Materi Penyuluhan >> Tanaman Pangan >> Serealia >> Jagung >> Budidaya

Penanaman Jagung Secara Baik Guna Mendapatkan Benih Unggul

Indonesia telah sukses swasembada jagung, oleh sebab itu kelebihan produksinya diekspor ke negara lain seperti Malaysia dan Filipina. Keadaan ini tentunya harus dipertahankan. Oleh karena itu Indonesia terus menggenjot produksi jagung secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia dan Filipina. Kedua negara ini membutuhkan pasokan jagung hingga 4 juta ton (Malaysia sebanyak 3 juta ton dan Filipina 1 juta ton) senilai Rp 12 triliun dari Indonesia.
Guna mendukung hal tersebut tentunya persiapan benih jagung harus jadi perhatian kita bersama. Bibit tentunya harus baik dari varietas unggul. Bibit unggul ditentukan oleh faktor genetik (keturunan) maupun faktor fisiknya (kemampuan berkecambah yang tinggi, kadar air rendah, bersih dan bebas dari kotoran). Sebaiknya untuk mendapatkan benih yang bagus, disarankan beli dari tempat pemuliaan, sebab bila kita menggunakan benih dari pertanaman sebelumnya, akan mengalamin pengurangan/penurunan kualitas/mutu. Benih yang unggul dapat dibeli pada toko sarana produksi pertanian, distributor benih atau Balai Benih Induk (BBI). Namun bahgaimana kalau terpaksa hal tersebut sulit dilakukan, tentunya perlu upaya untuk menyiapkan benih sebaik mungkin. Tentunya apa yang harus dilakukan? Tentunya memilih bibit jagung yang baik. Bibit jagung yang baik mempunyai ciri-ciri antara lain a. Tongkol diambil dari tanaman jagung induk yang sehat, kuat dan telah tua. b. Tongkol jagung yang tua berukuran besar, panjang dan langsing.c. Klobot rapat dari ujung sampai pangkal daun jagung.d. Biji terletak dalam barisan yang lurus, e Tongkol memiliki rambut yang banyak .f. Tongkol sudah dijemur sampai kering.
Bagaimana untuk mencegah agar benih tidak berjamur?
Untuk mencegahnya gunakan fungisida, atau insektisida yang berguna untuk membasmi jamur. Misalnya untuk mencegah bulai, dengan cara sebagai berikut: a. Sediakan air sebanyak 1 liter, b. masukkan dalam air tersebut 5 g Ridomil, c. Masukkan biji jagung kedalam larutan tersebut. d. rendam benih selama 15 menit
e. setelah itu keringkan sampai kering dengan cara dijemur.
Bagaimana memproduksinya? Tetunya perlu persiapan yang bagus mulai dari pengolahan lahan agar diolah yang sebaik mungkin agar dapat Menyediakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangbiakkan jagung, memperbaiki sifat fisik tanah.dan mencegah pertumbuhan gulma dan tanaman pengganggu.
Setelah tanah diolah dengan baik maka selanjutnya dibuat bedengan dengan ukuran yang sesuai dengan luas lahan. Di antara bedengan dibuat parit untuk pengaturan pengairan, yang dalamnya 20 cm dan lebarnya 40 cm. Kemudian dilakukan pembuatan lubang tanam dengan menggunakan tugal/batang kayu. Pembuatan jarak antara lubang tanam bergantung pada kesuburan tanah dan daya tumbuh benih. Penanaman jagung dilaksanakan pada awal atau akhir musim hujan, sehingga pada masa pertumbuhan tanaman jagung masih tersedia air dari curahan hujan.
