Materi Penyuluhan >> Sumber Daya Manusia >> Penyuluh

MENAKAR PENGEMBANGAN POLA KARIER PENYULUH PERTANIAN DI “RUMAH BARU”

Sumber Gambar:

Pengembangan pola karier yang baik mendorong para Penyuluh Pertanian Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat bertumbuh dan berkembang, tidak hanya secara mental intelektual, akan tetapi juga dalam arti profesional. Dengan demikian, adanya pola karier, PNS yang baik juga akan memberikan efek bagi peningkatan motivasi sekaligus kinerja Penyuluh Pertanian PNS. Undang-Undang Nomor: 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sudah diberlakukan, sebagian daerah telah melakukan penataan dan merubah organisasinya sesuai amanat undang undang tersebut. Tidak terkecuali kelembagaan Penyuluhan Pertanian sebagai "rumah" para Penyuluh Pertanian. Kelembagaan penyuluhan, sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan telah menjadi pondasi dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan, melalui Undang-Undang tersebut telah terbentuk kelembagaan penyuluhan dari 34 provinsi, 22 provinsi sudah membentuk Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh), 10 provinsi berbentuk Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (Bakorluh dan KP), dan 2 provinsi masih bergabung dengan Dinas sedangkan kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, 155 Kabupaten/Kota berbentuk Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K/Bapeluh), 185 kabupaten/kota berbentuk Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (Bapeluh dan KP) dan belum membentuk kelembagaan penyuluhan/menyatu di Dinas Pertanian sebanyak 174 kabupaten/kota Kelembagaan Penyuluhan sebagai Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) dan sebagai pelaksana teknis fungsional pada unit organisasi lingkup penyuluhan pertanian disebut dengan nama Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) untuk Provinsi dan Badan Pelaksana Penyuluhan Bapeluh) untuk Kabupaten/kota. Saat ini unit organisasi yang melaksanakan fungsi penyuluhan pertanian berada pada dinas yang melaksanakan urusan Bidang Pertanian (Permentan Nomor: 43 Tahun 2014 tentang Nomenklatur, Tugas Fungsi Urusan Budang Pangan dan Pertanian). Nomenklatur dinas dimaksud di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota sangat beragam. Namun secara umum kelembagaan yang melaksanakan fungsi penyuluhan tersebut berada pada dinas yang mempunyai pengawalan komoditas pertanian yang dominan di wilayahnya.


Pengembangan pola karier Penyuluh Pertanian tidak bisa ditawar lagi sehingga diharapkan dapat menciptakan kondisi dimana penyuluh pertanian dapat mengaplikasikan kompetensinya bagi diri dan orang lain. Sejalan dengan hal tersebut tersedia pengembangan dan peningkatan karier penyuluh pertanian dengan tugas saat ini dan yang akan datang, sehingga kinerja mereka dapat diukur melalui peningkatan kompetensi oleh unit organisasi yang baru terbentuk sebagai Satminkalnya.


Penyuluh Pertanian merupakan Jabatan Fungsional yang memiliki ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang penyuluhan pertanian yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil yang diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Jabatan fungsional penyuluh pertanian merupakan jabatan karier yang mempunyai tugas pokok berdasarkan Permenpan Nomor: Per/02/Menpan/2/2008, pasal 4 menyatakan adalah tugas pokok penyuluh pertanian sebagai berikut: 1) Melakukan kegiatan persiapan penyuluhan pertanian; 2) Pelaksanaan penyuluhan pertanian, 3) Evaluasi dan pelaporan; serta 4) Pengembangan penyuluhan pertanian, Penyuluh Pertanian sebagai bagian dari SDM pertanian yang mempunyai kewajiban untuk mengembangkan segala potensi yang dimilikinya.


Sebagai jabatan fungsional, Penyuluh Pertanian dibagi dalam 2 (dua) kelompok yaitu kelompok keterampilan mulai dari jenjang jabatan Penyuluh Pertanian Pelaksana sampai dengan Penyuluh Pertanian Penyelia dan keahlian mulai dari jenjang jabatan Penyuluh Pertanian Pertama sampai dengan Penyuluh Pertanian Utama. Didalam melaksanakan kegiatannya meliputi: pendidikan, persiapan penyuluhan pertanian, pelaksanaan penyuluhan pertanian, evaluasi dan pelaporan, pengembangan penyuluhan pertanian, pengembangan profresi, serta penunjang kegiatan penyuluhan pertanian. Sebagai instansi Pembina jabatan tersebut Kementerian Pertanian sudah saatnya harus memastikan bahwa "rumah baru" yang akan ditempati para Penyuluh Pertanian mempunyai tugas dan fungsi penyuluhan pertanian agar para Penyuluh Pertanian tetap dapat berkarya dengan tugasnya, sehingga dimanapun penyuluh pertanian bertugas dapat terjamin dengan kariernya. Karier Penyuluh Pertanian salah satunya sangat ditentukan dengan adanya angka kredit yang melekat pada tugas pokok seorang penyuluh pertanian. Oleh karena itu diharapkan dengan rumah barunya para Penyuluh Pertanian dapat lebih kreatif dalam melaksanakan tugasnya dan tetap dapat terus mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik untuk mencapai karier puncaknya. (Nur Fajar)

Tanggal Artikel : 05-03-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Ujian Penyesuaian Ijasah Memberi Arti Positif Bagi Thl
  2. Wajah Ceria Thl-tb Pp Usai Ujian Pi
  3. Dupak Online Penyegar Bagi Penyuluh Pertanian
  4. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Penyusunan Rencana Usaha Bersama (rub)