Materi Lokalita >> JAWA TENGAH >> KABUPATEN KLATEN >> BP3K Jatinom

PERBAIKAN KUALITAS RANSUM TERNAK RUMINANSIA PADA SAPI POTONG

Sumber Gambar: BP3K KECAMATAN JATINOM

Pakan merupakan salah unsur biaya terbesar pada budidaya ternak ruminansia, karena dapat menyerap biaya hingga 60 % dari seluruh biaya produksi. Oleh karenannya perlu suatu usaha untuk menekan input dari unsur biaya pakan ini, dengan tetap memperhatikan kualitas pakan itu sendiri.
Ada beberapa cara untuk memperbaiki kualitas pakan ternak ruminansia diantaranya adalah :
1. Amoniasi Jerami
2. Silase
3. Hay
4. Fermentasi
Dari beberapa contoh diatas,yang akan dibahas kali ini adalah fermentasi ransum/ pakan komplit. Ada baiknya sebelum mempelajari tehnik fermentasi pakan ini terlebih dahulu mengetahui tehnik menyusun formula pakan ternak ruminansia,sebab yang akan dilakukan fermentasi adalah susunan /formula ransum komplit dengan kualitas sesuai dengan tujuan pemeliharaan,suatu misal pembesaran, ,penggemukan ataukah pakan untuk pembibitan.
Mengapa harus difermentasi ? Sesuai dengan judul di atas maka fermentasi bertujuan untuk memperbaiki kualitas pakan yang akan diperlukan untuk kelangsungan proses produksi ternak. Pada intinya fermentasi ini adalah untuk meningkatkan daya cerna dari suatu bahan pakan yang difermentasi dan biasanya yang paling dominan / terbanyak dari formula ransum itu berasal dari limbah pertanian ( kulit kacang,kulit kopi,tongkol jagung,tebon jagung,jerami,momol dll )
Bagaimana fermentasi itu dilakukan ? Ada beberapa tehnik fermentasi yang dapat dilakukan,salah satunya adalah yang akan di bahas pada kali ini.
Beberapa bahan dan alat yang perlu dipersiapkan selain pakan yang telah diformulasikan yang siap di fermentasikan.
A.Bahan bahan
1. Pakan : 100 kg
2. Molases : 3 kg
3. Garam : 1kg
4. MOL Rumen : 1lt
5.Air : 60 lt
B. Alat alat
1.Drum Plastik : 3 biji(vol. 125 L)
2.Sekrop : 1biji
3.Ember : 1biji
4.Gembor : 1biji
Prosedur kerja :
1. Tuangkan air kedalam drum, tambahkan Molases, garam dan MOL rumen,aduk hingga menjadi tercampur secara homogen.
2. Hamparkan dan ratakan pakan diatas lantai dengan ketebalan 15-20 Cm.
3. Tuangkan air yang telah siap ke seluruh permukaan hamparan pakan dengan memakai alat gembor hingga habis.
4. Lakukan pengadukan hingga tercampur secara merata, dengan menggunakan skrop.
5. Setelah dianggap cukup tercampur lakukan pengemasan,dengan memasukan kedalam drum sambil dipadatkan.
6.Setelah selesai tutup drum dan simpan di tempat yang teduh.
Pakan siap digunakan tujuh hari setelah difermentasi,dengan ciri ciri berbau khas fermentasi.
Disusun Oleh : Heru siyamto
PPL Kecamatan Jatinom

Lampiran :

Tanggal Artikel : 12-10-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait