Materi Lokalita >> JAWA BARAT >> KABUPATEN SUKABUMI >> BP3K Cidolog

Penanggulangan Hama Trips Pada Tanaman Cabai

Sumber Gambar: Asep Suhandar

Hama yang mempunyai nama latin Thrips Tabaci Lindeman ini mempunyai ukuran yang sangat kecil sehingga sulit untuk melihat seluruhnya secara kasat mata, namun menurut beberapa artikel serangan hama Thrips ini dikategorikan serangan no. 1 karena jika hama Thrips menyerang akan mengakibatkan fatal bagi tanaman yang diserangnya.
Serangan yang ditimbulkan seperti kriting pada daun, rontoknya bunga dan lebih parah akan terhentinya pertumbuhan pucuk karena daun mengalami kering dan rontok. sebenarnya serangan hama thrips tidak begitu bahaya namun yang lebih bahayanya adalah virus yang ditularkan disaat ia mengigit dan menghisap cairan didalam daun pada tanaman.
Hama Thrips mempunyai ukuran sangat kecil yakni sekitar 1 mm, dengan warna kuning, coklat atau hitam pada tubuhnya, biasanya mudah ditemukan dibagian dalam pada daun yang diserangnya dengan hidup secara berkoloni. pada bagian hama Thrips jantan tidak memiliki sayap sedangkan hama Thrips betina mempunyai dua pasang sayap pada tubuhnya.
Hama Thrips mempunyai siklus hidup cukup singkat yakni sekitar 3 minggu, sehingga dalam satu tahun hama Thrips ini bisa mencapai 5 sampai 10 generasi yang hidup. hama Thrips berkembang biak dengan secara partenogenesis atau dapat menghasilkan telur tanpa melalui proses kawin terlebih dahulu. setiap koloni telur hama thrips bisa mencapai 80 samapai 120 butir telur.
Hama trips menjadi hama utama tanaman cabe saat ini. Penggunaan refugia seperti tanaman kenikir atau tanaman bunga matahari dan pengasapan menggunakan tanaman wangi berupa serai atau daun hangasa menjadi solusi semetara yang bisa dilakukan selain penggunaan pestisida berbahan aktif abamektin dan penggunaan zpt.

 

Penyusun : Asep Suhandar

 

 

Daftar Pustaka:
www.sampulpertanian.com

 

Tanggal Artikel : 12-10-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait