Gerbang Nasional

Peningkatan Kemampuan SDM melalui Workshop Penyusunan Artikel

Sumber Gambar: dokumentasi cybex

Dunia Dalam Genggaman, itulah ungkapan dimana informasi memegang peranan strategis dalam kehidupan. Saat ini informasi hendaknya bersifat akurat, tepat waktu, relevan, lengkap dan mudah didapatkan. Dalam dunia penyuluhan pertanian, informasi dapat berupa berita maupun materi dalam bentuk artikel maupun feature. Dalam perkembangan informasi dan komunikasi yang semakin pesat saat ini, siapapun dituntut untuk dapat mengemas informasi menjadi menarik. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian melalui Pusat Penyuluhan Pertanian mengadakan Workshop Penyusunan Artikel dengan melibatkan 50 orang peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian, pranata humas lingkup UPT BPPSDMP serta karyawan dan karyawati Pusat Penyuluhan Pertanian. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Arch, Bogor pada tanggal 20-22 November 2017 ini bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia yang dapat menyajikan informasi baik dalam bentuk berita/artikel maupun materi penyuluhan secara menarik, update dan berisi. Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Fathan A. Rasyid menyampaikan dalam sambutan pembukaannya, “Personal penyuluh pertanian harus mampu untuk menulis artikel secara menarik, efisien di media massa baik cetak, elektronik maupun media sosial”. Dijelaskan olek Kapusluh tulisan yang dibuat hendaknya dapat menarik anak-anak muda (generasi muda) untuk terjun menjadi enterpreneur muda dibidang pertanian. Penyuluh pertanian sebagai garda terdepan dalam dunia pertanian hendaknya dapat menjadi jajaran terdepan dan mendukung pembangunan pertanian melalui penulisan artikel."Penyuluh yang profesional adalah penyuluh yang dapat menulis dengan hatinya, sehingga dapat menyentuh hati pembacanya”, ungkap Kapusluh. Ditambahkan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Zahron Helmy, pelaksanaan workshop ini bertujuan untuk menghasilkan orang-orang yang memiliki pemikiran kritis tentang pembangunan pertanian secara tertulis. “Untuk mengetahui kemajuan pembangunan pertanian disemua lini diperlukan informasi yang dikemas secara menarik dan memiliki isi (makna) didalamnya”, tambah Zahron. Secara singkat ia menekankan harapan dari pelaksanaan ini adalah mencetak penulis ilmiah populer dengan baik dan memiliki orang-orang yang tidak hanya sekedar menulis tetapi memahami substansi dari apa yang ditulisnya. Selama pelaksanaan kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang teknik penulisan ilmiah semi populer, teknik penulisan berita di media massa dan media online serta vlog sebagai media kekinian yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara menarik baik oleh penyuluh pertanian maupun oleh para pranata humas lainnya. (Nurlaily).

Tanggal Artikel : 21-11-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Jambore Penyuluh Pertanian, Ajang Silaturahmi Dan Unjuk Kemampuan Penyuluh Pertanian
  2. Kementan Fasilitasi Penguatan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Dan Peningkatan Kapasitas Penyuluhan Pertanian
  3. Kedaulatan Pangan Di Tangan Penyuluh Pertanian
  4. Kerjasama Indonesia - Fao