Materi Lokalita >> JAWA BARAT >> KABUPATEN SUMEDANG >> BP3K Darmaraja

BUDIDAYA JAGUNG TANPA OLAH TANAH (TOT) SEBAGAI ALTERNATIP UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI

Sumber Gambar: BPP CIBUGEL

Ada berbagai macam cara menanam jagung salah satunya dengan menerapkan metode tanpa olah tanah (TOT). Pengertian tanpa olah tanah di sini adalah cara penanaman tanpa perlakuan persiapan lahan seperti pembalikan dan penggemburan tanah terlebih dahulu, hanya diperlukan lubang untuk membenamkan benih kedalam tanah.
Perlu diketahui sebagian besar petani di kecamatan cibugel sudah melaksanakan metode tanpa olah tanah hal ini disebabkan petani sudah mulai berpikir bagaimana cara mendapatkan hasil yang lebih dari satu lahan yang sama yaitu penanaman jagung 2 kali dalam satu tahun. Selain teknologi agronominya tidak terlalu sulit, juga saat ini pengembangan usahatani jagung berlatar belakang alasan kemudahan dalam pemasaran.
Alasan lain para petani menanam jagung tanpa olah tanah TOT. dikarenakan Menyingkat waktu budidaya karena petani tidak perlu melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu sehingga dalam satu tahun bisa menanam 2 kali,Menghemat ongkos tenaga kerja,Menghindari kerusakan tanah, karena tanah yang terlalu sering dibalik dan digemburkan akan mengalami pengerasan dalam jangka panjang. Selain itu tanah yang dibajak atau digemburkan akan terbuka, sehingga ada potensi hilangnya mineral tanah, Mengurangi erosi lapisan hara tanah bagian atas karena proses pengolahan.
Penyiapan lahan budidaya jagung (TOT) yang dilakukan oleh para petani di kecamatan cibugel dengan dua cara yaitu apabila gulma masih pendek dilakukan penyemprotan dengan herbisida biasanya 1 minggu sebelum tanam, apabila gulma sudah tumbuh tinggi dilakukan pembabatan terlebih dahulu, Untuk menghasilkan jagung berkualitas dengan produksi tinggi, maka harus mengggunakan benih Hibrida unggul dan bermutu dengan daya tumbuh minimal 90% dan vigornya cukup tinggi. Benih unggul dengan kualitas prima diperlukan untuk memacu keseragaman dan kecepatan pertumbuhan. cara penanaman jagung yang dilakukan oleh petani yakni mencangkul hanya pada lubang tanam sebagai tempat meletakkan benih jagung. Benih jagung ditanam 2-3 benih per lubang tanam dengan jarak tanam 80 cm x 30 cm / 60 cm x 40 cm. Kemudian lubang tanam ditutup menggunakan tanah, kompos atau pupuk kandang.
Penulis ; Hendar Suhendar,SP

Tanggal Artikel : 08-06-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait