Materi Penyuluhan >> Hortikultura >> Tanaman Sayuran

BUDIDAYA TANAM WORTEL

Sumber Gambar: saltspringseeds.com

Wortel Daucus carota L. banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita sebagai bahan pelengkap sayuran. Walaupun ada juga yang mengonsumsi wortel mentah dengan cara di jus sebagai salah satu pencegah serangan penyakit tubuh.

Wortel merupakan salah satu tanaman sayuran yang diambil bagian umbinya. Wortel sangat bermanfaat untuk tubuh manusia. Memiliki kandungan yang kaya akan vitamin A, B dan vitamin C. Wortel menjadi pilihan konsumsi sehat di kalangan masyarakat. Tanaman wortel memiliki warna yang menarik. Tidak seperti sayur-sayuran pada umumnya yang memiliki warna hijau. Wortel menarik perhatian dengan warna oranyenya yang sangat terang.

Beberapa manfaat wortel antara lain :
Meningkatkan fungsi penglihatan; membantu pencegahan penyakit kanker; membantu memperlambat penuaan; membantu menyehatkan kulit; membantu mencegah terjadinya infeksi; menyehatkan kulit dari luar; mencegah penyakit jantung; menurunkan kolesterol; sebagai detoks alami; menyehatkan gigi dan gusi dan mencegah penyakit stroke

Sebelum dijelaskan cara bertanam wortel, ada baiknya mengetahui jenis-jenis wortel yang ada di sekitar kita. Terdapat tiga jenis wortel berdasarkan perbedaan bentuknya. Berikut paparannya.
- Imperator, jenis yang pertama dikenal dengan nama imperator. Jenis ini umbinya berbentuk bulat dan ukurannya cukup panjang.Memiliki jenis akar serabut dan ujung umbinya melancip.
- Chantenay, jenis kedua perbedaannya dengan jenis imperator adalah pada ujungnya yang tumpul dan tidak meruncing. Selain itu, tidak memiliki akar serabut juga di umbinya.
- Nantes, merupakan jenis ketiga yang karakteristiknya merupakan karakteristik gabungan kedua jenis sebelumnya yaitu, imperator dan chantenay.
Jenis-jenis tersebut tidak memiliki perbedaan cara menanamnya. Penggunaan bibit yang akan ditanam tentu akan menentukan wortel yang dihasilkan. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan bibit wortel yang unggul dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Setelah menentukan jenis bibit yang akan ditanam, selanjutnya budi daya wortel bisa dimulai. Cara menanam bibit wortel yang benar dan tepat dapat dilakukan dalam urutan seperti berikut.
Persiapan Media Tanam
Untuk dapat tumbuh maksimal wortel harus ditanam di tanah yang gembur dan kandungan haranya tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan tanah dengan dicangkul. Setelah digemburkan, tanah harus dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.
Jumlah pupuk yang dibutuhkan per hektar tanah yang digunakan adalah sekitar 15 ton. Selain itu pastikan juga keasaman tanah (pH tanah). Keasamaan tanah yang ideal untuk budi daya wortel adalah 6,5. Jika belum mencapai tingkat keasaman pada angka di atas, lakukan penambahan kapur pertanian (dolomite) pada media tanam. Jika sudah didapatkan media tanam yang sesuai, selanjutnya membuat larikan sebagai tempat benih ditebarkan. Kedalaman ideal untuk larikan berkisar 5-6 cm dan jarak antar larikan sekitar 20 cm.
Penanaman
Proses penanaman wortel tidak harus melalui proses persemaian terlebih dahulu. Penanaman bisa langsung dilakukan. pembudidaya wortel bisa mendapatkan benih wortel dalam bentuk biji. Karena benih wortel memiliki serabut yang membuatnya menempel, sebelum ditebarkan harus dilakukan pemisahan benih satu sama lain. Jika sudah terpisah-pisah maka taburkanlah benih pada larikan yang sudah disiapkan. Kemudian tutup kembali benih dengan media tanam. Lakukan perawatan secara intensif untuk memastikan pertumbuhan tanaman wortel berjalan dengan baik.
Perawatan
Dalam hal perawatan, yang paling penting adalah pemupukan. Selain pada saat pengolahan tanah, pemupukan juga dilakukan pada saat satu bulan setelah penanaman. Jenis pupuk yang bisa diberikan adalah pupuk urea dan pupuk ZA, dengan masing-masing dosis 100 kg dan 200 kg per hektar.
Perawatan kedua dilakukan juga saat wortel berumur satu bulan, yaitu penjarangan. Penjarangan dilakukan agar wortel dapat tumbuh dengan leluasa tidak terbatasi pertumbuhannya. Perawatan lain adalah dengan melakukan pengairan. Pengairan dilakukan satu atau dua kali sehari sesuai kebutuhan. Sesuaikan pengairan dengan usia tanaman dan kondisi cuaca.
Pemanenan
Wortel sudah bisa dipanen setelah berumur kurang lebih 3 bulan setelah tanam. Setelah perlakuan pemanenan, cuci wortel hingga bersih dan pisahkan wortel sesuai dengan kualitas dan ukuran. Sebelum dipasarkan, wortel bisa disimpan di tempat yang bersuhu ruangan.
Sumber : - www.carakumenanam.com
- www.indonesiabertanam.com

Tanggal Artikel : 13-11-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Budidaya Jamur Tiram Di Rumah
  2. Budi Daya Terung Ungu
  3. Budi Daya Terung Ungu
  4. Budidaya Tomat Secara Organik Dan Tips Pemeliharaannya