Materi Lokalita >> NUSA TENGGARA TIMUR >> KABUPATEN SUMBA BARAT

Materi Kegiatan Demplot Padi Sawah tentang Pembuatan Pupuk Bokashi serta Manfaat dan Cara Penggunaannya oleh Alex Bobo Tanggu


I. PENGERTIAN PUPUK BOKASHI
Bokashi adalah hasil fermentasi bahan-bahan organik seperti sekam arang, jerami, serbuk gergajian/ dedak, kotoran hewan dan lain-lain. bahan-bahan tersebut difermentasikan dengan bantuan mikroorganisme aktivator yang mempercepat proses fermentasi. Campuran mikroorganisme yang digunakan untuk mempercepat proses fermentasi dikenal sebagai Effective Microorganism (EM4). Tak hanya mempercepat proses fermentasi tetapi juga dapat menekan bau yang biasanya muncul pada proses penguraian bahan organik.
Di Jepang, bokashi telah telah digunakan sejak tahun 1980-an. Banyak petani di negeri Sakura memilih bokashi untuk lahan pertaniannya karena bokashi dapat memperbaiki struktur tanah yang sebagian besar telah menjadi keras akibat penggunaan pupuk kimia secara terus menerus.
Selain itu, bokashi juga terbukti dapat meningkatkan kesuburan serta produktivitas tanaman. Meski efek ini baru dirasakan setelah bertahun-tahun penggunaannya. Hal tersebut sangat wajar, karena pupuk alami semacam bokashi mengandung unsur hara dalam dosis kecil, namun lengkap unsur makro dan mikronya. Belum diketahui dengan jelas mengapa petani di Indonesia enggan menggunakan bokashi. Padahal bila mau, bahan baku bokashi tersedia melimpah dan bahkan sering dianggap sebagai limbah sehingga kerap dihargai sangat murah.
a. Macam-macam bokashi yaitu :
1. Bokashi pupuk kandang
2. Bokashi pupuk kandang arang
3. Bokashi pupuk kandang tanah
4. Bokashi jerami
5. Bokashi cair
6. Bokashi eksores 24 jam
7. Bokashi sebagaipakan ternak

b. Manfaat Pupuk Bokashi
Beberapa manfaat pupuk bokashi antara lain :
1. Memperbaiki sifak fisik, kimia dan biologi tanah
2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian
3. Meningkatkan kandungan material organik tanah sehingga mengurangi kepadatan tanah dan dapat mempermudah masuknya air ke dalam tanah
4. Mengurangi kelengketan tanah sehingga meningkatkan performa alat dan mesin bajak


II. CARA PEMBUATAN PUPUK BOKASHI
Cara pembuatan Bokashi adalah sebagai berikut :
­ Alat-alat yang dibutuhkan :
1. Terpal, ini adalah untuk alasnya, bisa juga bahan lain yang penting bisa digunakan sebagai alas untuk pencampuran bahan.
2. Sekop, diguanakan untuk mencampur bahan
3. Ember plastik ukuran 10-15 liter, digunakan untuk mencampur larutan dan obat
4. Sprayer atau alat semprot tangan, digunakan agar obat dapat tersebar dengan merata
5. Sepatu boot dan sarung tangan plastik, digunakan bagi orang yang belum terbiasa dengan kotoran hewan
6. Masker, digunakan bagi orang yang belum kenal dengan bau kotoran hewan

­ Bahan Pembuatan Pupuk Bokashi
1. Pupuk kandang 600 kg
2. Dedak 50 kg
3. Arang sekam 50 kg
4. Serbuk gergaji/ jerami 200 kg
5. Mol/ gula 1 kg
6. EM4 1 liter
7. Air 200 liter
8. Tanam hitam 100 kg

­ Cara pembuatan pupuk Bokashi
1. Bentangkan terpal yang sudah disediakan
2. Tuangkan pupuk kandang dan serbuk gergaji/ jerami, tambahkan mol yang sudah dicampur dengan air dan aduk rata
3. Tuangkan arang sekam, tambahkan mol dan aduk rata
4. Tuangkan dedak, tambahkan mol dan EM4 dan aduk rata
5. Tutup terpal dengan rapat supaya tidak masuk udara
6. Fermentasikan 14 – 15 hari

Dalam pembuatan pupuk Bokashipola HCS SOT digunakan sebagai aktivator dalam proses tersebut. Efek lain dari system pupuk bokashi adalah bahwa hasil fermentasi tidak sebau cara konvensional misalnya pada pupuk kompos yang sering kita gunakan.
Dalam pembuatan pupuk bokashi memakan waktu lebih cepat jika kita bandingkan dengan pembuatan pupuk kompos.

 

 

 


III. PENGAPLIKASIAN PUPUK BOKASHI
Cara penggunaan pupuk Bokashi secara umum yaitu :
1. 3 – 4 genggam bokashi (150 – 200 gram) untuk setiap meter persegi tanah disebar merata di atas permukaan tanah (pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih)
2. Untuk mencampurkan bokashi dalam tanah maka tanah perlu dicangkul atau dibajak
3. Biarkan bokashi selama seminggu setelah itu baru bibit ditanam.
4. Untuk tanaman buah-buahan, bokashi disebar merata di permukaan tanah dan disiram EM4 3 – 4 cc/ liter air setiap minggu sekali.

Tanggal Artikel : 13-02-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait