Materi Lokalita >> JAWA TIMUR >> KABUPATEN TULUNGAGUNG >> BP3K Kauman

Penyakit Tanaman Padi- BPP Kauman Tulungagung

Sumber Gambar:

PENYAKIT TANAMAN PADI
1. BAKTERI DAUN BERGARIS
(Bacterial Leaf Streak)
Xanthomonas campestris pv. Oryzicola

Infeksi penyakit ini biasanya terbatas pada helaian daun saja. Gejala yang timbul berupa bercak sempit berwarna hijau gelap yang lama-kelamaan membesar berwarna kuning dan tembus cahaya di antara pembuluh daun (1).
Sejalan dengan berkembangnya penyakit, bercak membesar, berubah menjadi berwarna coklat (2), dan berkembang menyamping melampaui pembuluh daun yang besar. Seluruh daun varietas yang rentan bisa berubah warna menjadi coklat dan mati. Pada keadaan ideal untuk infeksi, seluruh pertanaman menjadi berwarna oranye kekuning-kuningan (3).
Bakteri memasuki tanaman melalui kerusakan mekanik atau melalui terbukanya sel secara alami. Butir-butir embun yang mengandung bakteri akan muncul pada permukaan daun. Hujan dan angin membantu penyebaran penyakit ini. Stadia tanaman yang paling rentan adalah dari fase anakan sampai stadia pematangan. Pada infeksi yang berat, kehilangan hasil dapat mencapai 30%.
2.A. Cara pengendalian
a. Buang atau hancurkan tunggul-tunggul danjerami-jerami yang terinfeksi/sakit.
b. Pastikan jerami dari tanaman sakit sudah terdekomposisi sempurna sebelum tanam pindah.
c. gunakan benih atau bibit yang bebas daripenyakit bakteri daun bergaris.
d. Gunakan pupuk nitrogen sesuai anjuran
e. Atur jarak tanam tidak terlalu rapat.
f. Berakan tanah sesudah panen.

(1) Gejala bercak kuning dan tembus cahaya di antara pembuluh daun.


(2) Bercak lama-kelamaan Membesar berwarna coklat

 

(3) Akibat infeksi bakteri daun bergaris, seluruh pertanaman
menjadi berwarna oranye kekuning-kuningan.

Disalin
Oleh
BPP KAUMAN
(Sumber : Rice Knowledge Bank version 2.2 (CD),created on 05 May 2003 (IRRI) oleh Mahyuddin Syam dan Diah Wurjandari.)

Tanggal Artikel : 14-01-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait