Materi Lokalita >> ACEH >> KABUPATEN ACEH BARAT DAYA >> BP3K Kuala Batee

PROSES PEMBUATAN PUPUK KOMPOS KAPASITAS 1 TON

Sumber Gambar: BP3K KUALA BATEE

PROSES PEMBUATAN PUPUK KOMPOSKAPASITAS I TON

DISUSUN OLEH : SUID SALAMI

Kompos merupakan bahan organik yang berasal dari sisa bagian tanaman seperti; daun -daunan, jerami, alang-alang, rumput-rumputan, dedak padi serta kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi oleh mikroorganisme pengurai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sifat tanah. Kompos mengandung hara mineral esensial bagi tanaman, karena perannya yang sangat penting bagi perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah.Keuntungan dan Kelemahan Penggunaan Kompos
Selain bernilai positif, penggunaan kompos juga mempunyai pengaruh yang negatif atau merugikan. Penggunaan kompos yang belum matang akan meryebabkan dekomposisi pada kondisi an aerobik. Hal tersebut akan menghasilkan senyawa fitotoksik dan asam-asam organik, amoniak, nitrit-nitrit, besi, dan mangan. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kompos yang telah memenuhi standar yang telah disebutkan.
Beberapa bahan yang dapat dikomposkan dapat merupakan masalah bagi kesehatan manusia. Kebanyakan sisa-sisa organik dan manusia dan hewan mengandung berbagai macam mikroorganisme patogenik. Namun demikian jika dalam proses pengomposan mengikuti proses produksi yang aman untuk pengomposan, hal tersebut dapat dicegah dengan penggunaan suhu 55°C selama 2-3 hari pada waktu pengomposan dapat mematikan mikroorganisme dan patogen tersebut.

Alat dan Bahan Yang di Gunakan dalam Melakukan Pembuatan Kompos

1. Plastik Terpal2. Secop,Garu dan Cangkul
3. Gembor
4. Alat pengangkut (Arco)
5. Kotoran hewan (Kohe) : 600 Kg
6. Berbagai Sampah Organik (Dedaunan,jerami,rerumputan dll : 300 Kg
7. Arang Sekam dan Serbuk Gergaji : 200 Kg
8. Bekatul (Dedak Padi) : 20 Kg
9. Air secukupnya
10. Bakteri Pengurai (EM-4) Secukupnya

Langkah Kerja Pembuatan Pupuk Kompos

1. Susunlah bahan baku yang tersedia secara berurutan dari bahan yang telah tersedia di masing masing lokasi2. Lapisan pertama misalnya Jerami,lapisan kedua kotoran hewan ketiga arang sekam ke empat kotoran hewan dan seterusnya
3. Disetiap unit penumpukan lapisan diberikan dedak dan disiram dengan MOL
4. Setelah semua bahan baku habis tutup rapat tumpukan dengan plastik hitam atau terpal dan biarkan selama 3-5 hari
5. Setelah 3-5 hari lakukan pembalikan pertama,jika kering lakukan penyiraman ulang dengan MOL kemudian tumpuk seperti semula lalu ditutup dengan plastik kembali dan biarkan selama 3-5 hari lagi,seterusnya lakukan pembalikan ke dua dan ketiga
6. Biasanya paling lama pada pembalikan ketiga dan ke empat,pupuk kompos yang dibuat sudah siap untuk digunakan.

Kesimpulan
Sesungguhnya pembuatan kompos di kalangan petani atau di pedesaan sangat mudah bagi patani, karena bahan-bahan pembuatan tersedia dan mudah didapat.sehingga petani dapat memprosesnya sendiri dan menggunakannya secara luas guna mengatasi kesulitan mendapatkan pupuk serta secara ekonomi akan mengurangi biaya produksi.

 

Tanggal Artikel : 09-11-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait

  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani