Gerbang Nasional

Gelar Teknologi “Show Window” Penas XV 2017

Sumber Gambar: doc.Pusluh

Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan yang diselenggarakan setiap 3-4 tahun sekali selalu dimeriahkan oleh kegiatan gelar teknologi yang menyajikan area lahan pertanian dengan berbagai komoditas seperti komoditas tanaman pangan, hortikultura,peternakan, perkebunan dan didukung oleh teknologi-teknologi terbaru.
Seperti halnya pelaksanaan Penas XV 2017 yang dilaksanakan di Provinsi Aceh pun menyajikan area Gelar Teknologi yang terbagi menjadi delapan kluster teknologi yang ditampilkan, yaitu Tanaman Pangan; Peternakan; Hortikultura; Perkebunan; Agroforestry; Sarana Produksi; Bioteknologi; serta Kelautan dan Perikanan. Melihat kondisi lahan yang ada, untuk mengolahnya menjadi lahan yang ideal bagi pertanaman menjadi sebuah pekerjaan besar. Tanahnya tergolong suboptimal, terutama karena keterbatasan sumber air. Sebelumnya, tempat tersebut merupakan lahan terlantar yang ditanami belukar dan beberapa tanaman tahunan. Namun hal ini dapat diatasi dengan kerjasama seluruh pihak yang terlibat. Dimulai dari penataan infrastruktur berupa jalan, saluran air, embung dikerjakan sebelum penataan tanaman. Setelah petak-petak bisa ditanami, pekerjaan penanaman dilakukan.
Penataan kawasan gelar teknologi tidak hanya pada tanaman saja, tetapi juga fasilitas penunjang lain seperti papan informasi, papan nama komoditas serta saung yang dibangun untuk kenyamanan pengunjung. Padi unggulan, jagung, kedelai dan kacang hijau tampak subur di kluster Tanaman Pangan. Beragam sayuran dan buah ditampilkan di kluster Hortikultura. Kluster Perkebunan menampilkan tebu, kopi, kakao dan tanaman lain. Sedangkan di lokasi lain menampilkan komoditas sesuai klusternya masing-masing. Bahkan untuk menarik minat pengunjung di kluster kelautan dan perikanan diadakan lomba menangkap belut dan lele.
Diungkapkan oleh Gubernur Aceh Zaini, “saya sudah cukup puas dengan persiapan yang telah kita lakukan untuk acara akbar ini, setiap hari selalu ada perkembangan yang mengejutkan”. Gubernur Aceh Zaini Abdullah menetapkan area Gelar Teknologi di Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XV 2017 sebagai arena agrowisata Aceh. Di lokasi ini terdapat aneka kluster pertanian dan perikanan. “Untuk itu saya minta kepada seluruh SKPA terkait dengan pembangunan pertanian, perikanan dan pariwisata, segera lakukan penataan kawasan tersebut,” hal ini ditekankan oleh Zaini pada sambutannya pada penutupun Penas KTNA. Menurut Zaini, kawasan tersebut harus ditata lebih baik lagi sehingga menjadi tempat rekreasi keluarga dan objek wisata yang berbasiskan pengetahun di bidang pertanian dan perikanan.
Selama pelaksanaan Penas XV, antusias pengunjung di area Gelar Teknologi sangatlah besar. Banyak pengunjung yang mengungkapkan kekagumannya melihat banyaknya tomat, cabai, sorgum bahkan pohon kurma dapat ditanam di daerah tempat tinggalnya. “Ini merupakan sarana edukasi bagi masyarakat Aceh yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai budidaya pertanian, perikanan dan peternakan”, ungkap Fitria, salah satu info guide pada kluster hortikultura. Selain itu Fitria yang merupakan Mahasiswi Universitas Syah Kuala mengungkapkan bahwa ia dapat menerapkan pengetahuan secara langsung yang ia dapatkan di bangku kuliah kepada masyarakat umum. Ia menambahkan semoga pelaksanaan event seperti Penas dapat dilaksanakan lagi di Provinsi Aceh. (Nurlaily).

Tanggal Artikel : 16-05-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Lebih Dari 25.000 Eksemplar Informasi Dan Materi Penyuluhan Dibagikan Di Penas Xv 2017
  2. Kerjasama Indonesia - Fao
  3. Peresmian Pusat Informasi Agribisnis (pia) Deptan Untuk Mendorong Investasi Di Bidang Pertanian
  4. Menteri Pertanian Menyerahkan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Tahun 2009 Kepada 9 Pemulia Tanaman Terbaik