Materi Lokalita >> BALI >> KABUPATEN TABANAN >> BP3K Marga

MANFAAT SINGKONG (Monihot utilissima) UNTUK KESEHATAN

Sumber Gambar: dok.Kuspianto

Singkong atau ketela pohon atau ubi kayu merupakan makanan pokok sumber karbohidrat yang dapat menjadi pengganti beras. Singkong dapat tumbuh hampir sepanjang tahun dan dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 2,4 m (bila dibudidayakan) dan 3 – 5 m jika tumbuh liar. Ada lebih dari lima ribu varietas singkong tapi hanya ada dua jenis yang umum, yaitu singkong pahit dan singkong manis. Singkong merupakan tanaman yang tumbuh di daerah yang hangat dan lembab dengan berbagai suhu negara tropis yang terletak antara 15 derajat lintang Utara dan 15 derajat lintang Selatan. Dataran rendah tropis di bawah ketinggian 150 m dpl di mana suhu rata-rata 25 derajat C dan 29 derajat C sangat cocok untuk budidaya singkong. Ada beberapa varietas juga yang dapat tumbuh pada ketinggian sampai dengan 1.500 m dpl. Singkong akan tumbuh dengan baik di daerah yang banyak terkena cahaya, tanah liat berpasir atau pasir liat yang lembab, subur dan mendalam. Tetapi dalam prakteknya, singkong tetap dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, asalkan tekstur tanah cukup gembur untuk memungkinkan pengembangan umbi.
Di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, tanaman ini sudah semakin sedikit yang membudidayakannya, karena umumnya petani lebih condong membudidayakan padi sawah. Walaupun demikian, ada Subak di Kecamatan Marga yang petaninya selalu ada yang membudidayakan tanaman ini yaitu Subak Luwus I, Desa Cau Belayu, kebetulan subak ini pengairannya agak sulit apalagi di musim kemarau, agar tanahnya tidak bongkor biasanya lahannya di tanami singkong. Di Pasar Tradisional Marga singkong selalu ada, dengan harga Rp. 5.000,- per kg. Keberadan singkong di Pasar Tradional Marga, juga dipasok dari daerah lain terutama dari Kecamatan Baturiti. Dengan harga yang terjangkau oleh petani, pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang manfaat dan khasiat singkong untuk kesehatan, sambil mengupayakan swasembada pangan di mana kebutuhan karbohidrat tidak bersumber dari beras saja. untuk itu inilah manfaat dan khasiat singkong bagi kesehatan:
1). Sumber Energi Bagi Tubuh. Dalam 100 gram porsi, singkong mengandung 38 gram karbohidrat dan 160 kkal kalori . Hal ini membuat singkong sebagai sumber energi yang sangat baik bagi tubuh yang mengalami aktivitas fisik berat. Karbohidrat pada singkong akan dipecah menjadi glukosa yang bertindak sebagai sumber energi bagi sel tubuh. Kemudian, glukosa akan disimpan dan mengkonversi menjadi glikogen dalam otot sebagai reservasi energi. Sementara daun singkong juga mengandung karbohidrat dengan jumlah yang sama dengan karbohidrat pada kacang dan kacang kedelai.
2.) Menurunkan Kolesterol Darah. Sebuah studi di Filipina (salah satu negara di mana singkong merupakan salah satu tanaman penting) melakukan penelitian terhadap singkong dalam kaitannya untuk menurunkan kadar kolesterol pada manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khasiat singkong memiliki efek yang signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol total.
Kemudian manfaat singkong juga dapat menurunkan kolesterol LDL yang dianggap sebagai kolesterol jahat dan selain itu singkong juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida karena kandungan seratnya yang tinggi. Singkong juga dikenal sebagai sumber saponin. Saponin akan mencegah asam empedu dan kolesterolagar tidak diserap oleh usus kecil.
3). Mencegah Anemia. Mineral besi yang dikandung oleh singkong dapat membantu tubuh untuk membentuk dua protein penting, hemoglobin (molekul protein dalam sel darah merah) dan mioglobin (protein yang ditemukan dalam jantung dan otot) yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Mengkonsumsi daun singkong atau akar singkong dapat membantu mencegah tubuh dari kekurangan zat besi yang menyebabkan anemia dan membantu proses pembaruan sel-sel darah merah.
