Materi Penyuluhan >> Peternakan >> Domba >> Bibit

BUDIDAYA PEMBIBITAN KAMBNG OMBA

Sumber Gambar: www.google .com

Kambing domba merupakan salah satu sumber protein hewani yang juga menjadi alternatif pilihan konsumen dalam memenuhi kebuuhan gizi pangan hewani. Artinya peluang bagi petani untuk mengelola usaha pembibitan kambing domba guna memenuhi kebutuhan bibit kambing domba yang diperlukan petani pembudidaya kambing domba. Permintaan selera konsumen yang beralih pada daging kambing muda yang mempunyai citarasa beraoma lembut tentunya diperlukan bibit kambing domba yang mampu menghasilkan daging kambing domba berkwalitas. Artinya pengelolaan usaha pembibitan kambing domba dituntut mampu menyediakan bibit kambing unggul yang memenuhi persyaratan 1) berasal dari hasil perkawinan buatan biasa dikenal dengan nama IB ( Inseminasi Buatan ) dan kawin alam. Perkawinan alam teknologi yang dianjurkan menggunakan ratio perbandingan jantan : betina harus mengacu pada jantan : betina 1: 10 Artinya seekor pejantan kambing domba dapat melayani 10 ekor kambing domba betina. Untuk perkawinan kambing domba secara IB menggunakan semen beku atau semen cair pejantan yang sudah teruji kualitasnya dan dinyatakan bebas penyakit hewan menular..

Pemeliharaan pembibitan kambing domba
Kambing domba berumur kurang dari 3 minggu harus diberikan susu kolustrum dan jika induk kambing domba tidak memberikan susu sendiri dianjurkan digantikan dengan susu bubuk. Kehidupan anak kambing domba pra sapih berada dikandang beralas jerami agar tidak kedinginan. Pakan yang diberikan pada kambing domba berumur 3-8 minggu harus pakan halus. Setelah anak kambing domba berumur 8 minggu bisa dikenalkan dengan hijauan pakan ternak. Pada anak kambing domba berumur 3 bulan dilakukan penyapihan pakan yang diberikan berupa hijauan pakan ternak dan sedikt konsentrat, air minum diberikan secukupnya agar tidak stress.
Kambing domba muda berada dalam kandang yang dikelompokkan sesuai umur dan jenis kelamin. Pakan yang diberikan berupa hijauan pakan ternak dan konsentrat dengan jumlah yang diberikan sesuai standrad yang dianjurkan, air minum diberikan secukupnya. Perawatan kuku kulit dan bulu dilakukan secara rutin. Vaksinasi dan pemberian obat cacing dilakukan secara berkala. Induk kambing domba dewasa digolongkan menjadi kambing domba 1) induk kering ,2) induk bunting,3) induk laktasi 4) pejantan, masing masing mempunyai perlakuan pemeliharaan yang berbeda. Induk kambing domba kering dianjurkan untuk diberikan pakan ekstra satu minggu sebelum dan sesudah kambing domba dikawinkan. Pada kambing domba bunting diajurkan diberikan air minum yang cukup dan pemberian pakan berkwalitas pada akhir masa sepertiga kebuntingan. Pada masa induk kambing domba bunting tua dianjurkan kandang dilengkapi dengan kandang beranak yang nyaman. Untuk induk kambing domba laktasi pemberian pakan dianjurkan yang berkwalitas jumlah pemberian pakan sesuai dengan jumlah anak yang dilahirkan. Pengaturan pemberian air susu induk juga harus diperhitungkan dengan jumlah anak. Kandang induk kambing domba yang dikelola sebagai kambing domba perah harus dipisahkan dengan kandang anak. Kambing domba jantan kandang harus terpisah merupakan kandang individu. Pakan yang diberikan pada kambing domba pejantan harus ekstra kwalitas yang diberikan sebelum dan sesudah dikawinkan.

Seleksi Pembibitan Kambing Domba
Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam pemilihan bibit kambing domba dapat dilakukan dengan seleksi pemilihan calon bibit yang berkualitas. Seleksi kambing domba induk a) mampu menghasilkan anak secara teratur 3 kali dalam 2 tahun, b) frekuensi beranak kembar relatif tinggi; c) total produksi anak sapihan di atas rata-rata. Pemilihan kambing domba pejantan a) libido dan kualitas spermanya baik, b) performan individu sesuai dengan standar masing masing. Seleksi kambing domba calon induk a) bobot badan umur 6-9 bulan di atas rata-rata; b) pertambahan bobot badan pra dan pasca sapih di atas rata-rata; Untuk pemilihan kambing domba calon pejantan a) bobot badan umur 6 - 12 bulan di atas rata rata; b) pertambahan bobot badan pra dan pasca sapih di atas rata-rata; c) libido dan kualitas spermanya baik,
Cara yang mudah untuk mendapatkan bibit kambing domba berkwalitas dapat dilakukan petani dengan cara mengafkir kambing domba yang tidak memenuhi persyaratan sebagai kambing domba calon bibit.
Kambing domba yang masuk pada katagori diafkir menurut Direktorat Perbibitan Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian diantaranya a) kambing domba induk yang tidak lagi produktif , b) keturunan kambing domba jantan yang tidak memenuhi persyaratan sebagai calon bibit, c) kambing domba betina yang tidak memenuhi persyaratan sebagai bibit, d) kambing domba muda yang tidak memenuhi persyaratan sebagai bibit. Kambing domba yang masuk katagori diafkir dapat dikelola sebagai budidaya kambing domba yang digemukkan untuk penghasil daging,

Priwanti PP BPPSDMP Kementan

Sumber
Pedoman Pembibitan Kambing dan Domba Yang Baik ,Direktorat Perbibitan Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, 2014

 

Tanggal Artikel : 12-09-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Persyaratan Bibit Ternak Domba