Gerbang Nasional

Peran Vital Percepatan Data dan Informasi Penyuluhan Pertanian

Sumber Gambar: doc.pusluh

Keberhasilan pembangunan pertanian disuatu wilayah berkaitan dengan keberadaan dan keragaan kelompoktani sebagai kelembagaan petani di wilayah tersebut baik kelas pemula, lanjut, madya maupun utama.

Namun, kondisi kelompoktani dari tahun ke tahun belum memperlihatkan perkembangan seperti yang diharapkan atau dapat dikatakan masih tetap bahkan cenderung menurun. Oleh karena itu Kementerian Pertanian RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat melakukan diseminasi pemutakhiran data (updating) dari Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) yang dilaksanakan di Sukabumi pada Selasa, 15 Mei 2018.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Ir. H. Sudrajat, MM, dalam sambutanya mengingatkan untuk selalu melakukan up-dating data kelembagaan petani yang ada di kecamatan dan Desa secara priodik, karena dengan data tersebut penyuluh pertanian akan memperoleh acuan untuk melakukan pekerjaannya dalam membina dan meningkatkan kapasitas kelembagaan petani di wilayahnya.

Pada kesempatan ini hadir Kepala Subbidang Materi dan Informasi Penyuluhan, Septalina Pradini bersama dengan beberapa orang fasilitator dari Pusat Penyuluhan Pertanian serta Koordinator Penyuluh Provinsi Jawa Barat H. Arifin. Kegiatan ini sejalan dengan pesan Kepala BPPSDMP Kementan, Momon Rusmono tentang peran vital percepatan data dan informasi penyuluhan pertanian agar efektif dan efisien dengan memenuhi 4 TEPAT yakni waktu, tempat, sasaran, dan kebutuhan; pusat penyuluhan pertanian (Pusluhtan) mengembangkan Simluhtan yang merupakan sistem data dan informasi berbasis web (online).

Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) mencakup data kelembagaan penyuluhan tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan; ketenagaan penyuluhan yang meliputi penyuluh pertanian PNS, CPNS penyuluh pertanian, tenaga harian lepas - tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP), serta penyuluh pertanian swadaya mendukung kelembagaan pelaku utama petani meliputi kelompok tani (Poktan), gabungan Poktan (Gapoktan), dan kelembagaan ekonomi petani maupun badan usaha milik petani.

Dalam pelaksanaannya diharapkan standar operasional pengelolaan (SOP) Simluhtan dapat selalu menjadi acuan bagi pengelola data dan admin di pusat dan daerah, sehingga proses penyediaan data dan informasi berjalan baik dan lancar. (Nurlaily).

Tanggal Artikel : 16-05-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Bimbingan Teknis Alat Dan Mesin Pertanian Di Kabupaten Indramayu
  2. Pusluhtan Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian Melalui Pemantapan Kinerja Penyuluh Pertanian (pkpp)
  3. Infiltrasi Program Penyuluhan Pertanian Melalui Sosialisasi Dan Sinkronisasi
  4. Dorong Pengembangan Ekonomi Daerah Berbasis Kawasan Melalui Revitalisasi Koperasi