Materi Lokalita >> JAWA TENGAH >> KABUPATEN BREBES

PENANGANAN PANEN DAN PASCA PANEN PADA TANAMAN BAWANG MERAH

Sumber Gambar:

Kegiatan panen adalah memungut hasil kegiatan budidaya berupa umbi yang telah masak secara fisiologis berdasarkan kondisi fisik dan umur tanaman agar diperoleh hasil yang optimal baik kualitas maupun kuantitas.
Kegiatan penanganan pascapanen adalah melakukan tindakan-tindakan pada komoditas yang telah dipanen untuk mempertahankan kualitas dan menekan resiko kerusakan ataupun kerugian lainnya.
Kegiatan Panen :
(a) Penentuan waktu panen
• Kondisi daun mulai menguning 70%, daun rebah, umbi tampak menonjol dari permukaan tanah, dan warna umbi terlihat kemerahan.
(b) Teknik dan cara panen
• Mencabut seluruh bagian rumpun tanaman secara manual dengan tangan sehingga umbi dan akar turut tercabut
• Untuk umbi bawang merah yang sulit dicabut (tanah keras dan dikhawatirkan batang tanaman putus) dapat dilakukan dengan alat bantu cungkil.
• Panen dilakukan serentak seluruh petak untuk umur tanaman yang sama.
• Panen dilakukan pada pagi hari setelah tidak ada embun dan tidak pada saat turun atau menjelang hujan.
• Untuk tujuan bibit panen dilakukan siang hari, sehari sebelum panen jangan dilakukan penyiraman.
Kegiatan Pasca Panen :
• Pengikatan : semua umbi yang dipanen segera diikat, sebaiknya menggunakan tali yang terbuat dari bambu (tutus) atau batang alang-alang agar ikatan tidak mudah lepas dan mudah dikencangkan saat penjemuran. Bagian yang diikat adalah bagian pucuk (3-5 cm dari ujung daun dengan besar ikata segenggam (sekitar 1 kg basah/segar)
• Pelayuan (curing) : bawang merah yang sudah diikat selanjutnya dilayukan dengan membiarkan terkena matahari selama 2-3hari sampai tanah yang menempel pada umbi mengering dan mudah dilepaskan. Curing juga berfungsi untuk menutup luka yang tejadi pada saat panen.
• Penjemuran :penjemuran dapat dilakukan di lahan bekas pertanaman yang baru dipanen atau tempat lain yang lapang dan terkena sinar matahri langsung. Untuk mengurangi pengaruh kelembaban tanah dapat dialasi dengan daun jati (daun lebar), daun tebu, atau anyaman bambu. Umbi yang sudah diikat ditata di alas tersebut secara teratur, tidak bertumpuk, dan daun menghadap ke atas supaya daun cepat layu dan mengering.Selama penjemuran jika masuk waktu malam bawang merah harus ditutup dengan plastik transparan yang dibuat tunel/lorong dengan penyangga dari lengkungan bambu setinggi 40 cm.
• Pembalikan :Selama penjemuran perlu dilakukan pembalikan agar daun kering merata. Lama penjemuran adalah 7-10 hari untuk tujuan konsumsi dan 10-14 hari untuk tujuan bibit.
• Penggedengan : penggedengan dilakukan dengan menyatukan 4-5 ikatan basah menjadi 1 ikatan kering

Tanggal Artikel : 09-11-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait