Materi Lokalita >> NUSA TENGGARA TIMUR >> KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Pembuatan Dodol Jagung

Sumber Gambar: dokumen admin_sumba barat daya

Jagung manis mempunyai ciri-ciri yaitu biji yang masih muda bercahaya dan berwarna jernih seperti kaca, sedangkan biji yang telah masak dan kering akan menjadi kering dan berkeriput. Kandungan protein dan lemak di dalam biji jagung manis lebih tinggi daripada jagung biasa. Untuk membedakan jagung manis dan jagung biasa, pada umumnya jagung manis berambut putih sedangkan jagung biasa berambut merah. Umur jagung manis antara 60-70 hari, namun pada dataran tinggi yaitu 400 meter di atas permukaan laut atau lebih, biasanya bisa mencapai 80 hari (Aak, 2010).Hampir semua bagian dari tanaman jagung manis memiliki nilai ekonomis. Beberapa bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan diantaranya, batang dan daun muda untuk pakan ternak, batang dan daun tua (setelah panen) untuk pupuk hijau / kompos, batang dan daun kering sebagai kayu bakar, buah jagung muda untuksayuran, perkedel, bakwan dan berbagai macam olahan makanan lainnya (Purwono dan Hartono, 2007).
Tanaman jagung manis agak pendek. Secara fisik atau morfologi bunga jantan berwarna putih, mengandung kadar gula lebih banyak dalam endospermnya. Umur tanaman lebih pendek dan memiliki tongkol yang lebih kecil serta dapat dipanen umur 60 – 70 hari. Jagung manis dapat tumbuh pada semua jenis tanah dengan syarat drainase baik serta persediaan humus dan pupuk tercukupi. Keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan 5,5 – 7,0 (Iskandar, 2007).
Jagung manis (sweet corn) merupakan komoditas palawija dan termasuk dalam keluarga (famili) rumput-rumputan(Gramineae) genus Zea dan spesies Zea mays saccharata. Jagung manis memiliki ciri-ciri endosperm berwarna bening, kulit biji tipis, kandungan pati sedikit, padawaktu masak biji berkerut (Koswara , 2009).
Komposisi Kimia Jagung Manis
Jagung manis merupakan sumber sayuran yang kaya vitamin A, B, E dan banyak mineral. Kandungan serat yang tinggi dapat berperan dalam pencegahan penyakit pencernaan. Jagung manis merupakan salah satu komoditas pertanian yang disukai oleh masyarakat karena rasanya yang enak, mengandung karbohidrat, protein dan vitamin yang tinggi serta kandungan lemak yang rendah. Jagung manis mengandung kadar gula, vitamin A dan C yang lebih tinggi dibanding jagung biasa, serta memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibanding jagung biasa (Iskandar 2007).

Cara pembuatan dodol jagung1. Alat dan Bahan Praktikum
Alat : - Wajan
- saringan
- pengaduk
- bokor
- alat penghalus (parut,blender)
- plastik anti lengket (kertas lilin)

Bahan:
- Jagung setengah tua sebanyak ½ kg
- Tepung beras sebanyak ¼ kg
- Gula putih sebanyak 1 kg
- Garam ½ sendok teh
- Vanili ½ sendok teh
- Kelapa sebanyak 2 buah

Langka-Langka pembuatan dodol jagung :
- Jagung dicuci hingga bersih ,kemudian dihaluskan serta disaring
- Parut kelapa ,ambil santan kentalnya ,lalu dididihkan dengan vanili ,gula ,serta ,garam ,hingga larut
- Masukkan tepung beras ,diaduk-aduk hingga merata ,tambahkan jagung yang telah disaring ,diaduk terus menerus hingga matang menjadi hingga semakin kental serta kering ,kemudian angkat serta dinginkan
- Setelah dingin bungkus menggunakan plastik anti lengket maupun kertas
2. Pengemasan dan penglabelan
- Pilih kemasan primer yang dapat melindungi produk
- Pilih dan desigen kemasan sekunder yang menarik konsumen
- Kemas /bungkus potongan-potongan dodol dengan kulit jagung/klobot atau plastik atau kertas
- Label ditempelkan pada kemasan sekunder/kardus dan pada label harus ada nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat dan nama serta alamat produsen. Jangan lupa nama kadaluarsanya.


3. .Penyimpanan
- Penyimpanan bahan dan produk pangan dilakukan di tempat yang bersih
- Bahan baku, bahan tambahan pangan, bahan penolong dan produk akhir masing-masing harus disimpan terpisah.
- Penyimpanan bahan baku dan produk pangan harus sesuai dengan suhu penyimpanannya.
- Bahan-bahan yang mudah menyerap air harus disimpan ditempat kering
- Bahan yang lebih dahulu masuk harus digunakan terlebih dahulu.
- Produk akhir yang lebih dahulu diproduksi harus digunakan /diedarkan terlebih dahulu

Persyaratan mutu :
Syarat mutu dodol jagung yang baik adalah sebagai berikut
- Rasa (enak, rasa segar)
- Bau (bebas bau)
- Tidak mengandung logam berbahaya (Pb, Hg, Cu, Zn)
- Apabila menggunakan pengawet harus yang diizinkan
- Secara miskroskopis tidak mengandung cendawan
Demikian uraian SPO pengolahan Dodol Jagung untuk mencapai peningkatan dan keseragaman mutu sesuai yang diinginkan konsumen. Untuk itu SPO ini dapat diterapkan di seluruh daerah, namun perlu dilakukan penyesuaian bahan baku, bahan tambahan dan peralatan yang akan digunakan, dan volume produk yang akan dihasilkan, selain itu preferensi konsumen selaku pemakai produk perlu dipertimbangkan dalam menciptakan produk yang berkwalitas.

penulis: Yusak Dendo Ngara, SP (penyuluh pertanian, Kab Sumba Barat Daya-NTT)

Tanggal Artikel : 14-03-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait

  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani