Materi Penyuluhan >> Peternakan >> Ayam Buras >> Bibit

MENGENAL AYAM TOLAKI DAN AYAM ARAB SILVER

Sumber Gambar: 2. http://7kyr.ru/kury/porody/brekel-1112.html, dody94.wodpress.com

Indonesia merupakan Negara yang akaya akan keanekaragaman hayati, diantaranya adalah jenis-jenis ayam, baik ayam lokal asli Indonesia maupun ayam lokal introduksi yang telah beradaptasi lama di Indonesia. Beberapa jenis ayam yang biasa digunakan untuk ayam lokal komersial sebagai penghasil daging dan telur diantaranya ayam kampung tolaki dan Ayam Arab Silver.
Ayam Kampung Tolaki
Ayam kampung tolaki mempunyai ciri spesifik bentuk tubuh tampak langsing, kekar dan berotot, punggung agak panjang, sayap menempel rapat disisi badan. Bentuk kepala kecil, bulat berparuh pendek, kuat. Mata berukuran sedang dan tajam dengan ekspresi berani. Bulu ekor panjang melengkung dan cukup lebat. Bentuk kaki langsing, panjang dan kokoh dengan telapak kaki seimbang. Warna bulu bervariasi (tidak spesifik), pada ayam jantan didominasi warna merah kecuali pada bagian dada. Perut dan ekor berwarna hitam. Warna bulu pada ayam betina bervariasi mulai warna coklat dengan kombinasi kuning, hitam (tipe liar), serta campuran dari beberapa warna. Warna paruh kuning gelap atau kekuningan. Jengger kecil bergerigi sebagian besar berbentuk pea (kacang kapri. Cuping telinga dan pial juga kecil dan menempel rapat pada kepala. Leher panjang, tegak dan kokoh tertutup bulu yang menempel ketat. Bobot badan dewasa jantan sekitar 1,4 – 2,0 kg dan ayam betina sekitar 0,6 – 1,6 kg. Keunggulan ayam Tolaki sebagai tipe dwiguna penghasil daging dan telur.
Ayam Tolaki terdapat di Sulawesi Tenggara. Ayam ini biasa digunakan penduduk setempat sebagai ayam aduan. Melihat pada sosok tubuh dan sifatnya, ayam ini diduga sebagai hasil silangan ayam Hutan Merah dengan ayam lokal setempat. Tubuh tinggi langsing.Pola warna bulu ayam lokal jantan dewasa mirip dengan ayam Hutan Merah (Gallus gallus gallus ). Perilaku ayam lokal Tolaki amat lincah dan liar. Bertelur 20 butir per musim.
Produktivitas ayam Tolaki mempunyai bobot dewasa jantan sebesar 1,7 kg, bobot dewasa betina sebesar 1,2 kg, produksi telur 120 butir per tahun dengan rataan bobot telur sebesar 40 gram dan umur pertama bertelur adalah 6 bulan.
Ayam Arab Silver
Ayam Arab Silver termasuk ayam lokal petelur. Ayam ini pada mulanya dikembangkan oleh seorang peternak di Batu, Malang (Jawa Timur). Bentuk badannya segi empat mirip kotak, jenggernya berbentuk wilah (single/tunggal) dan berwarna merah. Bulu badannya tebal dengan variasi warna bulu dari leher sampai kepala putih (seperti jilbab) sedikit bertotol-totol hitam, sedangkan dari badan sampai ekor bertotol-totol hitam dengan garis-garis agak hitam (barred). Warna lingkar mata hitam, warna kulit, shank dan paruh kehitaman.
Ayam Arab Silver jantan mempunyai badan setinggi 30 cm, sedangkan yang betina hanya 22-25 cm. Ayam Arab memiliki sifat yang lincah dan riang. Ayam arab berkokok nyaring, mudah rebut, dan lari beterbangan jika ketenangan terganggu.
Ayam Arab Silver mempunyai keunggulan sebagai produsen Telur. Bobot dewasa jantan sebesar 1,7 kg, sedangkan bobot betina dewasa sebesar 1,4 kg. Produksi telur cukup tinggi yaitu sebesar 230 butir/tahun, namun bobot telurnya agak kecil yaitu sebesar 35 gram. Umur pertama bertelur dicapai pada umur 5 bulan.
Secara genetis ayam arab tergolong rumpun ayam lokal yang unggul, karena memiliki kemampuan produksi telur yang tinggi. Kebanyakan masyarakat memanfaatkan ayam Arab ini untuk menghasilkan telur bukan daging karena ayam arab memiliki warna kulit yang kehitaman dan daging yang tipis dibanding ayam lokal biasa sehingga dagingnya kurang disukai masyarakat.
Ciri spesifik ayam Arab Silver
Ayam Arab Silver mempunyai warna bulu putih hitam lurik (barred) keperakan, bulu leher putih seperti jilbab, warna lingkar mata hitam, warna kulit, shank dan paruh kehitaman. Ayam Arab tidak mempunyai sifat mengeram.
Keunggulan Ayam Arab Silver
Keunggulan ayam Arab adalah sebagai penghasil telur yang baik. Produksi telur dapat mencapai 230 butir/ekor/tahun, namun bobot telur yang dihasilkan agak kecil yaitu sebesar 35 gram/butir. Ayam Arab termasuk ayam yang cepat dewasa kelamin, umur pertama bertelurnya dimulai pada umur 5 bulan. (Suwarna-Pusluhtan)

Sumber :
1. Sartika,Tika, 2016 " Sumberdaya genetik ayam lokal Indonesia dan prospek pengembangannya", Jakarta IAARD. Balitbangtan.
2. http://7kyr.ru/kury/porody/brekel-1112.html, dody94.wodpress.com

Tanggal Artikel : 08-10-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Memilih Bibit Ayam
  2. Bibit Ayam Buras
  3. Peremajaan Ayam Buras Petelur
  4. Alternatif Pilihan Budidaya Ayam Buras