Materi Penyuluhan >> Sumber Daya Manusia

Vlog, Alternatif Media Penyuluhan

Sumber Gambar: google.com

Penyuluhan Pertanian merupakan salah satu bentuk kegiatan komunikasi. Penyuluh dapat menyampaikan pesan, baik berupa inovasi baru, ide, teknologi, maupun objek kepada petani serta masyarakat melalui radio, film, televisi, website, blog, facebook, twitter, instagram, maupun vlog. Vlog adalah singkatan Video Blog yang disebarluaskan melalui media sosial.

Sebagai bentuk baru komunikasi, media sosial bersifat interaktif, terbuka dan memungkinkan setiap orang ikut berpartisipasi. Penggunaan media sosial ini efektif mempengaruhi orang, secara individu, kelompok, bahkan dalam jumlah banyak. Penyuluh dapat memanfaatkan media komunikasi ini untuk mengembangkan dan mendiseminasikan inovasi yang bermanfaat dalam pembangunan pertanian masa depan.

Vlog adalah video dokumentasi jurnalistik yang berisi tentang gaya hidup, pikiran, opini, dan ketertarikan terhadap sesuatu. Singkatnya, vlog semacam TV tapi versi sederhana. Kita dapat mengandalkan handphone untuk mmbuat vlog, meskipun sederhana tapi jangan kira membuat vlog itu gampang.
Awal kemunculan vlog tahun 2005, Indonesia belum mengenal vlog sama sekali. Namun pada tahun 2014 Indonesia telah memiliki vloger-vloger antara lain Raditya Dika, Agnes Monica, bahkan Presiden Joko Widodo telah memanfaatkan vlog sebagai salah satu media publikasi.

Dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan, vlog merupakan salah satu alternatif media yang bisa mengemas materi penyuluhan melalui format video dengan menambahkan suara dan efek musik dalam durasi sekitar 1-3 menit. Batasan waktu ini karena jumlah bandwith yang terbatas, termasuk di Indonesia. Setelah itu video dapat dipublikasikan melalui situs, contohnya melalui instagram. Orang-orang yang menonton biasanya memberikan respon berupa komentar di tempat yang tersedia secara langsung, maupun respon dengan cara membuat video blogging balasan.

Ada beberapa teknik yang perlu dikuasai sebelum membuat vlog, yakni :
1. Memulai rekaman video. Dalam membuat video pastikan memiliki beberapa peralatan pendukung untuk penggambilan gambar seperti kamera atau handicam, maupun handphone. Hasil lebih maksimal akan didapat dengan membuat konsep lebih dulu, atau tema yang akan diusung ketika akan membuat video. sebagai contoh: video pemanfaatan Jarwo di lahan pertanian.

2. Setelah semua rekaman vlog dibuat, selanjutnya proses editing vlog yang akan diunggah. Proses editing video bertujuan agar video yang diunggah memiliki grafis dan audio yang bagus. Ini membutuhkan beberapa peralatan editing, seperti Laptop dan Aplikasi untuk editing video. Bila rekaman vlog menggunakan HP, dapat menggunakan aplikasi Legenda, Quik, dan Power Director untuk proses editing.

3. Jika proses editing sudah selesai, langkah selanjutnya mulai upload vlog, baik di instagram maupun di youtube. Bila di youtube maka perlu membuat channel atau saluran di youtube terlebih dahulu sebagai saluran vlog yang diunggah.

Perlu diingat dalam pemanfaatan media sosial adalah "Saring sebelum Sharing", memastikan apa yang akan disampaikan itu benar sehingga tidak menimbulkan masalah di masa mendatang. (Nurlaily)

Tanggal Artikel : 06-07-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Mengenal Blog
  2. Pentingnya Keamanan Data Dan Informasi
  3. Komunitas “online” Pertanian Di Era Media Sosial
  4. “melek Hukum”, Dalam Ber Medsos