Gerbang Nasional

27 Teladan Berprestasi Sektor Pertanian Raih Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2018

Sumber Gambar: doc.pusluh

Untuk mengapresiasi dan meningkatkan motivasi bagi para penyuluh pertanian, kelembagaan petani dan kelembagaan penyuluh pertanian, kelembagaan pelatihan pertanian dan widyaiswara guna meningkatkan kinerjanya di dalam pembangunan pertanian, Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar acara Pemberian Penghargaan Tingkat Nasional tahun 2018. Kegiatan Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2018 ini akan berlangsung dari tanggal 15 Agustus 2018 sampai 20 Agustus 2018.
Pada saat membuka rangkaian kegiatan Pemberian Penghargaan Tingkat Nasional tahun 2018 di Hotel Kaisar, Rabu 15 Agustus 2018, Kepala BPPSDMP, Dr. Ir. Momon Rusmono,MS mengaku bangga dapat bertemu para teladan yang hadir dalam acara tersebut. Kebadab yakin, tim seleksi telah menyeleksi dengan sungguh-sungguh sehingga yang hadir pada acara tersebut adalah para teladan yang layak diteladani, “Saya bahagia karena ketemu dengan orang-orang hebat, teladan-teladan nasional,” ungkapnya.
Menurut Momon, visi Kementerian Pertanian adalah kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, sudah banyak program yang diberikan oleh Kementan RI. Dirinya juga menegaskan, BPPSDMP ingin mewujudkan bagaimana SDM Pertanian sebagai pelaku yang mewujudkan ketahanan pangan bisa professional, mandiri, dan berdaya saing. “Dan orang-orang yang disini adalah contoh dari SDM yang mandiri dan berdaya saing,” sungkapnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si menjelaskan beberapa kategori penerima penghargaan pada tahun 2018 yakni; 3 Petani Berprestasi yaitu, I Wayan Pedet (Sulteng/Morowali), Erwin (NTB/ Bima), Ujang Margana (Jabar/Bandung), 3 Gapoktan berprestasi; Gapoktan Tani Mandiri (Jateng/Sukoharjo), Gapoktan Tigo Saiyo (Sumbar/Sijunjung), Gapoktan Sumber Rezeki (Riau/Siak). 3 Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi; Koperasi Insan Mandiri Bonepantai (Gorontalo/Bone Bolango), Koperasi Usaha Bersama (NTB/ Lombok Barat), KSU Gapoktan Mada Rebu (NTT/Sikka), 3 Penyuluh Pertanian Teladan; Abdul Gias Sila, SP (Gorontalo), Fahnida Ratna Maulidya, SP (Kalsel/Hulu Sungai Utara), Achmad Arif Fauzi K (Jateng/Magelang), 3 Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi; BPP Jogoroto (Jatim/Jombang), BPP Banjarangkan (Bali/Klungkung), BPP Palakka (Sulsel/ Bone).
3 P4S Berprestasi; kagetogri kelas Pratama, Sirtanio (Jatim/Banyuwangi), Mekar Sari (Jabar/Subang), Tani Organik Merapi (Sleman/D.I. Yogyakarta), kelas Madya, Agribisnis As-Salam (Jabar/Tasikmalaya), Bumi Alam Purba (Lampung/Lampung Timur), Langgang Jaya Pratama (Aceh/Aceh Besar), kelas Utama, Agro Jamur Pabuaran (Jateng/Banyumas), Mupu Amerta (Bali/Bangli), Ikamaja Bagusantri (Jabar/Kota Banjar), 3 Widyaiswara Berprestasi; Wasis Sarjono, S.P,. M.Si (BBPP Batu, Jatim), Siti Fuadah Chusna, M.SI (BPP Jambi), M Issac Maulana, ST., M.Si (BBPP Batangkaluku, Sulsel).
Salah satu penerima penghargaan dari Nusa Tenggara Barat, KH. Sanusi Cholil mengungkapkan perasaan senang dan bangganya dapat mengikuti rangkaian acara tingkat nasional ini. “Walaupun kami di Lombok sedang mendapat musibah, namun kami merasa bangga dapat berkumpul bersama-sama dengan penerima penghargaan lainnya. Ini menjadi motivasi kami untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan dunia pertanian”, ungkapnya haru. (Nurlaily).

 

 

Tanggal Artikel : 20-08-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Percepatan Tanam Dan Optimalisasi Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian, Langkah Strategis Kementan
  2. Sukseskan Program Bekerja, Bppsdmp Optimalkan Peran Penyuluhan, Pendidikan Dan Pelatihan
  3. Mengurus Penyuluhan Harus Dengan Hati
  4. Kesiapan Pusat Penyuluhan Pertanian Dalam Menyambut Proyek Baru