Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Cara Mengemudikan Traktor

Sumber Gambar: wikihow.com

Traktor roda 4, traktor jenis ini merupakan traktor yang mempunyai dua buah poros roda (beroda empat). Pada elemennya traktor jenis ini digerakkan oleh motor diesel dua silinder atau lebih, mempunyai 6 kecepatan (Persneling) maju, dan 2 kecepatan mundur, yang dibedakan menjadi 4 macam kecepatan rendah (termasuk kecepatan mundur) dan 4 macam kecepatan tinggi (termasuk kecepatan mundur).
Dalam pemakaian traktor 4 roda biasanya digunakan dalam pengolahan tanah saat mau tanam padi (traktor standar), penanaman, pemupukan, pemeliharaan tanaman (traktor serba guna), transportasi, membongkar, mengangkut muatan (traktor industri). Sebagai contoh, sebaiknya dipergunakant traktor yang besar bila lahannya luas dengan ukuran petak lahan yang akan diolah besar, dan waktu kerja per tahun juga besar. Namun demikian, akan lebih efektif menggunakan traktor lebih kecil bila ukuran petak lahannya kecil.
Langkah pertama yang harus dipelajari oleh calon operator untuk dapat mengoperasikan traktor roda empat adalah mengenal traktor roda empat itu sendiri. Bagian-bagian utama dari traktor roda empat. Traktor roda empat mempunyai kisaran daya motor penggerak yang besar. Traktor dapat dihubungkan pengeruk atau blower, menggabungkan penimba dan memindahkan jerami, menggunakan cupit untuk mengangkat batang kayu besar, pohon mati kecil dan obyek besar lainnya, bahkan dapat menggunakan traktor untuk memotong rumput. Traktor adalah alat serba guna dan alat pedesaan yang penting. Oleh karena itu, dengan adanya bantuan pemerintah yang tidak sedikit jumlahnya, maka akan sia-sia kalau tidak digunakan secara optimal. berikut ini langkah kedua yang perlu diperhatikan sebelum mengendari traktor sebagai berikut: a. Carilah masalah keamanan traktor . Berjalan keliling traktor untuk melakukan inspeksi sebelum menaikinya. Ban atau baut yang kendur mungkin butuh dikencangkan secara berkala; b.Periksa tekanan ban traktor . Tekanan rendah pada satu ban atau lebih yang dapat menyebabkan ketidakstabilan dan membahayakan. Jika traktor tidak dikendarai setiap hari, periksa ban traktor secara rutin agar diketahui apakah kondisi ban masih bagus sebelum digunakan di lapangan; c. Inspeksi rantai stabilisator, untuk memastikan keamanannya. Lakukan ini jika peralatan traktor terdapat di belakang traktor; d. Buka kap traktor. Lihatlah system pendinginannya, radiator dan aki untuk memastikan alat tersebut berada dalam keadaan yang baik. Pastikan memiliki oli dan bensin yang cukup untuk menyelesikan pekerjaan; e. Bekerjalah dengan aman setiap waktu. Gunakan sepatu bot berkualitas dengan sol yang mencengkeram dan ikat rambut ke belakang jika panjang. Hindari menggunakan perhiasan bergantung yang dapat masuk ke dalam mesin yang bergerak dan hindari mengenakan pakaian longgar ketika mengoperasikan traktor. Selalu pastikan untuk naik ke atas traktor berpegangan yang benar.
Langkah ketiga Setelah naik diatas traktor, maka selanjutnya mengendarai traktor. Biasakan dengan pengendaliannya dan carilah kopling. Atur bangku agar dapat menjangkau stir, katup, dan pengendalian lainnya dengan mudah dengan tangan dan kaki . Gunakan sabuk pengaman kapan akan berada di sekitar kendaraan lain. Banyak petani tidak memakai sabuk pengaman. Ketika terjadi kecelakaan, yang harus segera dilakukan adalah mematikan kendaraan, melompat keluar dan melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Tiang penyangga keamanan akan dapat membantu menghindari secara serius. Kemudian setelah semua itu dilakukan, a.Tekan kopling dengan kaki kiri . pastikan trasmisi dalam keadaan netral sebelum menyalakan; b.Gunakan rem dengan kaki kanan. c. Putar kunci ke depan untuk menyalakan mesin tratraktor ketika sudah menyata. Turunkan katupnya sedikit (tanpa mematikannya)untuk memanaskan mesin ini. Jika langsung mengendarai traktor setelah untuk menyetir, lepasrem tangan traktor. Terus tekan kopling dan masukan transmisi kegigi satu; d. Angkat kaki dari koplking secara perlahan. Sama seperti transmisi manual lainnya, yaitu harus melepaskopling dengan perlahan dan halus. INi lebih mudah karena tidak perlu menginjak pedal gas secara aktif. Pertahankan kopling pada pengaturan rendah dan angkat kaki dari rem. e. Pertahankankecepatan rendah. Traktor tidak dibuat untuk berjalan dengan cepat, tetapi untuk fungsi ketahanan dan kekuatannya. Jangan paksakan kecepatan traktor.Menyetirlah perlahan. Berbelok, berputar, dan menanjaklah dengan sangat berhati-hati. Menyetirlah dengan sangat perlahan dan sangat berhati-hati ketika berbelok, terutama jika menggabungkan trakstor dengan alat lain; f. Untuk menghentikan traktor, tekan koplingnya, pindakjan transmisi ke netraldan tarik rem tangan. Pelankan katup. Putar kunci ke posisi untuk mematikan mesin tranktor.

Penyunting: Yulia Tri Sedyowati
Email : yuliatrisedyowati@com
Sumber:
1. https://hayatalfalah.blogspot.com/2017/04/mengoperasikan-traktor-roda-empat.html
2. http://pustaka-pertanian.blogspot.com/2013/08/menghidupkan-dan-mematikan-traktor-roda.html
3. https://id.wikihow.com/Mengemudikan-Traktor

Tanggal Artikel Diupload : 10-07-2018
Tanggal Cetak : 16-07-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386