Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Cara Penerbitan Kartu Tani Terkait Penebusan Pupuk Bersusidi

Sumber Gambar: http://maduranewsmedia.com

Untuk mendukung percepatan swasembada berkelanjutan komoditas pertanian khususnya padi, jagung dan kedelai, pupuk merupakan salah satu sarana produksi yang sangat dibutuhkan oleh petani. Terkait hal itu, pemerintah memberikan pupuk subsidi bagi petani. Proses pengusulannya harus melalui kegiatan penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Sejak tahun 2017 pemerintah mempunyai kebijakan penebusan pupuk subsidi dengan menggunakan Kartu Tani. Tahun 2017 sudah dimulai uji coba pada lima provinsi di Pulau Jawa yaitu : Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten dan DIY. Pada Tahun 2018 uji coba akan diperluas ke 10 Provinsi yaitu : Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Kalimanatan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Program Kartu Tani ini melibatkan beberapa instansi terkait yaitu : Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Gubernur dan Bupati/Wali Kota.
Cara mendapatkan Kartu Tani
Petani tinggal datang ke Kelompok Tani (Poktan) atau BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) dengan membawa fotokopi SPPT Sawah dan KTP. Petani akan mendapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tandatangan yang sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) petugas di Kelompoktani atau BPP mencatat data petani. Nanti petugas di BPP memasukkan data tersebut pada SINPI (Sistem Informasi Pertanian Indonesia ). Saat bersamaan, penyuluh juga memasukkan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan alokasi pupuk bersubsidi.
Untuk beberapa wilayah yang menjadi uji coba Kartu Tani, wajib pembuat RDKK menjadi e-RDKK dengan mekanisme sebagai berikut
1) Penyuluh pertanian melakukan pendampingan dalam penyusunan RDKK di Kelompok Tani. RDKK yang sudah disepakati dibuatkan dalam format excel sesuai dengan Format eRDKK, lalu diserahkan kepada admin eRDKK.
2) Admin eRDKK meng-upload data soft copy RDKK tersebut ke dalam sistim eRDKK Kementan.
3) Kordinator Penyuluh (Korluh) memverifikasi data yang sudah di-Upload oleh admin dengan membandingkan dengan data hardcopy RDKK yang sudah disepakati oleh Kelompok Tani dan disetujui oleh Penyuluh.
4) Data yang sudah diverifikasi oleh Korluh akan diverifikasi oleh kepala Seksi dan Kepala Bidang yang menangani penyuluhan di tingkat kabupaten secara berjenjang.
5) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten membuat persetujuan secara elektronik dalam sistim eRDKK Kementan terhadap data eRDKK untuk tingkat kabupaten.
6) Data eRDKK yang sudah disetujui oleh Kadistan, akan diambil secara elektronik oleh Bank kemudian diverifikasi. Apabila datanya sesuai dengan persyaratan perbankan akan diterbitkan Kartu Tani. Bila tidak/belum sesuai akan dikembalikan ke dinas secara elektronik.
7) Data yang dikembalikan oleh Bank, akan diteruskan oleh Kepala Bidang yang diantaranya menangani penyuluhan kepada Kordinator Penyuluh.
8) Koordinator Penyuluh akan memerintahkan kepada Penyuluh untuk memperbaiki dan melengkapi data petani yang kurang.
9) Penyuluh akan memperbaiki dan melengkapi data petani yang kurang. Setelah lengkap, penyuluh akan menyerahkan data kepada Admin kembali untuk di upload sebagaimana proses awal. Setelah itu "Petani tinggal menunggu Kartu Taninya datang.
10) Perlu diperhatikan juga bahwa kartu tani kini menjadi salah satu yang 'wajib' dimiliki petani, jika ingin mendapatkan pupuk subsidi. Sebab, secara perlahan pemerintah akan mengarahkan mekanisme subsidi pupuk melalui kartu tani.
Penyunting: Yulia Tri S
Email: yuliatrisedyowati@gmail.com
Sumber:
1. Petunjuk Pelaksanaan Penyediaan Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2018
2. Tabloid Sinar Tani
3. http://maduranewsmedia.com

Tanggal Artikel Diupload : 10-07-2018
Tanggal Cetak : 14-11-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386