Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah >> Durian

PEMANGKASAN, PENYERBUKAN BANTUAN, DAN PENJARANGAN BUAH UNTUK BERPRODUKSI BUAH DURIAN YANG BAIK

Sumber Gambar: Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika - Solok.

Buah durian menjadi salah satu buah unggulan di Indonesia, yang disukai banyak orang karena rasa daging buah yang enak dan aromanya yang khas. Disamping itu harganya masih dirasa tinggi oleh masyarakat, maka jika dikembangkan akan dapat menambah pendapatan. Tanaman durian dapat tumbuh berproduksi buah yang baik harus diperhatikan pemeliharaan pemangkasan, penyerbukan buatan, dan penjarangan buah.

Pemangkasan

Pemangkasan dalam budidaya tanaman durian terdiri dari pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi. Pemangkasan bentuk merupakan kegiatan memotong bagian tanaman durian yang tidak diinginkan sehingga tanaman mempunyai bentuk yang diinginkan. Tanaman durian diakukan pemangkasan setelah berumur 1 tahun dari saat penanaman benih di lahan/kebun. Cara membentuk pohon durian sebagai berikut: 1) Pilihlah batang utama yang lurus ke atas untuk dipelihara; 2) Potonglah calon cabang primer yang terlalu panjang, pertumbuhan tidak normal, tekena serangan hama dan penyakit; 3) Aturlah jarak cabang primer dengan cabang primer lainnya sekitar 40 – 60 cm dan potonglah cabang primer yang terlalu dekat; 4) Bentuklah tajuk mahkota menyerupai payung atau pyramid; 5) Cabang primer diarahkan pertumbuhannya supaya mendatar atau membentuk sudut sekitar 90o dengan batang utama, dengan cara mengikat pucuk cabang dengan tali yang diberi pemberat ke bawah; 6) Pertahankan tinggi pohon durian tetap antara 4 – 5 meter dari permukaan tanah dan jarak cabang primer paling bawah dengan permukaan tanah antara 0,7 – 1 meter; 7) Oleskan ter/pestisida pada bagian tanamam yang luka bekas pangkasan.

Sedangkan pemangkasan merupakan kegiatan memotong cabang/ranting yang tidak bermanfaat dan mengurangi pertumbuhan yang berlebihan, serta untuk mendukung keberlanjutan produksi durian. Pemangkasan ini dilakukan sejak tanaman durian mulai berproduksi dengan cara memotong: cabang yang bersudut kecil, cabang dan ranting yang terserang hama – penyakit, cabang dan tunas liar yang tumbuh tidak pada tempatnya, dahan dan ranting yang jaraknya rapat serta tumbuh bersilangan maupun yang tumbuhnya kea rah dalam tajuk atau ke arah bawah.

Penyerbukan Bantuan

Penyerbukan bantuan merupakan kegiatan pengaturan pembungaan tanaman durian. Penyerbukan bantuan dilakukan karena banyak tanaman durian yang berbunga, tetapi gagal berbuah atau buahnya tidak normal. Hal ini berkaitan dengan kegagalan penyerbukan karena semakin berkurang serangga yang membantu proses penyerbukan alami. Selanjutnya untuk memperoleh buah durian dengan mutu yang baik terutama bentuk dan ukuran normal, perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya: 1) Kumpulkan serbuk sari dari bunga durian yang digoyang-goyangkan di atas wadah yang bersih; 2) Campurkan serbuk sari dengan tepung tapioka, terigu, atau tepung lainnya dengan perbandingan 3 : 7; 3) Masukkan campuran serbuk sari dan tepung ke dalam alat pengembus, lalu embuskan ke bungan betina pada malam hari antara pukul 19.00 – 21.00 dan saat tidak turun hujan, jika pengembusan ditunda lakukan penyimpanan serbuk sari di dalam lemari es pada suhu 15oC.

Penjarangan Buah

Penjarangan buah merupakan kegiatan mengurangi jumlah buah per kelompok buah agar mendapatkan produksi buah durian yang bermutu terutama besar dan bentuk normal, Penjarangan buah durian dilakukan pada saat buah sebesar buah tenis atau berdiameter sekitar 5 cm, caranya: 1) Setiap kelompok buah durian dipelihara 1 – 2 buah yang bentuknya normal, sehat, dan bebas dari serangan hama – penyakit, lainnya dipetik dan dibuang; 2) Buatlah jarak antar kelompok buah dalam satu cabang 20 – 30 cm.

Demikian uraian tentang beberapa pemeliharaan kegiatan yang dapat sebagai acuan oleh petani dalam mengembangkan tanaman durian. Dalam budidaya tanaman perlu dicatat setiap kegiatan yang dilakukan, sebagai dokumentasi untuk acuan dalan pemeliharaan maupun pengembangan lebih lanjut. Selamat mencoba, semoga sukses.

Penulis: Susilo Astuti H. – Pusluhtan.

Daftar Pustaka:
Anonim. Buku Pintar Budi Daya Tanaman Buah Unggul Indonesia. Jagakarsa – Jakarta Selatan: PT Agromedia Pustaka. 2009.
Budidaya Durian. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika - Solok, Puslitbang Hortikultura, Balitbangtan. 2012.
Penerapan Teknologi Produksi Durian. Direktorat Budidaya dan Pascapanen Buah, Ditjen. Hortikultura, Kementan. 2013.

Tanggal Artikel : 31-10-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Hama Tanaman Penyerang Durian Dan Pengendaliannya
  2. Tips Mengkombinasi Buah Durian
  3. Jenis Durian Unggul Dari Indonesia
  4. Jenis-jenis Durian Dari Jawa Barat