Gerbang Nasional

Februari, Bulan berkah bagi Petani Mawar Lembang

Sumber Gambar: doc. pusluh

Bila kita menyusuri kota Lembang selain disuguhi indahnya pemandangan hamparan sayur mayur, mata kita pun dimanjakan dengan indahnya berbagai tanaman hias. Diantara berbagai tanaman hias yang ada, terhamparan sejuta warna bunga mawar yang tumbuh mekar beraneka warna. Bunga mawar merupakan bisnis yang prospektif. Hal ini dikarenakan tingkat konsumsi masyarakat indonesia sangat tinggi, hal ini bisa dilihat dari beberapa kegiatan atau acara yang menggunakan bunga mawar.
Bentuknya yang indah serta memiliki aroma yang wangi membuat tanaman ini banyak dicari sebagai tanaman hias. Tidak hanya itu, manfaat bunga mawar ternyata cukup banyak.Selain banyak digunakan sebagai bunga potong dan bunga rangkai, mawar juga digunakan sebagai bunga tabur serta sebagai bahan baku parfum dan obat. Banyaknya manfat inilah yang membuat banyak petani tertarik untuk membudidayakan jenis tanaman semak dari genus Rosa yang memiliki nama latin Rosa canin ini.
Salah satu pembudidaya tanaman mawar dari Lembang, Bandung Barat, Wawan Komic mengatakan, dengan membudidayakan mawar dia dapat menunjang perekonomian hidupnya. Wawan yang telah membudidayakan mawar sejak tahun 2010 mengatakan di atas lahan seluas 3.000 meter persegi ia dapat memproduksi mawar rata-rata 900 kodi/bulan. Ketua Poktan Sari Tani, Kp. Nagrag Rt 01/16 Desa Sukajaya Kecamatan Lembang, Bandung Barat ini menyatakan selain menjual di wilayah Lembang, ia mensupply Pasar Kembang Rawa Belong. “Untuk bulan Februari ini, harga bunga mawar merah di tingkat petani mencapai Rp.150.000,- /kodi, bahkan menjelang hari Kasih Sayang harga mawar merah mencapai Rp.200.000,-/kodi, mawar pink Rp.150.000,- /kodi dan mawar putih Rp.100.000,- /kodi. Varietas yang ditanam dilahan ini antara lain avalance,candy,sexy red,fantastic red,sweet pink, pic avalance,alkito baby rose dan pic baby rose, tambah wawan.
Darwin, seorang Penyuluh Pertanian Kabupaten Lembang menyatakan potensi mawar yang menjanjikan mendorong petani untuk mengembangkan usaha bunga mawar ini. Selain itu, pendampingan penyuluh terhadap petani pun dilakukan berupa fasilitas budidaya seperti green house,alsin cultivator , proses tanam, pemeliharaan, panen,pemasaran hingga menjaring kemitraan. (Nurlaily).

 

Tanggal Artikel : 19-02-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Media Sosial, Sahabat Penyuluh Pertanian
  2. Penyuluh Pertanian, Garda Terdepan Upsus Pajale
  3. Kementan Tingkatkan Kapasitas Pengelola Gapoktan
  4. “frimong” Si Jingga Manis Yang Berbuah Sepanjang Tahun