Gerbang Nasional

Strategi Percepatan Target LTT dan OPSIN dalam Menghadapi Musim Kemarau

Sumber Gambar: dokumentasi evaluasi

Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Optimalisasi Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (OPSIN) merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian sebagai upaya dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pangan guna mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani. Sehubungan hal tersebut, Pusat Penyuluhan Pertanian sebagai penanggung jawab kegiatan UPSUS di Provinsi Gorontalo melakukan rapat koordinasi (Rakor) dan sinkronisasi gerakan percepatan pencapaian realisasi target LTT dan pemaanfaatan OPSIN Bulan Agustus dan September 2018. Gerakan ini dilakukan secara roadshow selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal 8 s.d 9 Agustus 2018 yang bertempat di 3 (tiga) lokasi yaitu Kota Gorontalo untuk mewakili kabupaten Bone Bolango dan kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo untuk Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabuaten Gorontalo dan Kabupaten Pahuwato (Boalemo dan Puwohato). Gerakan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si. Peserta yang hadir berasal dari unsur-unsur dinas yang membidangi penyuluhan dan prasarana dan sarana pertanian, tanaman pangan, pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian, Koordinator Penyuluh Pertanian di kabupaten/kota dan kecamatan serta para pengolah data LTT dan OPSIN dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian menyampaikan bahwa untuk percepatan LTT dan pemanfaatan alsintan secara optimal harus memegang teguh prinsip “tidak ada lahan yang tidak tertanami dan tidak ada alsintan yang menganggur”. Beliau juga memberikan strategi pencapaian target LTT Bulan Agustus, September dan Oktober, antara lain: pertama bahwa penanggung jawab UPSUS di kabupaten/kota agar dipastikan berada di lapangan (terutama pada kecamatan prioritas LTT) untuk mencari lahan bera, lahan baru panen dan lahan potensi tanam padi gogo; kedua mengidentifikasi wilayah yang berpotensi kekurangan air untuk dilakukan pengaturan gilir air, pompanisasi, pemantauan embung dan sumber air lainnya; ketiga melakukan koordinasi di tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan ketua poktan/gapoktan/UPJA/Panggoba, Penyuluh Pertanian, Babinsa, Kepala UPT Pertanian kecamatan/BPP dan Danramil untuk gerakan olah lahan/tanam; dan yang keempat memetakan wilayah kebun kelapa yang masih bisa ditanami padi ladang atau dikenal dengan program “PALAPA”.
Adapun strategi optimalisasi pemanfaatan alsintan, meliputi: mobilisasi alsintan (TR2, TR4 dan pompa air) ke lokasi yang membutuhkan dan kesuaian alsintan dengan mengoptimalkan peran UPJA/Gapoktan/Poktan serta brigade alsin; membentuk brigade alsintan tingkat kecamatan (UPTD/BPP) untuk mengkooordinasikan mobilisasi alsintan antar UPJA/Gapoktan/Poktan dalam melakukan gerakan olah lahan/tanam; dan yang tidak kalah pentingnya yakni membentuk Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) yang merupakan salah satu unit usaha gapoktan sebagai upaya perbaikan pengelolaan/manajemen pemanfaatan alsintan. Pada tahun 2018 yang bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia (HPS) akan dilaksanakan lomba UPJA berprestasi tingkat provinsi dan nasional, diharapkan ada UPJA dari Provinsi Gorontalo berpartisipasi dalam lomba tersebut.
Bimbingan teknis/workshop/demonstrasi lapangan, khususnya untuk operator dan pemeliharaan TR2 dan TR4 di lokasi olah tanah juga sangat diperlukan guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan para petani khususnya operator dalam mengoparasionalkan dan pemeliharaan alsintan” ujar Siti Munifah.
Sampai saat ini, masih ada wilayah yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air untuk melakukan olah lahan dan tanam. Untuk itu, Pusat Penyuluhan Pertanian berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Balai Pengelola Sumber Daya Air dan Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi dalam memetakan titik kritis kekeringan di musim kemarau tetapi mempunyai potensi panen air dengan sumber air dangkal (sumur bor) sebagai salah satu upaya mendorong kesejahteraan petani. #Petani Sejahtera,Bangsa Berjaya.(RIna/Tim Evaluasi_Pusluhtan)

Tanggal Artikel : 10-08-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Manfaatkan Lahan Rawa, Petani Dan Penyuluh Kabupaten Hulu Sungai Tengah Optimalkan Pertanaman Di Musim Kemarau
  2. Tingkatkan Produksi, Petani Purwakarta Optimalkan Penggunaan Alsintan
  3. 27 Teladan Berprestasi Sektor Pertanian Raih Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2018
  4. Percepatan Tanam Dan Optimalisasi Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian, Langkah Strategis Kementan