Materi Penyuluhan >> Peternakan >> Kambing >> Kesehatan

Pengelolaan Reproduksi Kambing

Sumber Gambar:
Diusahakan agar kambing bisa beranak minimal 3 kali dalam dua tahun. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah :
? Kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6-10 bulan, dan sebaiknya dikawinkan pada umur 10-12 bulan atau saat bobot badan mencapai 55-60 kg.
? Lama birahi 24-45 jam, siklus birahi berselang selama 17-21 hari.
? Tanda-tanda birahi: gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering dikibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak dan mau atau diam bila dinaiki. Bila birahi pagi, maka sore atau esok harinya harus dikawinkan.
? Perbandingan jantan dan betina 1 : 10.
? Dengan pengelolaan yang baik kambing dapat beranak 7 bulan sekali.
- Perkawinan kembali setelah melahirkan 1 bulan kemudian.
- Penyapihan anak dilaksanakan pada 3-4 bulan.

Mengawinkan ternak :
Saat yang baik untuk mengawinkan kambing adalah 12-18 jam setelah tanda-tanda berahi muncul/tampak. Untuk menghindari kegagalan perkawinan, campurkan betina berahi dengan pejantan dalam satu kandang. Hindarkan terjadinya perkawinan sedarah/ada garis keturunan yang sama antara kambing jantan dengan betina atau yang masih dekat hubungan kekerabatannya (anak dengan bapak, anak dengan induk, antar saudara kandung).

Ternak Melahirkan :
Tanda-tanda induk akan melahirkan :
- Pinggul mengendur.
- Ambing tampak besar dan puting susu terisi penuh.
- Alat kelamin (vulva) membengkak kemerah-merahan dan lembab.
- Gelisah, menggaruk-garuk tanah/lantai kandang dan sering mengembik.
- Nafsu makan menurun.

Persiapan perawatan kelahiran :
- Bersihkan kandang.
- Sediakan alas yang kering dan bersih untuk menyerap cairan yang keluar selama proses kelahiran (jerami, karung goni).
- Sediakan jodium tinctur untuk dioleskan pada bekas potongan tali pusar.
Proses kelahiran :
- Kantong ketuban pecah.
- Beberapa saat kemudian anak mulai keluar.
- Setelah anak lahir potonglah tali pusarnya dan oleskan jodium tincture pada bekas potongannya.
- Biarkan induk menjilati anak yang baru lahir, jika induk tidak mau menjilati bersihkan cairan yang menempel dengan menggunakan kain lap yang bersih dan kering.
- Bersihkan lubang hidung dan mulut anak kambing yang baru lahir agar mudah bernafas.

Perawatan anak yang baru lahir :
- Setelah anak lahir maka akan segera menyusu pada induknya. Sebaiknya anak dibantu untuk dapat segera menyusu induknya.
- Anak yang tidak segera menyusu dalam waktu 12 jam setelah lahir harus segera diberi susu pengganti kolostrum.
Pembuatan Susu Kolostrum Buatan :
Campurkan 0,25-0,5 liter susu sapi/susu bubuk dengan 1 sendok teh minyak ikan, 1 butir telor ayam dan setengah sendok makan gula pasir. Berikan dengan cara dicekok 3 - 4 kali sehari.

Balai Besar Pengkajian Badan litbang Pertanian

Tanggal Artikel : 20-09-2011

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Pengendalian Penyakit
  2. Kembung Perut Pada Kambing Dan Cara Pengendaliannya
  3. Kambing Laktasi Dan Perawatannya
  4. Menentukan Masa Perkawinan Kambing