Penanaman dilakukan dengan cara mengisi lubang tanam dengan satu benih jagung disertai dengan furadan 1 g tiap lubang. Tak lupa pada setiap lubang tanam ditutupi dengan jerami kering terlebih dahulu baru ditutup kembali dengan tanah. Pertanaman jagung harus dipemeliharaan dengan baik penyiraman pada Saat awal pertumbuhan atau setelah masa tanam jagung selesai karena untuk perkecambahan. Cara penyiraman lahan tanaman jagung sebagai berikut:pada daerah yang cukup air, penyiraman dilakukan dengan cara menyalurkan air pada saluran air antara barisan tanaman jagung dan ditunggu sekitar 3 jam, bila air masih sisa dalam saluran tadi, maka air harus dibuang. Kalau untuk lahan yang kering, penyiraman dilakukan dengan menggunakan gembor. Setiap hari satu kali tanaman jagung disiram selama satu minggu. Setelah istirahat, penyiraman kembali dilakukan setelah minggu ke-4. dan saat pembentukan tongkol. Saat pembentukan tongkol, tanaman jagung disiram sehari sekali agar tumbuh dengan sempurna. Jangan menyiram tanaman jagung jika hari sudah hujan. Karena jika terlalu banyak air tanaman jagung bisa membusuk dan akhirnya mati.
Selain penyiraman yang mendukung keberhasilan adalah penyiangan untuk mencabut tumbuhan liar dan diikuti pembumbunan dengan menimbun rumput liar hasil cabutan. Kemudian pemupukan lanjutan setelah tanaman berumur 2 minggu, dengan cara ditaburkan pada larikan tanaman jagung. Pemberian urea juga diberikan setelah tanaman jagung berumur 40 hari, dengan tujuan meningkatkan jumlah dan kualitas tongkol jagung. Disamping itu agar dapat menambah kesempurnaan pertumbuhan sruktur daun, menambah kesempurnaan pertumbuhan tongkol jagung dan memperkuat daya tahan tanaman jagung dari serangan penyakit, seperti bulai, kiranya perlu dilakukan pemberian garam inggris.Cara pemberian garam inggris pada tanaman jagung adalah sebagai berikut:Larutkan garam inggris dalam air dengan perbandingan 4:1. Semprotkan pada bagian daun tanaman.Lakukan penyemprotan setiap semnggu sekali selama 4 minggu berturut-turut.
Agar tongkol menjadi lebih banyak, perlu dilakukan pembuangan bunga jantan
Pembuangan bunga jantan pada tanaman jagung dilakukan pada saat bunga jantan keluar, tapi sebelum bunga mekar, jadi belum terjadi penyerbukan.
Pembuangan bunga jantan dilakukan setelah 40 hari penanaman, untuk tanaman jagung yang ditanam di dataran rendah. Sedangkan untuk tanaman jagung yang ditanam di dataran tinggi, pembungaan bunga jantan dilakukan setelah 50 hari penanaman, karena perbedaan intensitas cahaya matahari yang diterima. Adapun caranya sebagai berikut: goyang-goyangkan batang secara perlahan, jangan terlalu keras sebab dapat merusak bunga. Perhatikan pelepah daunnya, tunggu sampai pelepah daunnya melebar. Jika pelepah daun sudah melebar, maka cabutlah tangkai bunga jantan pada tanaman jagung dengan hati-hati.
Penyunting: Yulia Tri S
Email: yuliatrisedyowati@yahoo.co.id

Sumber :
1. Balai Penelitian Tanaman Serealia.?.Menduga Hasil Jagung Sebelum Dan Ketika Panen. Panduan Praktis. Balitsereal. Maros
2. Direktorat Budidaya Serealia. 2013. Teknologi Budidaya Jagung. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
3. Yasin, Muhammad. 2011. Deskripsi Varietas Unggul Jagung, Sorgum dan Gandum. Balai Penelitian Tanaman Serealia.

Tanggal Artikel : 07-12-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Budidaya Jagung
  2. Pengeringan Jagung Yang Baik Mendukung Swasembada Berlanjutan
  3. Teknologi Tot (tanpa Olah Tanah) Jagung
  4. Pemupukan Jagung Komposit Di Lahan Kering