4). Mengurangi Risiko Penyakit Jantung. Singkong mengandung serat yang dapat mengurangi kolesterol penyebab penyakit jantung dan menjaga kesehatan sirkulasi darah.
5). Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi. Singkong mengandung kalsium yang diperlukan untuk menjaga tulang dan gigi yang kuat. Vitamin-K yang ada pada daun singkong juga memiliki peran potensial dalam membangun susunan tulang dan mencegah hilangnya kalsium.
6). Melidungi dan Memperbaiki Jaringan Tubuh. Singkong mengandung protein yang berperan penting dalam melindungi dan memperbaiki jaringan tubuh. Hampir semua singkong mengandung asam amino yang dapat dibandingkan dengan telur dan kedelai yang dikenal sebagai sumber protein.
7). Membantu Mengatur Denyut Jantung dan Tekanan Darah. Jumlah kalium yang ditemukan pada singkong berperan sebagai komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kalium yang dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah tinggi bisa membantu dalam menurunkan tekanan darah sistolik.
8). Mencegah Kanker. Singkong mengandung beberapa antioksidan yang berperan penting mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan kanker. Antioksidan dikenal membantu tubuh melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan memperbaiki DNA yang rusak.
9). Mencegah Sembelit & Menurunkan Berat Badan. Singkong mengandung serat makanan yang dapat membantu mencegah sembelit. Serat juga membantu individu untuk menurunkan berat badan dengan mempertahankan rasa kenyang.
10). Bebas Gluten dan Nutrisi Untuk Pasien Penyakit Celiac. Singkong bebas dari gluten (protein yang biasanya ditemukan dalam gandum, barley, gandum dan gandum hitam dan dapat menyebabkan alergi untuk beberapa orang). Orang dengan penyakit celiac (kelainan atau kerusakan usus kecil yang tidak bisa mentolerir gluten) dapat mengkonsumsi pati atau tepung dari singkong karena bebas dari gluten. Jadi mereka masih bisa menikmati beberapa kue yang terbuat dari singkong dan hidangan gurih lainnya.
11). Menjaga Kelancaran Metabolisme. Singkong merupakan sumber folat, piridoksin, thiamin, riboflavin, dan asam pantotenat yang penting untuk memproduksi hormon metabolisme dan menjaga kelancaran metabolisme di dalam tubuh.
12). Menurunkan Tingkat Gula Darah. Serat dalam singkong membuat penyerapan proses gula ke dalam aliran darah lebih lambat. Bagi penderita diabetes dapat mengkonsumsi singkong tanpa khawatir tingkat gula darah.
13). Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh. Serat pada singkong terutama di daunnya, dapat mendorong pertumbuhan probiotik atau bakteri baik dalam usus dan probiotik itu sendiri dikenal sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Pertumbuhan bakteri baik dalam usus manusia dapat meningkatkan kekebalan dengan membatasi jumlah mikroorganisme patogen dalam tubuh.
14). Mencegah Alzheimer. Vitamin K yang ditemukan pada daun singkong muda juga telah terbukti berperan dalam pengobatan pasien penyakit Alzheimer dengan membatasi kerusakan saraf di otak. Kecukupan asupan jumlah Vitamin K juga melindungi otak dari kehilangan fungsi sel.
15). Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan. Vitamin dan mineral serta Magnesium yang terkandung oleh singkong juga diketahui dapat menjadi pereda stres dan berperan dalam menenangkan sistem saraf.
Efek Samping Singkong
• Singkong mengandung racun yang disebut linamarin. Ketika singkong dimakan dalam keadaan mentah, sistem pencernaan manusia akan mengubah racun ini menjadi sianida, yang dapat mengakibatkan hal yang fatal bagi diri kita. Pada beberapa kasus, sianida dapat menyebabkan kematian.
• Akar singkong membusuk dengan cepat, yang mengakibatkan hilangnya nilai gizi. Hal ini juga dapat menyebabkan infeksi jamur dan bakteri.
• Zat beracun pada singkong dapat mempengaruhi kelenjar pituitari dan mempengaruhi fungsi hati dan ginjal.
• Usahakan selalu mengkonsumsi singkong yang telah di rebus, maupun setelah dijadikan bentuk panganan lainnya.
(I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali).

Tanggal Artikel : 12-10-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait