Materi Lokalita >> JAWA TENGAH >> KABUPATEN BREBES

APLIKASI PERANGKAP KUNING / YELLOW TRAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA LALAT PADA TANAMAN KENTANG

Sumber Gambar:

Budidaya tanaman kentang masih banyak kendala yang di hadapi salah satu diantaranya adalah serangan hama yang dapat menurunkan hasil panen sebanyak 40-80% serangan oleh lalat dapat menimbulkan kerugian 12-27%, masalah lain yang dihadapi adalah petani terbiasa menggunakan bahan kimia sintesis untuk mengendalikan serangan hama tersebut sehingga pengendalian hama pada tanaman kentang dapat menghabiskan 30-40% dari total biaya produksi ( kardinan 2010 ), sehingga sulit untuk mendapatkan produk pertaian yang memadai. Penggunaan pestisida sintesis yang kurang bijaksana akan menimbulkan kerugian terjadinya polusi lingkungan ( Kontaminasi air, tanah, udara dan juga terhadap kesehatan manusia ) ( Kusnaedi 2004 )
Salah satu jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan cara menerapkan konsep pengendalian hama terpadu ( PHT ). Pengendalian hama terpadu merupakan konsep mengendalian hama yang akrab lingkungan.
Pemantauan hama dipertanaman penting dilakukan untuk menentukan upaya preventive pengendalian hama antara lain dengan menggunakan perangkap likat kuning terbuat dari botol yang dicat warna kuning kemudian di lumuri lem tikus dan bisa juga memakai kertas warna kuning yang di bungkus plastic, platik tersebut terlebih dahulu dilumuri lem tikus. Serangga umumnya tertarik dengan cahaya, warna, aroma makanan atau bau tertentu, dimana warna yang di sukai serangga biasanya warna-warna kontras seperti warna kuning cerah yang dilumuri lem
Dari penglihaan ini Serangga bias membedakan warna ada yang bias memabedakan warna biru dan kuning seperti lebah madu ada juga yang hanya bias mengetahui warna kuning saja seperti kutu daun dan lalat penggorok daun, ada juga yang tidak bias membedakan warna alias buta warna. Kemampuan membedakan warna pada serangga ini karena perbedaan sel-sel retinamata pada serangga.
Cara Aplikasi
Teknik aplikasi yellow trap agar maksimal seperti yang dilakukan di kelompok tani Sedekah Desa Wanareja Kecamatan Siramog Kabupaten Brebes
1. Waktu pemasangan, yaitu saat tanaman masih kecil atau sesegera mungkin setelah tanam. Jangan memasang saat tanaman sudah besar dan sudah banyak hama
2. Prinsip yang di pakai adalah pencegahan jadi pasang saat hama masih belum terlihat
3. Lokasi pemasangan, pasang di tiap sudut tanaman dan ditengah-tengah agar bisa banyak tanaman yang ter cover oleh satu perangkap kuning

Tanggal Artikel : 09-11-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait