Gerbang Nasional

Dukungan BPPSDMP Dalam PENAS XVI Tahun 2020 Sebagai Wujud Kepedulian Pemerintah Terhadap Petani

Sumber Gambar: dokumentasi IM

Pekan Nasional (PENAS) yang diselenggarakan sejak tahun 1971 secara berkelanjutan setiap 3-4 tahun sekali merupakan forum pertemuan petani-nelayan dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi dan pengalaman, serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani-nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah. Sampai saat ini PENAS sudah diselenggarakan sebanyak 15 kali penyelenggaraan, terakhir dilaksanakan di Kota Banda Aceh dan Kab. Aceh Besar Provinsi Aceh Tahun 2017.

“Melalui penyelenggaaan PENAS diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan dan hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan,” demikian disampaikan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Ir. Siti Munifah Abubakar, M.Si pada kegiatan Rembug Madya KTNA Nasional di Padang (21/3/2018) yang dihadiri lebih dari 200 orang peserta yang terdiri dari Pengurus KTNA Nasional, KTNA Provinsi dan Kabupaten/Kota serta pendamping dari dinas.

Dalam kesempatan tersebut Siti Munifah menyampaikan dukungan BPPSDMP terhadap penyelenggaraan PENAS XVI Tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat. “Hal ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah terhadap peningkatan kapasitas kepemimpinan dan SDM petani, nelayan dan petani hutan,” ujar Munifah. Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan PENAS memiliki dampak dan manfaat untuk menambah wawasan dan menumbuhkan minat masyarakat terutama generasi muda di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan; meningkatkan apresiasi masyarakat pelaku agribisnis untuk berperan aktif dalam peningkatan pembangunan pertanian, meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya petani, nelayan dan petani hutan; serta mengerakkan ekonomi kerakyatan.

Berdasarkan sebuah studi terhadap evaluasi Penas XII Tahun 2013 menyebutkan bahwa diperkirakan sebanyak 79,9M beredar di sekitar lokasi Penas XIII Tahun 2013 di Kalimantan Timur. Jumlah uang ini dibelanjakan oleh 30.000 peserta dan diterima oleh pemilik rumah pondokan peserta, hotel, rumah sewa, penjual makanan dan minuman, souvenir, pakaian, transportasi dan sebagainya.

Sementara itu Ketua KTNA Nasional, Ir. H. Winarno Tohir berharap sinergitas antara petani yang diwadahi melalui kelompok KTNA dan pihak pemerintah dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan di setiap tingkatan wilayah, sehingga dapat mewujudkan cita-cita untuk mensejahterakan petani. Sebagai wujud apresiasi atas dukungan BPPSDMP dalam penyelenggaraan PENAS, Winarno memberikan cinderamata kenang-kenangan yang diterima oleh Siti Munifah.
#penyuluhbangkit
#petanisejahtera

Tanggal Artikel : 22-03-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Bpp Siasati Minimnya Biaya Operasional Melalui Penjualan Hasil Pertanian
  2. Penyuluh Manfaatkan Kemajuan Teknologi Informasi Dalam Kegiatan Penyuluhan
  3. Bpp, Pusat Edukasi Petani Dan Generasi Muda
  4. Kerjasama Indonesia - Fao