Gerbang Nasional

Sinergitas Optimalisasi Alsintan dan Pelaksanaan Kegiatan Adaptasi Paket Teknologi Spesifik Lokalita di BPP

Sumber Gambar: Dokumentasi sendiri

Peran Penyuluh Pertanian sangat penting dan strategis dalam mengawal program pembangunan pertanian. Selain itu, Penyuluh Pertanian sebagai faktor penggerak pelaku pembangunan pertanian, harus mampu dan berperan aktif sebagai komunikator, fasilitator, advisor, motivator, edukator, organisator dan dinamisator dalam mendampingi dan mengawal petani untuk melaksanakan program pembangunan pertanian di lapangan dengan tujuan agar swasembada dan swasembada pangan berkelanjutan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor tercapai.

Percepatan pembangunan pertanian di kecamatan, tidak terlepas dari pendampingan dan pengawalan penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). BPP merupakan lembaga non struktural paling terdepan di kecamatan. BPP berfungsi sebagai tempat pertemuan bagi para penyuluh pertanian, petani dan pelaku usahatani. BPP harus mampu mengkoordinasikan, mensinergikan dan menyelaraskan kegiatan pembangunan pertanian di Wilayah Kecamatan dengan pemangku kepentingan lainnya.

Penelitian dan penyuluhan pertanian merupakan komponen sangat penting dalam mewujudkan program tersebut di atas. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Siti Munifah pada saat kunjungan kerja ke BPTP Provinsi Sumatera Selatan, pada 7 Juni 2018 dalam mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan Adaptasi Paket Teknologi Spesifik Lokasi. Siti Munifah menekankan bahwa kegiatan Adaptasi Paket Teknologi diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi dan produktivitas komoditas unggulan strategis, sehingga swasembada pangan dapat dipertahankan. Harapan Siti Munifah hal tersebut juga dilaksanakan di 25 BPTP lainnya penerima manfaat. Akselerasi percepatan pelaksanaan Adaptasi Teknologi melalui rangkaian kegiatan yaitu rembug tani, bahan pembelajaran SL, kursus tani, pendampingan dan pengawalan, dan Farmers Field Day (FFD).

Pelaksanaan kegiatan Adaptasi Paket Teknologi di 340 BPP meliputi: Kursus tani di lokasi SL, mengamati dan mencatat perkembangan pelaksanaan SL, melaksanakan Farmers Field Day (FFD) di lokasi SL dan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan SL. Penerapan paket teknologi yang telah direkomendasikan dapat digunakan sesuai kebutuhan di wilayah kerja penyuluh pertanian masing-masing, untuk itu agar teknologi yang telah dihasilkan dapat terus di tingkatkan kualitasnya.

Selain itu Siti Munifah menjelaskan bahwa Penyuluh Pertanian harus menggerakkan Pemanfaatan Alsintan di wilayah kerjanya masing-masing dengan pendampingan dan pengawalan secara berkelenjutan agar dapat mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan target Luas Tambah Tanam (LTT) yang ditetapkan. LTT meningkat, maka Swasembada dan Swasembada Pangan dapat dipertahankan, #Petani beserta Keluarganya Sejahtera# (purnomo)

Tanggal Artikel : 10-06-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Penyuluh Pertanian Jangan Cuma Duduk Di Kantor," Kata Plt Bupati Bangka
  2. Roadshow Pusluhtan, Bppsdmp Kementan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Penyuluhan Pertanian
  3. Kabupaten Pasaman Barat Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian.
  4. Penyuluh Pertanian Mendukung Upsus Program Pembangunan Pertanian.