan air, baik pada lahan datar maupun berlereng Erosi dan fluktuasi ketersediaan air sangat menentukan kesuburan tanah, produktivitas, kemantapan, dan keberlanjutan produksi.
(Sumber: Pedoman SLPTT Padi Gogo BBPT Padi)

Tanggal Artikel : 04-11-2011

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Lahan Dan Pengolahan Tanah Padi Gogo
  2. Pemilihan Benih Dan Varietas Padi Gogo
  3. Perlakuan Benih Dengan Pestisida (seed Treatment)
  4. Waktu Tanam Padi Gogo