Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Buah

JENIS PISANG BANYAK UNTUK KONSUMSI BUAH SEGAR

Sumber Gambar: masakanpraktis.com

Pisang termasuk salah satu buah prioritas di Indonesia. Pada tahun 2018 Direktorat Jenderal Hortikultura akan mengembangkan tanaman pisang pada lahan seluas 1.000 hektar di 13 provinsi yang menyebar di 22 kabupaten/kota. Hal ini dilakukan karena pisang laku di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Terdapat dua kelompok jenis pisang di dalam negeri, yaitu pertama kelompok jenis pisang untuk bahan olahan dan kedua kelompok jenis pisang untuk konsumsi buah segar.

 

Berikut jenis-jenis pisang yang banyak untuk konsumsi buah segar di Indonesia, antara lain pisang ambon, pisang raja sereh, pisang mas, pisang mas kirana, pisang lampung, pisang barangan, sebagai berikut:

1. Pisang Ambon
Pisang ambon mempunyai 3 (tiga) jenis, yaitu pisang ambon lumut, pisang ambon putih, dan pisang ambon kuning.

Pisang ambon lumut bentuk buahnya lurus dan panjang kurang lebih 15 - 17 cm dengan diameter 42 mm. Kulit buah tebal dan berwarna hijau dari mentah sampai menjadi matang. Pisang ini mempunyai ciri khas mengeluarkan aroma sedap setelah buah berubah menjadi matang. Buah pisang ambon lumut tidak menyimpan biji sehingga anak-anak diperbolehkan untuk mengkonsumsi.

Pisang ambon putih sebutan di Indonesia, sedangkan di beberapa Negara seperti di Filipina dengan sebutan pisang ambon, di Malaysia disebut pisang embun, dan di Thailand disebut kluai hom dok mai. Setelah pisang matang, kulit buah akan berwarna kuning keputih-putihan dan daging buah berwarna putih kekuningan. Daging buah mempunyai rasa manis sedikit masam dengan aroma harum. Pisang ini dikonsumsi dalam bentuk segar setelah matang dan cenderung menjadi makanan penyaji tamu, bahkan dijadikan sebagai makanan pemula untuk bayi. Satu tandan pisang ambon putih berisi 10 – 14 sisir, beratnya 15 – 25 kg, dan setiap sisir terdiri dari 14 – 24 buah. Pisang ambon putih dapat dipanen dalam jangka waktu 163 hari setelah berbunga. Suhu penyimpanan buah optimum 14oC dan daya simpannya 14 – 17 hari.

Pisang ambon kuning mempunyai ukuran yang cukup besar dan bentuk buah membengkok keatas. Kulitnya tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, setelah matang berwarna kuning. Daging buah berwarna kuning putih sedikit kemerahan, rasanya cukup manis dan aroma wangi. Biasanya pisang ini disajikan untuk makanan penutup atau camilan. Setiap tandan dapat menghasilkan 129 buah.

2. Pisang Raja Sereh
Pisang raja sereh yang telah matang, kulit pisang tipis dan berwarna berubah menjadi coklat yang dipenuhi dengan bintik-bintik gelap. Sedangkan buahnya berwarna putih sampai kekuningan kecoklatan dan jika dimakan terasa lunak serta rasanya manis agak sedikit asam dengan aroma khas. Rasa asam tersebut karena daging buah menyimpan banyak nutrisi yaitu: setiap satu buah pisang sereh mengandung 110 kkal energi, 1,2 gr protein, 31,1 gr karbohidrat, 0,2 gr lemak, 7 mg kalsium dan 29 mg fosfor. Selain itu pisang sereh juga menyimpan banyak vitamin A, B10 dan vitamin C.

3. Pisang Mas
Pisang mas berukuran kecil dengan diameter/garis tengah 3 – 4 cm dengan ujung agak bulat. Satu tandan antara 5 – 9 sisir, berat per tandan 8 – 12 kg, dan setiap sisir berisi sekitar 18 buah. Kulit buah tipis, berwarna hijau saat masih mentah dan setelah matang berubah menjadi kuning keemasan. Daging buah pisang lunak, rasanya sangat manis, beraroma harum. Di Indonesia, pisang mas biasanya dikonsumsi setelah matang dalam bentuk segar (tidak diolah terlebih dahulu) sebagai makanan penutup setelah makan siang. Pisang mas baik dikonsumsi bagi anak-anak guna untuk memperlancar pencernakan. Salah satu varietas pisang mas yang terkenal pisang mas kirana yang lebih tahan lama, sehingga pisang ini lebih siap untuk dijadikan komoditas ekspor.

4. Pisang Lampung
Pisang lampung tidak jauh beda dengan pisang mas, bedanya ukuran agak kecil dan bagian ujung agak lancip. Pada setiap tandan pisang ini terdapat 6 - 8 sisir dan setiap sisir menghasilkan hingga 18 - 20 buah. Pisang lampung matang mempunyai rasa daging sangat manis, cocok dikonsumsi setelah makan dalam bentuk segar (tidak diolah dahulu).

5. Pisang Barangan
Buah pisang barangan dibedakan menjadi pisang barangan berwarna kemerahan dan berwarna kuning. Pisang barangan berwarna kemerahan mempunyai buah lebih banyak, rasanya lebih enak, dan aroma lebih harum disbanding dengan pisang barangan berwarna kuning. Satu tandan mempunyai berat 9 – 20 kg dan terdiri dari 5 – 12 sisir. Biasanya pisang ini cenderung menjadi makanan istimewa di dalam sebuah acara-acara pesta. Pisang barangan ini menjadi komoditi unggulan di Sumatera Utara. Pisang barangan mengandung gizi yang cukup baik untuk kesehatan tubuh. Di dalam 100 gram pisang barangan menyimpan 110 kal energi, 25,8 gr karbohidrat, 1,2 gr protein dan 3 gr vitamin C.


Sumber informasi:
1. Heri Harti, dkk. Acuan Standar Operasional Produksi Pisang. Bogor: Pusat Kajian Buah-Buahan Tropika, Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat, Institut Pertanian Bogor. 2007.
2. Nina Mulyati, dkk. Teknologi Budidaya Pisang. Bogor: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2008.
3. Agro Media. Budi Daya Tanaman Buah Unggul Indonesia. PT Agromedia Pustaka. Cetakan Pertama. 2009.
4. Dari berbagai sumber.

Tanggal Artikel : 02-08-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Teknologi Perbanyakan Duku Dengan Sambung Pucuk
  2. Teknologi Pembibitan Duku
  3. Jenis-jenis Sirsak
  4. Hama Pada Tanaman Sirsak