Materi Lokalita >> JAWA TENGAH >> KABUPATEN PATI >> BP3K Gunungwungkal

PEMANFAATAN EMBUNG UNTUK PERTANIAN DAN PARIWISATA DI KEC. GUNUNGWUNGKAL

Sumber Gambar:

Oleh : Med Nurhindarno, SP (Penyuluh Pertanian BPP Kec. Gunungwungkal)

Pembangunan embung atau cekungan penampung (retention basin) saat ini menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan pertanian. Infrastruktur air ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengantisipasi iklim dimana terjadi kelangkaan air pada musim kemarau dan atau kelebihan air pada musim hujan. Dengan adanya embung ini diharapkan petani tidak ada lagi masalah dalam ketersediaan air untuk budidaya pertanian.
Salah satu embung yang dibangun oleh pemerintah saat ini adalah embung yang berlokasi di Desa Jrahi, Kec. Gunungwungkal, Kab. Pati. Pembangunan embung seluas 3.200 meter persegi dengan kapasitas 11.300 meter kubik air yang dibangun pada tahun 2016 ini disinergikan dengan program pengembangan kawasan kebun durian seluas 20 Ha. Sehingga petani di sekitar embung mendapat manfaat ganda yakni embung dan pengembangan kawasan kebun buah durian. Setidaknya 3.000 bibit durian telah ditanam oleh petani Desa Jrahi sekitar embung pada Bulan September 2016.
Sambil menunggu tanaman durian berbuah sekitar 3-4 tahun lagi. Embung yang telah dibangun tersebut ternyata juga memberikan manfaat tambahan bagi warga sekitar yakni untuk pariwisata. Setidaknya setiap liburan embung yang berlokasi di Desa Jrahi ini ramai dikunjungi warga baik dari dalam maupun luar Kecamatan Gunungwungkal. Apalagi alam yang masih asri disertai lokasi yang berdekatan dengan air terjun 'Grenjengan Sewu' yang berada di dekat embung menambah nyaman berlama-lama di tempat ini. Setidaknya koran lokal telah mengangkat embung di Desa Jrahi ini sebagai destinasi wisata baru. http://www.murianews.com/2016/11/27/101780/embung-mini-di-jrahi-pati-jadi-destinasi-wisata-baru.html
Walhasil, dengan adanya embung ini selain memberikan manfaat langsung kepada petani untuk pengairan juga memberikan manfaat lain kepada Kelompok Tani, Karang Taruna dan Pemerintah Desa dengan adanya pemasukan finansial dari pemanfaatan pariwisata sekitar embung. (MN)

Tanggal Artikel : 16-05-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait