Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah >> Pisang >> Penanaman

SYARAT TUMBUH DAN PENANAMAN PISANG KEPOK

Sumber Gambar: belajarberkebun.com.

Pisang kepok termasuk salah satu jenis pisang unggulan di Indonesia. Pisang ini dibedakan menjadi pisang kepok kuning (juga disebut merah) dan pisang kepok putih. Pisang kepok kuning banyak disukai orang, karena daging lebih padat dan rasa lebih enak (manis), sehingga permintaan tinggi di pasar-pasar tradisonal maupun modern. Para petani perlu didorong untuk mengembangkan pisang kepok kuning yang biasanya sebagai pisang olahan.Pisang kepok bisa tumbuh dimanapun, namun apabila ingin mendapatkan kualitas yang bagus maka perlu memahami syarat tumbuh dan cara penanaman yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh Pisang Kepok
Aspek yang pertama ini merupakan aspek yang paling penting dan paling berpengaruh agar budidaya pisang kepok berjalan sukses.
1. Syarat Tumbuh Pisang Kepok
Tanaman pisang kepok dapat tumbuh dimana saja, bisa di lahan basah maupun kering karena batangnya dapat menyimpan cadangan air. Namun lebih cocok di daerah dengan ketinggian 1.000 – 2.000 meter dpl, iklim tropis basah, lembab dan panas dengan curah hujan antara 1520 - 3800 mm/tahun, namun hanya dua bulan kering. Perlu diperhatikan juga curah hujan yang harus seimbang dengan posis tinggi tanaman, karena jika lahan pohon pisang kepok tergenang air akan menyebabkan pohon cepat rusak bahkan membusuk. Selain itu, aspek angin juga perlu diperhatikan yaitu jangan menaman pohon pisang kepok di wilayah yang sering terkena angin kumbang (angin kecepatan tinggi), karena dapat merusak bagian daun yang akan berdampak pada pertumbuhan maupun produksi pisang.
2. Cara Penanaman
Cara penanaman pisang kepok meliputi: pemilihan bibit, penyiapan dan pengolahan media tanam, dan penanaman pisang.
Pemilihan Bibit
Pisang menghasilkan tunas-tunas baru dan berkembang biak secara vegetative, yaitu bibit untuk ditanam berasal dari tunas maupun bonggol. Menanam pisang pilihlah bibit pisang kepok kuning yang unggul agar mendapatkan kualitas produksi pisang yang baik. Kriteria bibit yang baik, antara lain: 1) Tunas setinggi 1 – 1,5 meter dengan daun masih menggulung dan hindari jika daunnya sudah melebar; 2) Berasal/diambil dari pohon pisang kepok yang telah dewasa, yaitu telah memiliki bakal bunga dan juga bonggol yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan; dan 3) Kualitas buah bagus dan banyak buahnya.
Penyiapan Media Tanam
Media tanam merupakan tanah tempat tumbuh tanaman yang perlu disiapkan dengan baik agar tanaman tumbuh dan produksinya bagus. Pisang kepok agar produksinya bagus harus ditanam di tanah yang subur, yaitu tanahnya gembur dan banyak mengandung unsur haranya. Selain itu, tanah harus dirawat secara berkala dengan menggemburkannya dan diberikan pupuk.
Sebelum tanam, media tanah pisang kepok harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu, antara lain: 1) Membersihkan gulma (tumbuhan pengganggu tanaman: semak-semak, rumput-rumput, dan tumbuhan lainnya); 2) Membasmi hama yang dapat merusak batang dan buah pisang; dan 3) Membuat aliran air agar tidak terjadi genangan air di kebun saat hujan. Di tanah miring, agar dibuatkan sengkedan/teras yang disesuaikan dengan kontur/kemiringannya. Sebaiknya pembuatan sengkedan ditanami rerumputan atau lamtora agar tidak terjadi erosi. Lamtoro bagi tanaman pisang sangat berfungsi sebagai penahan angin agar tidak merusak daun pisang dan dapat menambah unsur Nitrogen dalam tanah yang baik untuk kehidupan tanaman. Menanam pohon pisang pada tanah yang sering mengalami erosi, akan mengganggu produksi dan mengurangi hasil panen.
Penanam Pisang Kepok
Setelah pemilihan bibit dan penyiapan media tanam selesai, maka dilakukan penanaman bibit pisang kepok. Bibit pisang kepok ditanam dengan jarak yang cukup lebar agar setelah 3 bulan dapat dimanfaatkan untuk pola tanam lorong, seperti tanaman sayuran yang dapat memberikan pendapatan jangka pendek dan keuntungan bagi petani. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm pada tanah basah atau gembur, sedangkan untuk tanah yang cukup berat dibuat kedalaman 50 x 50 x 50 cm, dan diperkirakan jarak antar bibit 3 × 3 meter. Penanaman pisang kepok sebaiknya pada musim hujan yang pada umumnya terjadi di bulan September sampai Oktober. Sebelum bibit pisang kepok ditanam, lubang tanam perlu ditaburi dahulu pupuk kandang antara 10 - 20 kg agar nantinya kualitas buah pisang saat dipanen menjadi maksimal.


Sumber informasi:
1. Pedoman Jaminan Mutu (Standar Prosedur Operasional Pisang). Direktorat Tanaman Buah, Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura. 2003.
2. Heri Harti, dkk. Acuan Standar Operasional Produksi Pisang. Bogor: Pusat Kajian Buah-Buahan Tropika, Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat, Institut Pertanian Bogor. 2007.
3. Nina Mulyati, dkk. Teknologi Budidaya Pisang. Bogor: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2008.
4. Agro Media. Budi Daya Tanaman Buah Unggul Indonesia. PT Agromedia Pustaka. Cetakan Pertama. 2009.
5. Dari berbagai sumber.

Tanggal Artikel : 02-08-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Pemilihan Dan Penyediaan Bibit Pisang
  2. Syarat Tumbuh Tanaman Pisang
  3. Teknologi Sistem Tanam Dua Jalur
  4. Budidaya Tanaman Pisang