Materi Lokalita >> DI YOGYAKARTA >> KABUPATEN BANTUL >> BP3K Imogiri

Penyiraman Bawang merah dengan memanfaatkan tenaga surga

Sumber Gambar: Doc pribadi Galuh Sukmawati Putri,S.Pt

Sebagian besar penduduk mencari nafkah dengan bertani dan berkebun. Bangunan rumah penduduk masih tradisional. Hanya lantai yang plester. Sehingga tidak heran jika kondisi ekonomi penduduk setempat masih perlu diperhatikan.

Dusun Wunut mengalami kendala pada sistem pengairan. Jika musim kemarau tiba, debit air dari sumur turun atau sungai menurun, menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan irigasi di Dusun Wunut. Selain itu, turunnya debit air dikarenakan kapasitas air sungai tidak sebesar kebutuhan irigasi penduduk setempat. Akibatnya, petani kerap merugi alias gagal panen.


"Irigasinya kalau kemarau susah. Debit air kurang karena jalur pipanya sudah kemana-mana. Itu yang bikin air berkurang. Ada juga pipa sudah tidak sampai. Ya pastilah ada yang rugi, terpaksa gak nanam," keluh Ketua Kelompok tani Wunut ( bapak Yanto).

Tanahnya berpasir hingga tanaman sulit tumbuh. Itulah sebabnya di dusun ini masih banyak lahan nganggur dan penduduk hanya bekerja serabutan untuk menyambung hidup.

Dengan ada nya demplot ( demontrasi plot atau lahan pertanian percontohan) yang dengan kerja sama Balitbangtan Bogor yakni tanam bawang merah dengan menggunakan pengairan yang digerakkan oleh tenaga Surya. Selain bantuan benih bawang merah bantuan lain yang diterima berupa pupuk dan mendapat pendampingan langsung dari olah tanam sampai saat panen.

Sistem irigasi sawah otomatis ini dengan integrasi sistem kendali elektromekanik pada infrastruktur irigasi pipa, yang digerakkan tenaga surya. Berfungsi mengatur aliran air irigasi dengan membuka dan menutup kran secara otomatis sesuai tinggi muka air yang diinginkan.Terdiri atas: Solar panel untuk menangkap energi matahari sebagai sumber daya listrik; Panel sistem kendali yang terdiri dari mikrokontroler, saklar magnetis, baterai dan charge controller.

Keunggulan:
1. Berbasis teknologi opensource dan berbiaya rendah untuk pengembangan
pertanian yang moderen, untuk memenuhi tuntutan efisiensi penggunaan air pertanian
2. Dapat meningkatkan efisiensi pengairan dengan pengaturan otomatis sesuai
yang diinginkan.
3. Penggunaan sistem tenaga matahari yang memberikan image "green technology"
4. Pengembangan dengan teknik irigasi bawah permukaan dimungkinkan
dengan modifikasi infrastruktur tata air lahan.
5. Dengan modifikasi tertentu dapat dilakukan untuk pengendalian yang berkaitan
dengan pengaturan air.

Pompa Air Tenaga Surya – Indonesia selama ini terkenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil sehingga Indonesia menjadi tujuan pariwisata yang populer, sayangnya Indonesia masih memiliki daerah-daerah terpencil dan terpelosok yang memerlukan perhatian khusus. Pasokan kebutuhan dasar di daerah terpencil tersebut seperti air dan listrik masih menjadi kendala utama yang belum terpenuhi secara maksimal.

Padahal seperti kita ketahui bersama bahwa kebutuhan manusia yang paling utama adalah air. Seperti mustahil apabila manusia bisa hidup tanpa air, karena air digunakan untuk berbagai kebutuhan dasar manusia seperti mandi, memasak, mencuci, pengairan sawah, dsb.

Untuk menyiasati krisis air di daerah terpencil maka pemanfaatan tenaga surya adalah pilihan yang paling bijak. Untuk memperoleh air bersih, pompa air tenaga surya dapat menjadi solusi mengatasi hambatan tersebut. Pompa air tenaga surya adalah pompa air yang tenaga penggerak pompanya berasal dari tenaga surya.

Pompa air tenaga surya tepat digunakan untuk daerah terpencil karena bekerja secara mandiri tanpa bergantung pada PLN (Pembangkit Listrik Negara). Pompa air tenaga surya umumnya bekerja tanpa baterai dan bekerja menggunakan sinar matahari, sangat cocok untuk daerah yang tidak terjangkau listrik.

Cara kerja pompa air tenaga surya menggunakan panel surya, panel surya adalah alat yang mengubah tenaga surya menjadi listrik. Sinar matahari yang telah ditangkap oleh panel surya diubah menjadi listrik dengan arus serarah yang kemudian dapat digunakan untuk menggerakan pompa air tenaga surya.

Dibawah ini 7 manfaat yang dapat dirasakan apabila menggunakan pompa air tenaga surya, yaitu:

Selamanya pengguna pompa air tenaga surya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar listrik atau bahan bakar untuk operasional pompa air sehari-hari.

Meskipun mengandalkan sinar matahari, pompa air tenaga surya tetap bekerja menangkap sinar matahari meskipun cuaca mendung atau hujan.

Pompa air tenaga surya bekerja secara otomatis dan mudah dalam perawatan kebersihannya, sehingga tidak memerlukan operator khusus dalam operasional setiap harinya.

Kebutuhan debit perjam dan kedalaman pompa air tenaga surya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, karena pompa air tenaga surya tersedia dalam berbagai jenis dan kapasitas pompa air.

Semakin banyak agen dan distributor seperti salah satunya panelsuryajakarta.com, memudahkan pengguna menemukan pompa air tenaga surya yang sesuai kebutuhan.

Pompa air tenaga surya dapat digunakan untuk berbagai sumber air seperti mata air, sumur bor, sumur dangkal, dsb.

Dibandingkan penggunaan pompa air dengan tenaga listrik dari PLN yang memerlukan banyak kabel atau jaringan, maka penggunaan pompa air tenaga surya sangat mudah dalam pemasangannya, instalasi tidak memerlukan banyak kabel dan jaringan.

Dengan melihat kemudahan dan manfaat penggunaan pompa air tenaga surya maka wajarlah pompa air tenaga surya menjadi alternatif yang banyak diminati untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih pada daerah yang jauh dari jangkauan listrik, karena pompa air tenaga surya sangat efektif, efisian dan tahan lama hingga puluhan tahun.

Dengan adanya demplot tanam bawang merah yang bekerja sama dengan Balitbangtan Bogor ini dapat meningkatkan pendapatan petani. Selain pendampingan langsung dari Balitbangtan Bogor, Kelompok tani Wunut juga mendapat pendampingan langsung dari Balitbangtan Yogyakarta serta tim BPP Imogiri.

Warga setempat, Bapak Yanto, menyambut baik program pemanfaatan tenaga surya untuk mendukung sistem irigasi perpipaan tersebut, yang dibarengi dengan terbentuknya pertanian bawang merah organik.

"Mudah-mudahan program ini bermanfaat untuk kita disini. Apalagi anggarannya cuma-cuma dikasih. Kita disini merasa bersyukur sekali. Tinggal kita bagaimana ke depan," pungkasnya seraya tersenyum.

Penulis : Galuh Sukmawati Putri, S.Pt
PPL BPP Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY

PPL wilbinsus Bapak Lukito, S.PKP

 

 

Lampiran :

Tanggal Artikel : 16-05-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait