Gerbang Nasional

Buah Manis Perjuangan THL-TBPP

Sumber Gambar: doc. pusluh

Menjadi Pegawai Negeri Sipil menjadi dambaan banyak orang, tidak terkecuali Tenaga Harian Lepas - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) yang telah mengabdikan dirinya membantu petani meningkatkan hasil produksi pangan. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengangkat 6.058 penyuluh pertanian THL-TBPP menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dr. Ir. Momon Rusmono, MS dalam sambutannya pada acara Penyerahan Pelepasan CPNS Penyuluh Pertanian di Hotel Kaisar tanggal 11 September 2017, menyatakan “setelah mereka direkrut pada 2007 hingga 2009, THL-TBPP tersebut harus menunggu selama delapan hingga 10 tahun untuk diangkat menjadi CPNS”. Namun, kesabaran dan perjuangan mereka terbayar sudah saat ini. “Kami menyadari betapa pentingnya penyuluh pertanian, dimana mereka merupakan garda terdepan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, hal inilah yang mendorong kami begitu serius memperjuangkan di tengah moratorium PNS oleh pemerintah,” tambah Kabadan.

Kabadan berharap pengangkatan penyuluh pertanian THL-TBPP menjadi CPNS akan mendorong para penyuluh pertanian lebih giat dan semangat bekerja melaksanakan tugasnya. :”Setelah Indonesia berhasil mencapai swasembada beras maka tugas berat lainnya sudah menanti, khususnya mencapai target swasembada cabai, bawang merah dan daging sapi”, ungkap beliau.

Pemerintah mewajibkan 6.058 THL-TBPP yang lulus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mengabdi sebagai penyuluh pertanian minimal selama lima tahun sampai sepuluh tahun. Ia menambahkan, ketentuan tersebut merupakan hasil kesepakatan melalui MoU Kementan dengan 134 bupati dan walikota dari daerah penempatan tugas 6.058 THL-TBPP, dengan klausul utama bahwa penyuluh pertanian yang diangkat sebagai PNS tidak beralih tugas sebagai PNS fungsional/struktural lain minimal selama 5 sampai maksimal 10 tahun.

Setelah penyuluh pertanian dari status THL-TBPP menjadi CPNS masih harus melalui beberapa tahapan lagi, antara lain mengikuti pelatihan dasar terampil untuk lulusan SLTA dan diploma satu, dan mengikuti pelatihan dasar ahli untuk strata satu yang akan dilaksanakan mulai tahun depan.
Pada akhir sambutannya Kepala Badan mewakili THL-TBPP mengucapkan terima kasih kepada Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kemenpan RB, Arizal MSi, Direktur Pengadaan dan Kepangkatan Badan Kepegawaian Nasional, (BKN), AIDU TAUHID.SE. M.Si dan Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan, Drs. Abdul Halim, M.Si yang telah memperjuangkan nasib THL-TBPP."Berkat mereka semua permasalahan dapat diselesaikan tahap demi tahap, yang berprinsip jangan sampai ada yang tertinggal, jangan terselip, dan jangan terdzolimi," kata Kabadan. (Nurlaily).

Tanggal Artikel : 14-09-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Mentan Harapkan, “pengangkatan Thltbpp Dapat Mendongkrak Produktivitas Pertanian”
  2. Peningkatan Peran Petani Muda Melalui Kelompok Usaha Bersama
  3. Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik Melalui Ppid
  4. ”transformasi Kelembagaan Petani Menuju Terwujudnya Korporasi Petani”