Materi Lokalita >> JAWA TIMUR >> KABUPATEN TULUNGAGUNG >> BP3K Kauman

TANAM JARWO - BPP Kauman Tulungagung

Sumber Gambar:

SISTIM TANAM JAJAR LEGOWO 2 : 1

Oleh:

BPP KAUMAN

BALAI PENYULUHAN PERTANIAN
KECAMATAN KAUMAN
2017

SISTIM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1

I. LATAR BELAKANG
Sistem tanam legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan. Pada awalnya tanam jajar legowo umum diterapkan untuk daerah yang banyak serangan hama dan penyakit. Pada baris kosong, di antara unit legowo, dapat dibuat parit dangkal. Parit dapat berfungsi untuk mengumpulkan keong mas, menekan tingkat keracunan besi pada tanaman padi atau untuk pemeliharaan ikan kecil (muda). Namun kemudian pola tanam ini berkembang untuk memberikan hasil yang lebih tinggi akibat dari peningkatan populasi dan optimalisasi ruang tumbuh bagi tanaman.
Sistem tanam jajar legowo pada arah barisan tanaman terluar memberikan ruang tumbuh yang lebih longgar sekaligus populasi yang lebih tinggi. Dengan sistem tanam ini, mampu memberikan sirkulasi udara dan pemanfaatan sinar matahari lebih optimal untuk pertanaman. Selain itu, upaya penanggulangan gulma dan pemupukan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Beragamnya praktek legowo di lapangan menuntut adanya buku acuan penerapan sistem tanam legowo yang benar mulai dari penanaman hingga pengambilan sampel ubinan, sehingga dalam pelaksanaannya benar-benar dapat mencapai tujuan yang diharapkan


II. TUJUAN
Setelah melakukan kursus peserta diharapkan mengerti tentang sistim tanam jajar legowo 2:1 dan dapat mengimplementasikan dilahan masing-masing.

III. ALAT DAN BAHAN
1. Peralatan : Caplak ukuran jajar legowo 2:1
2. Bahan : Lahan yang siap tanam, bibit padi berumur 14 – 20 hari

IV. TEMPAT DAN WAKTU
Tempat : -
Waktu : 2 JP (@ 45 menit)

IV. INFORMASI
a. Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong. Istilah Legowo di ambil dari bahasa jawa, yaitu berasal dari kata "lego" berarti luas dan "dowo" berarti memanjang. Legowo di artikan pula sebagai cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan dan diselingi satu barisan kosong.
b. Sistem legowo adalah suatu rekayasa teknologi untuk men-dapatkan populasi tanaman lebih dari 160.000 per hektar. Penerapan Jajar Legowo selain meningkatkan populasi pertanaman, juga mampu menambah kelancaran sirkulasi sinar matahari dan udara disekeliling tanaman pingir sehingga tanaman dapat berfotosintesa lebih baik.
c. Sistem tanam legowo 2:1 akan menghasilkan jumlah populasi tanaman per ha sebanyak 213.300 rumpun, serta akan meningkatkan populasi 33,31% dibanding pola tanam tegel (25x25) cm yang hanya 160.000 rumpun/ha. Dengan pola tanam ini, seluruh barisan tanaman akan mendapat tanaman sisipan.

 d. Keuntungan sistem tanam jajar legowo 2:1 

1. Sistem tanaman berbaris ini memberi kemudahan petani dalam pengelolaan usahataninya seperti: pemupukan susulan, penyiangan, pelaksanaan pengendalian hama dan penyakit (penyemprotan). Disamping itu juga lebih mudah dalam mengendalikan hama tikus.
2. Meningkatkan jumlah tanaman pada kedua bagian pinggir untuk setiap set legowo, sehingga berpeluang untuk meningkatkan produktivitas tanaman akibat peningkatan populasi.
3. Sistem tanaman berbaris ini juga berpeluang bagi pengembangan sistem produksi padi-ikan (mina padi) atau parlebek (kombinasi padi, ikan, dan bebek).
4. Meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 10-15%.
e. Kekurangan sistem tanam jajar legowo 2:1
1. Petani belum terbiasa melaksanakan sistim tanam jajar legowo
2. Tenaga kerja tanam belum terampil.
f. Masalah yang timbul dengan sistem tanam jajar legowo 2:1
1. Butuh bibit / benih lebih banyak karena tambah populasi.
2. Pada baris kosong jajar legowo akan ditumbuhi banyak rumput.
3. Sistim tanam jajar legowo pada tanah yang kurang subur akan tumbuh banyak rumput.
4. Dengan banyak benih,waktu dan tenaga yang banyak biaya lebih banyak.

VI. HASIL
Hasil yang diharapkan adalah peserta kursus dapat menguasai tahapan-tahapan sistem tanam jajar legowo 2:1.

Tanggal Artikel : 14-01-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait